Kamis 26 Mei 2022, 05:45 WIB

Dokter Akui Gejala Gagal Jantung saat Hamil Sulit Dikenali

Basuki Eka Purnama | Humaniora
Dokter Akui Gejala Gagal Jantung saat Hamil Sulit Dikenali

MI/RAMDANI
Ilustrasi ibu hamil

 

DOKTER dari Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskular Indonesia (PERKI) Rarsari Soerarso mengatakan gejala sesak napas pada kardiomiopati peripartum (PPCM) atau gagal jantung pada akhir masa kehamilan umumnya sulit dikenali.

Hal tersebut mengingat keluhan sesak nafas biasanya juga terjadi seiring dengan bertambahnya usia kehamilan. Pertumbuhan janin dan rahim yang membesar menyebabkan diafragma tertekan sehingga mengganggu pernapasan.

"Kalau ditanya spesifik apa gejala yang bisa membedakan, susah, karena apa yang dirasakan saat usia kehamilan di masa trimester ketiga, apalagi kalau hamilnya besar, dan gejala gagal jantung itu hampir sama," kata dokter, yang tergabung dalam Kelompok Kerja (Pokja) Gagal Jantung dan Kardiometabolik di PERKI itu dalam wawancara bersama media secara virtual, dikutip Kamis (26/5).

Baca juga: Dokter Ingatkan Pasangan Lakukan Skrining Jasmani Sebelum Rencanakan Kehamilan

Mengingat sulitnya membedakan gejala kardiomiopati peripartum pada akhir masa kehamilan, dokter yang akrab disapa Riri itu mengatakan pihaknya sangat jarang mendapatkan kasus pasien dengan PPCM.

Ia menjelaskan PPCM biasanya terjadi antara tiga bulan sebelum melahirkan dan tiga bulan setelah melahirkan (kardiomiopati postpartum).

Gejala gagal jantung, lanjutnya, mungkin dapat lebih spesifik dikenali pada masa setelah melahirkan sebab kondisi rahim sudah kembali dalam ukuran normal.

Gejala tipikal kardiomiopati pada ibu hamil juga termasuk pembengkakan pada bagian kaki. Kondisi pembengkakan juga umum dan normal dialami pada masa kehamilan.

Kondisi itu, kata Riri, juga kerap tidak disadari perbedaannya, apakah bengkak karena hamil atau karena gejala gagal jantung. 

Namun, ia juga mencatat pengecekan kondisi bengkak untuk membedakan masih mungkin dilakukan sebab bengkak pada gagal jantung biasanya tidak bergantung oleh posisi.

"Kalau pada gagal jantung biasanya dia bengkaknya tidak tergantung oleh posisi. Kalau pada kehamilan, kalau diangkat kakinya, dia akan kempes. Kalau ini (gagal jantung) mau diangkat, tetap bengkak," katanya.

Pembengkakan pada gagal jantung terjadi ketika jantung tidak dapat memompa darah ke seluruh tubuh dengan baik, kemudian darah akan kembali masuk dan bertahan di jantung sehingga dapat terjadi penumpukan cairan.

Menurut PERKI, PPCM merupakan gagal jantung akibat disfungsi sistolik dengan fraksi ejeksi ventrikel kiri (FEVK) kurang dari 45% tanpa penyebab yang reversibel pada akhir masa kehamilan hingga beberapa bulan pascapersalinan, pada perempuan yang sebelumnya diketahui tidak menderita penyakit jantung.

Riri mengatakan penyebab PPCM, hingga saat ini, masih belum diketahui secara pasti. PERKI mencatat bahwa PPCM kemungkinan besar akibat proses inflamasi dan angiogenesis yang tidak seimbang, termasuk kerusakan vaskular.

Walau penyebab masih belum jelas, Riri mengingatkan terdapat sejumlah faktor risiko perempuan yang menjadi gagal jantung di masa kehamilan seperti hamil pertama di atas usia 35 tahun, hamil lebih dari tiga kali atau sering, dan hamil dengan komorbid (misalnya hipertensi, diabetes, dan autoimun). (Ant/OL-1)

Baca Juga

medcom.id

Penyebab Kifosis Berdasar Jenis, Apa Bisa Disembuhkan?

👤Mesakh Ananta DachiĀ  🕔Kamis 09 Februari 2023, 08:55 WIB
Kifosis adalah sebuah kelainan pada lengkungan tulang belakang yang membuat punggung bagian atas terlihat membungkuk atau bengkok melebihi...
MI/HO-komunitas kebaya Indonesia

Kolaborasi Menjaga Kebaya Di ASEAN

👤Muhamad Fauzi 🕔Kamis 09 Februari 2023, 08:25 WIB
DISELA-sela  Workshop lima negara ASEAN yang sedang menyusun naskah bersama untuk pengajuan kebaya ke UNESCO pada 7 -8 Februari,...
dok.ist

TGS Sumut Gandeng Majelis Taklim, Doakan Penyintas Gempa Turki - Suriah

👤mediaindonesia.com 🕔Kamis 09 Februari 2023, 08:19 WIB
RELAWAN Tuan Guru Sahabat (TGS) Ganjar Sumut menggelar salat gaib, doa, dan zikir bersama jemaah Majelis Taklim Zikir Al-Hasanah untuk para...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya