Selasa 17 Mei 2022, 07:45 WIB

Diet Sehat Bisa Bantu Melawan Depresi pada Pria Muda

Basuki Eka Purnama | Humaniora
Diet Sehat Bisa Bantu Melawan Depresi pada Pria Muda

freepik
Ilustrasi

 

PRIA muda, yang semula menerapkan pola makan yang buruk dan memiliki gejala depresi, saat mereka beralih ke diet yang sehat, hal itu bisa meembantu mengatasi gejala depresinya. Hal itu terungkap dalam sebuah studi yang dilansir American Journal of Clinical Nutrition. Depresi 

Depresi termasuk faktor risiko yang signifikan untuk seseorang bunuh diri sekaligus penyebab utama kematian pada orang dewasa muda.

Seperti dikutip dari Science Daily, Senin (16/5), dalam studi, para peneliti dari University of Technology Sydney melakukan uji coba kontrol acak selama 12 minggu. 

Baca juga: Diet yang Sehat Bisa Cegah Gangguan Ereksi

Peneliti utama Jessica Bayes mengatakan ini uji klinis acak pertama untuk menilai dampak diet Mediterania pada gejala depresi pada pria muda berusia 18-25 tahun.

"Mereka yang diminta diet Mediterania dapat secara signifikan mengubah diet asli mereka, di bawah bimbingan ahli gizi, dalam jangka waktu yang singkat. Ini menunjukkan dokter dan psikolog harus mempertimbangkan untuk merujuk pria muda yang depresi ke ahli gizi atau ahli gizi sebagai komponen penting untuk mengobati depresi klinis," jelas dia.

Diet yang digunakan dalam penelitian ini yakni kaya sayuran berwarna, kacang polong dan biji-bijian, ikan, minyak zaitun, dan kacang tanpa garam.

"Fokus utama pada peningkatan kualitas diet dengan makanan utuh segar sambil mengurangi asupan makanan cepat saji, gula dan daging merah olahan," kata Bayes.

Menurut dia, ada banyak alasan mengapa secara ilmiah makanan mempengaruhi suasana hati. Misalnya, sekitar 90% serotonin, zat kimia yang membantu orang merasa bahagia, dibuat di usus oleh mikroba usus. 

Ada bukti mikroba ini dapat berkomunikasi ke otak melalui saraf vagus atau sumbu usus-otak.

"Untuk memiliki mikroba yang bermanfaat, kita perlu memberi mereka serat yang ditemukan dalam kacang-kacangan, buah-buahan dan sayuran," tutur Bayes.

Merujuk studi, sekitar 30% pasien depresi gagal merespon secara memadai terhadap pengobatan standar untuk gangguan depresi mayor seperti terapi perilaku kognitif dan obat antidepresan. (Ant/OL-1)

Baca Juga

Ist

Keterbukaan dan Sikap Kritis Kunci Pulih dari Intoleransi

👤mediaindonesia.com 🕔Kamis 18 Agustus 2022, 23:40 WIB
Proses radikalisasi seringkali masuk akibat keterbukaan yang tidak diiringi sikap kritis. Hal ini mengingat strategi infiltrasi kelompok...
Antara

Cegah Kasus PMK Meluas, Pemerintah Impor 14 Juta Dosis Vaksin

👤mediaindonesia.com 🕔Kamis 18 Agustus 2022, 23:37 WIB
Pemerintah juga melakukan percepatan vaksinasi pada hewan ternak sehat, namun berada di wilayah yang berstatus wabah...
Medcom.id/Ahmad Garuda

Mau Buat SIM C, Ini Syarat dan Biayanya

👤Mesakh Ananta Dachi 🕔Kamis 18 Agustus 2022, 22:54 WIB
Apabila anda ingin segera mengendarai kendaraan, terutama sepeda motor, ketahui apa saja syarat dan berapa biaya pembuatan SIM...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya