Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Cara Membersihkan Termometer

Haufan Hasyim Salenge
30/11/2025 09:23
Cara Membersihkan Termometer
ilustrasi - termometer.(Shutterstock/Parents)

DARI influenza musiman hingga Covid-19, banyak virus menular yang menunjukkan gejala demam. Termometer membantu menentukan apakah anak Jels mengalami peningkatan suhu. Tetapi tahukah bahwa termometer yang kotor dapat menyebarkan bakteri penyebab penyakit antaranggota rumah tangga Anda?

"Jika termometer digunakan pada orang yang sama setiap kali, sterilisasi tidak diperlukan," jelas Robert Frenck, M.D., Direktur Medis, Divisi Penyakit Menular di Rumah Sakit Anak Cincinnati, dikutip Parents.

Namun, jika digunakan pada banyak orang, Jels harus mengambil tindakan untuk membunuh kuman dan bakteri sebelum setiap penggunaan--meskipun suhu semua orang normal.

Berikut cara membersihkan dan mensanitasi empat jenis termometer: digital, rektal, dahi, dan telinga.

Termometer Digital

"Jika Anda menggunakan termometer digital, sebaiknya bersihkan termometer dengan alkohol gosok atau tisu pemutih dan biarkan termometer mengering," kata Dr. Frenck.

Berikut langkah-langkah untuk mendisinfeksi termometer digital:

  1. Pilih alkohol gosok dengan kadar alkohol minimal 60%, karena menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC), alkohol paling efektif membunuh bakteri. Basahi kapas atau bola kapas dengan alkohol gosok. Jels juga bisa menggunakan tisu pemutih.
  2. Lapisi seluruh badan termometer dengan larutan disinfektan, pastikan untuk menggosoknya hingga merata.
  3. Bilas termometer dengan air dingin yang mengalir untuk menghilangkan sisa alkohol. Hindari membasahi komponen digital, seperti layar. Jika Anda ingin membersihkan bagian-bagian ini, lap dengan kain lembap.
  4. Biarkan termometer digital mengering sebelum disimpan. Mengusap dengan handuk dapat menyebabkan bakteri kembali.

Sebagai alternatif, Jels bisa menggunakan sabun dan air. Namun sekali lagi, tidak boleh merendam komponen digital, karena hal ini dapat merusak perangkat, kata Dr. Frenck.

Termometer Rektal

Jels mungkin akan memilih termometer rektal sebelum anak Anda berusia 3 tahun. Termometer rektal adalah alat ukur suhu tubuh yang dimasukkan ke dalam anus dan dianggap paling akurat, terutama untuk bayi dan balita hingga usia 3 tahun. Alat ini membantu mendapatkan suhu inti tubuh yang lebih tepat dibandingkan pengukuran melalui mulut atau ketiak.

Untuk membersihkannya, gunakan metode alkohol gosok yang dijelaskan di atas untuk termometer digital (meskipun sabun dan air juga bisa digunakan, asalkan Anda tidak merendamnya). Pastikan untuk membersihkan termometer rektal sebelum dan sesudah digunakan.

Selain itu, untuk keamanan, sebaiknya tidak menggunakan termometer yang sama secara rektal dan oral, meskipun kemasannya menyatakan Anda dapat menggunakan keduanya, kata Jennifer Shu, M.D., salah satu penulis Heading Home with Your Newborn: From Birth to Reality. Beri label termometer yang hanya Anda gunakan secara rektal agar tidak tertukar.

Termometer Inframerah atau Dahi

Termometer ini mengukur suhu secara eksternal--biasanya di dahi--dan merupakan pilihan yang bagus bagi mereka yang memiliki anak yang rewel. Beberapa produk bekerja tanpa menyentuh kulit secara langsung, tetapi Jels tetap harus mensterilkannya sebelum dan sesudah setiap penggunaan.

Bersihkan sensor dengan bola kapas atau kapas yang dibasahi alkohol gosok; volume alkoholnya minimal harus 60%. Tisu pemutih atau alkohol juga bisa digunakan. Biarkan termometer mengering sebelum disimpan.

Termometer Telinga

Sesuai namanya, termometer telinga dimasukkan ke dalam liang telinga untuk membaca suhu. Bagaimana cara membersihkannya? Usap sensor kecil dengan kapas yang dicelupkan ke dalam alkohol gosok, lalu biarkan kering. Jels juga bisa menyeka badan termometer dengan kain yang sedikit lembap--tetapi sekali lagi, hindari merendamnya di air untuk mencegah kerusakan. (B-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Haufan Salengke
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik