Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
PERUBAHAN gaya hidup yang menuntut serba cepat dan instan, akhirnya mempengaruhi ke pola makan dan tingkat kesehatan.
Menurut data dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI 2022, 1 dari 3 orang dewasa di Indonesia mengalami kelebihan berat badan atau obesitas.
Obesitas adalah kondisi kronis akibat penumpukan lemak dalam tubuh yang sangat tinggi. Obesitas terjadi karena asupan kalori yang lebih banyak dibanding aktivitas membakar kalori, sehingga kalori yang berlebih menumpuk dalam bentuk lemak.
Jumlah asupan kalori ke tubuh memiliki dampak langsung terhadap berat badan, dan pastinya dapat memicu kenaikan berat badan.
Baca juga: Ini Tips Diet Sehat untuk Penyandang Obesitas
Di tahun yang baru ini, tentu kita harus punya resolusi baru juga, terutama untuk kesehatan. “Produk CNI Organik Dietary Fiber Powder bisa menjadi salah satu teman yang mendukung resolusi sehat kita di 2023,” kata Product Marketing Manager CNI Jane Kurnia dalam keterangan, Kamis (26/1).
Jane menyatakan,“CNI Organik Dietary Fiber Powder adalah produk tepat bagi kita yang ingin mendapatkan kualitas hidup (quality of life) yang baik dengan memulai hidup lebih sehat di tahun 2023, salah satunya menurunkan berat badan.”
“Produk ini merupakan suplemen serat dari beragam tanaman hasil pertanian organik di Montana, Amerika Serikat,” katanya.
“Terdiri atas serat biji-bijian, kacang-kacangan, tanaman hijau, buah-buahan, serta dilengkapi dengan madu, prebiotik, dan enzim,” jelas Jane.
Banyak manfaat yang didapatkan dari Produk CNI Organik Dietary Fiber Powder ini, menurut Jane, di antaranya kandungan seratnya yang tinggi membuat perut kenyang lebih lama sehingga mengurangi keinginan makan banyak.
Selain itu, kandungan seratnya yang tinggi sangat efektif bagi yang sedang melakukan program diet, membantu mengatasi masalah buang air besar.
“Tak hanya itu, kandungan serat dapat mencegah sembelit, mengurangi penyerapan gula sehingga membantu menurunkan risiko diabetes, serta mengurangi penyerapan lemak, menurunkan risiko kolesterol tinggi dan kegemukan,” paparnya.
Cynthia, karyawan swasta, mengungkapkan, “Aku baru coba minum CNI Organik Dietary Fiber Powder ini kurang lebih satu bulan. Jujur yang aku rasain setelah minum di pagi hari, aku baru berasa lapar tuh sekitar jam 4 sore.”
“Jadi pas jam istirahat aku tidak bawa bekal lagi dari rumah, cuma minum produk ini pas pagi, aku baru makan lagi setelah pulang kantor,” katanya.
“Itupun bukan yang lapar banget gitu, jadi makannya juga tidak banyak. Aku juga belum timbang berat badan turun berapa sih, tapi aku baru ngerasa kalau celana udah mulai agak kebesaran,” ujar Cynthia.
“CNI Organik Dietary Fiber Powder bisa sangat bermanfaat bagi jika dikonsumsi dengan tepat, seperti: campurkan satu stik dengan satu gelas air (200 ml), kemudian aduk dan langsung diminum. Lebih dari itu, disarankan juga untuk minum dua gelas air putih setelahnya,” tutup Jane. (RO/OL-09)
Minyak sawit sering dianggap berbahaya. Simak fakta ilmiah tentang komposisi lemak, risiko kanker, obesitas, dan kesehatan jantung yang jarang diketahui publik.
Selain gangguan perilaku seperti hiperaktif dan sulit konsentrasi, paparan layar berlebih juga memicu gangguan tidur.
Kasus kanker kolorektal usia muda terus meningkat. Pola makan modern, rendah serat dan tinggi makanan ultra-olahan disebut jadi faktor risiko utama.
Tiga tinjauan Cochrane yang ditugaskan WHO mengungkap potensi besar obat GLP-1 untuk penurunan berat badan, namun pakar peringatkan risiko jangka panjang.
Saat berat badan berlebih, tubuh tidak hanya menyimpan lemak ekstra. Sistem metabolisme ikut berubah.
Satu dari tiga pasien mampu mencapai penurunan berat badan lebih dari 20%, sebuah angka yang selama ini identik dengan hasil terapi suntikan mingguan.
Penderita diabetes berisiko tinggi mengalami masalah kaki akibat kerusakan saraf dan aliran darah. Lakukan pemeriksaan kaki rutin untuk mencegah infeksi serius dan amputasi.
Kaki merupakan bagian tubuh yang paling rawan terluka karena fungsinya sebagai penumpu utama beban tubuh.
Pemahaman mengenai klasifikasi diabetes melitus sangat penting karena setiap tipe memiliki karakteristik dan penyebab yang berbeda.
Penderita diabetes umumnya menunjukkan empat gejala utama yang saling berkaitan, atau yang sering disebut sebagai gejala klasik 4P.
KEMENTERIAN Kesehatan (Kemenkes) mengimbau masyarakat untuk tetap memperhatikan prinsip gizi seimbang dalam memilih menu berbuka puasa selama bulan Ramadan 2026.
Penderita diabetes tetap dapat berpuasa dengan aman asalkan melakukan persiapan yang tepat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved