Headline

Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.

Anda Merasa Pegal dan Linu Saat Demam? Ini Penyebabnya Menurut Dokter 

Cornelius Juan Prawira
17/1/2026 11:56
Anda Merasa Pegal dan Linu Saat Demam? Ini Penyebabnya Menurut Dokter 
Ilustrasi(Freepik)

PERNAHKAH Anda merasa seluruh persendian terasa kaku dan otot terasa nyeri saat suhu tubuh meningkat? Kondisi ini sebenarnya bukan tanda bahwa penyakitnya menyerang otot, melainkan respons alami sistem imun Anda.

Berdasarkan penjelasan dari UCLA Health, Harvard Health, dan Mayo Clinic, berikut adalah alasan medis mengapa tubuh terasa pegal saat demam:

1. Perlawanan Prostaglandin

Saat virus atau bakteri masuk, sistem kekebalan tubuh melepaskan molekul sinyal yang disebut sitokin. 

Sitokin memicu produksi prostaglandin (E2), yaitu senyawa kimia yang membantu tubuh melawan infeksi. Prostaglandin inilah yang memicu rasa nyeri pada otot dan sendi sebagai efek samping dari upaya tubuh menghancurkan kuman.

2. Efek Peradangan (Inflamasi)

Mengutip Harvard Health, rasa pegal adalah tanda bahwa peradangan sedang terjadi di seluruh tubuh. Antibodi dikirim ke aliran darah untuk mencari dan membasmi sumber infeksi. 

Proses "pertempuran" ini menyebabkan jaringan otot menjadi lebih sensitif, sehingga gerakan kecil sekalipun akan terasa menyakitkan atau ngilu.

3. Dehidrasi dan Gangguan Elektrolit

Mayo Clinic menyebutkan bahwa demam sering kali menyebabkan tubuh kehilangan cairan lebih cepat melalui keringat atau napas yang memburu. 

Kekurangan cairan (dehidrasi) mengganggu keseimbangan elektrolit di otot. Hal ini membuat otot tidak dapat berfungsi normal dan menimbulkan sensasi kaku atau kram.

4. Produksi Energi yang Terpusat

Saat sakit, tubuh mengalihkan sebagian besar energinya untuk mendukung sistem imun dan meningkatkan suhu tubuh (demam). 

Akibatnya, otot tidak mendapatkan pasokan energi dan nutrisi yang optimal seperti biasanya. Kekurangan "bahan bakar" ini membuat otot terasa lemah dan cepat lelah.

Tips Mengatasi badan pegal dan linu saat demam

  • Hidrasi Maksimal: Minum air putih secara teratur untuk mengganti cairan yang hilang.
  • Istirahat Total: Memberikan waktu bagi tubuh untuk fokus melawan infeksi tanpa beban fisik tambahan.
  • Kompres Hangat: Membantu melancarkan aliran darah ke otot yang kaku.
  • Obat Pereda Nyeri: Mengonsumsi parasetamol atau ibuprofen sesuai anjuran dokter untuk menghambat produksi prostaglandin penyebab nyeri.

Badan pegal saat demam memang tidak nyaman, namun itu adalah sinyal bahwa pertahanan tubuh Anda sedang bekerja keras untuk memulihkan kesehatan. (Z-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya