Jumat 04 November 2022, 20:44 WIB

Kiat Menjaga Daya Tahan Tubuh di Musim Hujan

Mediaindonesia.com | Humaniora
Kiat Menjaga Daya Tahan Tubuh di Musim Hujan

MI/Naviandri.
Makanan sehat.

 

ADA kiat bagi orang-orang untuk menjaga daya tahan tubuh di musim hujan dan mencegah terkena penyakit penyertanya. Salah satu caranya dengan menjaga pola makan sehat.

Menurut dokter lulusan Universitas Jenderal Soedirman dr Kristanti Diliasari, asupan gizi seimbang berperan penting dalam menjaga daya tahan tubuh. Orang-orang mesti memastikan mengonsumsi makanan pokok, lauk pauk, sayuran, buah-buahan, serta minum air putih yang cukup. Selain itu, rutin mengonsumsi makanan dan minuman yang mengandung vitamin B, vitamin C, seng, dan vitamin D.

Kemudian, lanjut Kristanti, batasi konsumsi gula, garam, dan minyak yang berlebih. Namun konsumsi probiotik seperti yogurt, tahu, tempe, atau fermentasi sayuran seperti acar untuk membantu menjaga kesehatan usus agar sistem pencernaan tetap lancar. 

Selain asupan makanan, dia juga menyarankan orang-orang rutin berolahraga. Berbagai studi membuktikan berolahraga dapat memperbaiki mood. Selain itu, olahraga berperan dalam meningkatkan imunitas dan daya tahan tubuh. "Luangkanlah waktu untuk berolahraga secara rutin agar tubuh tetap hangat, sirkulasi darah lancar, dan massa otot tetap terjaga," kata Kristanti. 

Hal lain yang perlu dilakukan yakni menjaga kualitas tidur. Tidur yang cukup dan berkualitas sangat penting untuk menjaga tubuh agar tidak mudah terserang penyakit.

Menurut jurnal dari National Sleep Foundation, rekomendasi waktu tidur per hari sesuai usia yakni 10-13 jam bagi anak berusia tiga hingga lima tahun, berkurang menjadi 9 hingga 11 jam pada anak usia enam hingga 13 tahun, kemudian sembilan hingga 11 jam pada anak berusia 14-17 tahun. Pada dewasa berusia 18-64 tahun disarankan tidur selama 7-9 jam dan usia lansia lebih dari 65 tahun direkomendasikan tidur selama 7-8 jam. 

Kristanti juga menyarankan orang-orang mengelola stres. Menurut dia, terkendala karena hujan, banjir, dan kemacetan untuk berangkat beraktivitas seperti kerja, kuliah, atau sekolah sering kali membuat stres. Oleh karena itu, manajemen stres yang baik sangat diperlukan agar tetap tenang menjalani kegiatan meski terkendala berbagai rintangan. Strategi fisik berupa relaksasi dapat diterapkan untuk menenangkan diri dari stres. (Ant/OL-14)

Baca Juga

Dok. DPR RI

Revisi UU Pengolahan Sampah Diperlukan untuk Akomodasi Peran Swasta

👤Mediaindonesia.com 🕔Sabtu 10 Desember 2022, 08:59 WIB
Selain soal kontribusi investor swasta, ada hal lain yang perlu direvisi pada UU No. 18 Tahun 2008 ini. Terutama berkaitan dengan insentif,...
ANTARA/Rezza Estily

Mengenal Pupuk Organik Beserta Jenis, Kelebihan, dan Kekurangannya

👤Joan Imanuella Hanna Pangemanan 🕔Sabtu 10 Desember 2022, 08:30 WIB
Pupuk organik adalah salah satu jenis pupuk yang tersusun dari materi makhluk hidup, seperti pelapukan sisa -sisa tanaman, hewan, dan...
Freepik

Penyandang Diabetes Harus Rutin Berolaharga

👤Basuki Eka Purnama 🕔Sabtu 10 Desember 2022, 07:00 WIB
Anjuran WHO terkait total durasi aktivitas fisik untuk orang sehat berusia 18-64 tahun adalah 150 menit per minggu. Hal itu juga berlaku...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya