Selasa 07 September 2021, 12:53 WIB

Kemen PPPA Minta Media Stop Glorifikasi Pelaku Pelecehan Seksual

Mohamad Farhan Zhuhri | Humaniora
Kemen PPPA Minta Media Stop Glorifikasi Pelaku Pelecehan Seksual

ANTARA/RAHMAD
Polisi menghadirka tersangka pelaku pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur di Polres Lhokseumawe, Aceh. Kamis (5/12/2019)

 

Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) meminta agar setiap media termasuk media penyiaran tidak melakukan glorifikasi terhadap seseorang pelaku pelecehan seksual meskipun figur tersebut adalah selebritas

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Bintang Puspayoga mengatakan maraknya tayangan yang menampilkan selebritas yang melakukan tindak pelecehan seksual berdampak buruk terhadap korban hingga masyarakat secara keseluruhan. Ia menegaskan hal itu dapat memberi kesan pelaku pelecahan seksual adalah hal biasa.

Baca juga: Kemendikbudristek Buka Program Pertukaran Mahasiswa Merdeka 2021

“Kemen PPPA sangat menyesalkan terjadinya glorifikasi terhadap pelaku pelecahan seksual di media penyiaran. Jangan sampai ada kesan pelaku kekerasan seksual adalah sesuatu yang biasa,” ujar Menteri Bintang, dalam siaran Pers Kemen PPPA (7/9).

Akan tetapi, Menteri menegaskan bahwa pemerintah sudah menggariskan untuk zero tolerance terhadap segala bentuk kekerasan terhadap anak, termasuk kekerasan seksual atau pelecehan seksual.

Menteri Bintang berharap semua media dapat memberikan tayangan dan tontonan yang mendidik, mencerdaskan, menginspirasi sekaligus menghibur. Apalagi media penyiaran dapat diakses oleh semua usia, sehingga media turut bertanggung jawab terhadap semua tayangannya ramah anak tidak hanya sekadar mengejar rating atau jumlah penonton yang banyak. Tayangan juga seharusnya memberi pesan-pesan pencegahan kekerasan terhadap anak.

“Kami sangat berharap bahwa kebijakan-kebijakan khususnya di bidang penyiaran dan di ranah publik harus seimbang antara kebutuhan popularitas seseorang dan dampak luas yang bakal terjadi,” katanya.

Menteri Bintang juga menegaskan selebritas merupakan figur contoh, teladan dan panutan yang kerap diikuti oleh masyarakat, bahkan oleh anak-anak. Apabila media menonjolkan selebriti yang terlibat kasus pelecehan perilaku tersebut dapat berdampak terhadap perilaku masyarakat termasuk anak-anak.(H-3)

Baca Juga

ANTARA FOTO/Ari Bowo Sucipto

Tangani Korban Erupsi Gunung Semeru, PMI Kirim Bantuan dan Personel

👤Atalya Puspa 🕔Minggu 05 Desember 2021, 13:04 WIB
PMI juga mengerahkan relawan untuk melakukan kaji cepat (assesment) kebutuhan serta evakuasi masyarakat...
Pexels

Ahli Gizi Sarankan Tambah Protein untuk Camilan Harian

👤Basuki Eka Purnama 🕔Minggu 05 Desember 2021, 12:45 WIB
"Jadi sel-sel yang sudah terbentuk lama-lama menua, butuh dikasih protein supaya tetap disintesis, kepadatannya tetap ada, karena...
ANTARA/Iggoy el Fitra.

BMKG: Waspadai Gelombang Tinggi 6 Meter di Perairan Indonesia

👤Ferdian Ananda Majni 🕔Minggu 05 Desember 2021, 11:30 WIB
Pola angin di wilayah Indonesia bagian utara dominan bergerak dari Barat - Utara dengan kecepatan angin berkisar 8 - 30...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya