Headline

Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.

Dari Ikan hingga Jahe, Ini 11 Makanan Penunjang Imun Saat Cuaca tidak Menentu

Abi Rama
21/1/2026 10:59
Dari Ikan hingga Jahe, Ini 11 Makanan Penunjang Imun Saat Cuaca tidak Menentu
Ilustrasi(Freepik)

MUSIM hujan kerap identik dengan meningkatnya risiko penyakit, mulai dari flu, batuk, hingga infeksi saluran pernapasan. Perubahan cuaca, lingkungan yang lembap, serta daya tahan tubuh yang menurun menjadi kombinasi yang membuat tubuh lebih rentan terserang penyakit.

Meski tidak ada makanan yang bisa menjadi obat instan, para ahli sepakat bahwa pola makan sehat berperan penting dalam menjaga dan memperkuat sistem kekebalan tubuh. 

Asupan makanan kaya vitamin, mineral, dan antioksidan dapat membantu sistem imun bekerja lebih optimal, baik untuk mencegah penyakit maupun mempercepat pemulihan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari laman Cleveland Clinic, berikut 11 makanan yang dapat membantu meningkatkan daya tahan tubuh, terutama saat musim hujan.

1. Ikan berlemak

Ikan berlemak seperti salmon, makarel, sarden, tuna albakora, herring, dan trout kaya akan asam lemak omega-3 yang bersifat antiinflamasi. Lemak sehat ini membantu mendukung fungsi sel imun dan menekan peradangan kronis yang dapat melemahkan daya tahan tubuh.

2. Buah sitrus

Jeruk, lemon, jeruk nipis, dan grapefruit dikenal sebagai sumber vitamin C yang membantu meningkatkan fungsi sel imun. 

Vitamin ini juga dipercaya dapat membantu memperpendek durasi infeksi. Konsumsi buah segar lebih disarankan dibandingkan jus dengan tambahan gula.

3. Aneka beri

Stroberi, blueberry, dan raspberry mengandung vitamin C serta polifenol yang memiliki sifat antivirus dan antimikroba. Selain rendah gula, buah beri juga kaya nutrisi yang baik untuk menjaga imun sepanjang tahun.

4. Brokoli

Brokoli mengandung vitamin A, C, dan E, serta senyawa sulfur yang membantu pembentukan glutathione, antioksidan kuat yang melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas.

5. Paprika

Paprika merah dan kuning memiliki kandungan vitamin C yang sangat tinggi, bahkan bisa mencapai tiga kali lipat dibandingkan jeruk. Sayuran ini mudah dikonsumsi, baik sebagai camilan, campuran salad, maupun sup.

6. Bayam

Bayam kaya akan vitamin A (beta-karoten) yang dikenal sebagai pelawan infeksi. Kandungan folat di dalamnya juga membantu memperkuat sistem kekebalan tubuh. Bayam dapat diolah menjadi salad, smoothie, atau berbagai hidangan sehat lainnya.

7. Yogurt

Yogurt yang mengandung probiotik membantu menjaga keseimbangan bakteri baik di usus. Penelitian menunjukkan adanya hubungan erat antara kesehatan usus dan sistem imun. Yogurt dengan kultur hidup dan aktif, seperti yogurt Yunani, menjadi pilihan yang direkomendasikan.

8. Almond

Almond mengandung vitamin E, antioksidan penting yang membantu melindungi sel-sel imun. Lemak sehat dalam almond juga berperan dalam membantu penyerapan vitamin E secara optimal.

9. Biji bunga matahari

Selain kaya vitamin E, biji bunga matahari mengandung selenium yang berperan dalam mengatur respons imun. Mineral ini membantu tubuh melawan infeksi sekaligus mencegah peradangan berlebihan.

10. Bawang putih

Bawang putih dikenal luas memiliki manfaat kesehatan, termasuk dalam mendukung sistem imun. Kandungan alliin di dalamnya dikaitkan dengan peningkatan respons sel darah putih dalam melawan virus penyebab flu dan pilek.

11. Jahe

Jahe telah lama digunakan dalam pengobatan tradisional dan masakan Asia. Rempah ini mengandung vitamin C, magnesium, dan kalium, serta memiliki efek antiinflamasi dan antioksidan. Jahe juga dikenal membantu meredakan mual dan menghangatkan tubuh saat cuaca dingin. (Z-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya