Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
ORANGTUA diminta untuk tidak meremehkan kondisi anak yang sering mengalami batuk dan demam berulang dalam setahun. Meski sekilas tampak seperti infeksi saluran pernapasan biasa, kondisi tersebut patut diwaspadai sebagai salah satu indikasi awal Penyakit Jantung Bawaan (PJB).
Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah, dr. Asmoko Resta Permana, Sp.JP(K) FIHA, menjelaskan bahwa batuk pada kasus PJB memiliki mekanisme yang berbeda dengan batuk akibat virus atau bakteri pada umumnya.
Pada anak dengan PJB, sering kali terdapat kebocoran pada saluran darah menuju paru-paru.
“Ya, batuk radang karena radang di tenggorokan, infeksi virus atau bakteri, tapi kalau penyakit jantung bawaan kan ada kebocoran,” ujar Asmoko, dikutip Kamis (26/2).
Kondisi kebocoran ini menyebabkan jantung memompa darah dengan kekuatan besar ke arah paru-paru.
Akibatnya, terjadi penumpukan cairan atau yang secara medis diistilahkan sebagai kondisi paru-paru banjir. Penumpukan cairan inilah yang kemudian menjadi tempat ideal bagi bakteri untuk berkembang biak.
“Jadi kalau paru kita banjir itu bakteri suka banget untuk berkembang biak di situ. Jadi dia jadi batuk radang juga, batuk panas berulang, itu namanya, yang kita sebut kalau bahasa kedokterannya pneumonia,” jelas Konsultan Kardiologi Pediatrik dan Penyakit Jantung Bawaan tersebut.
Karena gejalanya yang sangat mirip dengan flu, pilek, atau bahkan TBC, banyak orang tua maupun tenaga kesehatan yang sering salah mengartikan kondisi ini. Padahal, batuk pada anak dengan PJB cenderung bersifat menetap dan terjadi secara berulang.
Selain batuk dan demam, Asmoko memaparkan beberapa tanda klinis lain yang harus diperhatikan, di antaranya:
Asmoko sangat menekankan pentingnya deteksi dini. Pengabaian terhadap gejala-gejala ini sangat berisiko fatal, di mana anak bisa kehilangan nyawa sebelum diagnosis sempat ditegakkan.
Ia mengimbau para orangtua untuk segera memeriksakan buah hatinya jika menemukan pola batuk yang tidak wajar, sesak napas saat beraktivitas meski hanya sebentar, atau adanya perubahan warna kebiruan pada wajah. Penanganan yang cepat dapat mencegah komplikasi serius dan memberikan peluang hidup yang lebih baik bagi anak dengan PJB. (Ant/Z-1)
Kenali tanda kanker ginjal pada anak sejak dini. Waspadai perut membesar, demam, dan kencing berdarah. Peluang sembuh capai 90% dengan deteksi tepat.
Berbeda dengan demam biasa, kondisi pasien Kawasaki tidak kunjung membaik meski sudah mengonsumsi antibiotik.
Obat pereda demam hanya diperlukan pada kondisi tertentu, terutama jika kondisi fisik anak mulai terganggu secara kenyamanan.
Kondisi ini sebenarnya bukan tanda bahwa penyakitnya menyerang otot, melainkan respons alami sistem imun Anda.
SUMATRA Barat (Sumbar) mencatat kasus demam tertinggi di antara tiga provinsi terdampak tanah longsor dan banjir Sumatra dan Aceh. Pada periode 25–29 November 2025, tercatat 376 kasus demam.
Pemicu utama kanker pada anak bukanlah faktor eksternal, melainkan gangguan pada proses perkembangan sel.
Pendampingan orangtua selama film berlangsung sangatlah krusial untuk memberikan pemahaman yang tepat kepada anak.
Kehadiran sosok dewasa yang peduli dan kompeten dalam pengasuhan dapat menjadi fondasi kuat bagi perkembangan empati anak.
Menyaksikan tontonan yang tidak sesuai klasifikasi usia merupakan ancaman nyata bagi tumbuh kembang anak.
Lebih lanjut, dimulai sejak tanggal 27 Maret 2026, X menyatakan akan melaksanakan rencana aksinya untuk melakukan identifikasi.
Kanker ginjal pada anak, terutama jenis Tumor Wilms (nefroblastoma), umumnya tidak dapat dicegah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved