Kamis 03 Maret 2022, 06:00 WIB

Sensitif Kafein? Anda Sebaiknya Pilih Teh

Basuki Eka Purnama | Humaniora
Sensitif Kafein? Anda Sebaiknya Pilih Teh

freepik
Ilustrasi

 

TEH bisa menjadi pilihan yang lebih baik bagi mereka yang terlalu sensitif terhadap efek kafein. Hal itu dikatakan pakar gizi dari Rumah Sakit Universitas Indonesia (RSUI) Dinar Farrasia Hafizhah.

"Seduhan teh umumnya mengandung kafein yang lebih rendah, tapi menawarkan efek menenangkan dari l-theanine," ujar dia dalam siaran pers RSUI, dikutip Kamis (3/3).

Kafein merupakan zat stimulan alami yang membantu diri lebih terjaga, meningkatkan performa fisik, serta mencegah timbulnya rasa lelah. Kafein juga dikaitkan dengan beragam manfaat kesehatan jika dikonsumsi dengan wajar.

"Asupan harian kafein yang aman yakni 400 mg per hari atau 4 cangkir per hari," kata Dinar.

Baca juga: Ketahui Ragam Makanan dan Minuman yang Baik untuk Kesehatan Liver

Kandungan kafein dalam kopi atau teh dapat bervariasi tergantung jenis biji kopi atau jenis teh, metode penyeduhan, dan penyajiannya. Setiap sajian masing-masing minuman tersebut biasanya masih mengandung kafein di bawah 400 mg.

"Setiap 240 ml kopi atau setara satu cangkir rata-rata mengandung 95 mg kafein. Sementara itu, dalam volume yang sama, teh hitam mengandung 47 mg kafein. Begitu pula dengan kandungan kafein dalam teh hijau yang bisa berkisar 20-45 mg untuk sajian yang sama," papar Dinar.

Dari segi kadar kafeinnya, kopi yang sudah diseduh cenderung lebih tinggi dibandingkan seduhan teh hitam maupun teh hijau.

Kemudian, walau kopi atau teh memiliki kadar kafein yang berbeda, dua minuman ini sama-sama tinggi dengan zat antioksidan yang dapat menangkal efek radikal bebas dan berisiko merusak sel dan memicu penyakit kronis.

Kopi dan teh sama-sama mengandung zat-zat antioksidan golongan polifenol. Teh hitam memiliki polifenol seperti teaflavin, tearubigin, dan katekin. Sementara itu, kopi kaya dengan asam klorogenat dan flavonoid.

Baca juga: Secangkir Teh Hitam Kurangi Risiko Alzheimer

"Karena keduanya kaya dengan zat antioksidan, kopi atau teh sama menjadi minuman yang menyehatkan asal dikonsumsi dengan sewajarnya," saran Dinar.

Dinar mengingatkan, kopi memiliki kandungan kafein yang sangat tinggi serta tergolong stimulan. Oleh karena itu, Anda yang sensitif atau tidak terbiasa konsumsi kopi, akan merasa gelisah ataupun cemas saat mengonsumsinya.

Mereka yang memiliki tekanan darah tinggi sebaiknya membatasi asupan kafein karena dapat menyebabkan peningkatan tekanan darah. 

Ibu hamil juga disarankan membatasi asupan kopi dan teh.

Selain kafein, kopi dan teh juga mengandung zat tanin yang dapat menghambat penyerapan zat besi. Sementara kondisi hamil sangat membutuhkanzat besi untuk perkembangan janin. (Ant/OL-1)

Baca Juga

Antara

Kasus Covid-19 Nasional Bertambah 1.831 Orang

👤Kautsar Widya Prabowo 🕔Sabtu 25 Juni 2022, 22:40 WIB
Sedangkan, untuk kasus aktif bertambah 754 sehingga menjadi 13.968...
Antara

Ibu Hamil dan Menyusui Harus Berhati-Hati dalam Memilih Skincare

👤mediaindonesia.com 🕔Sabtu 25 Juni 2022, 22:24 WIB
Penggunaan bahan tertentu pada produk skincare, tidak langsung terdeteksi melalui USG dan dikhawatirkan mengganggu perkembangan otak...
Antara

Menkes: Berantas Narkoba, Wujudkan Generasi Unggul

👤Mohamad Farhan Zhuhri 🕔Sabtu 25 Juni 2022, 21:10 WIB
Pemuda merupakan generasi penerus bangsa, yang berperan penting dalam program pembangunan negara. Pada 2030, Indonesia akan mencapai bonus...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya