Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
UNIT grindcore black metal powerviolence asal Malang, Hurricane Out, mantap meluncurkan EP berjudul Under Substance pada Desember 2024 ini.
Sudut pandang musik underground belakangan ini semakin terasa lengkap dengan hadirnya beberapa hibrida musik yang baru. Banyak band-band baru yang datang dengan hasil eksperimentasi mereka masing-masing.
Berawal dari eksperimentasi cara berpakaian mereka ketika datang ke gigs sampai eksperimentasi dengan musik yang mereka bawakan.
Beragam formula baru mulai tercipta, sebut saja Gulch, unit hardcore dari Santa Cruz, (CA) yang berhasil mengkombinasikan hardcore/punk dengan powerviolence, serta Nails, unit hardcore punk dari Oxnard, (CA) dan juga Magrudergrind, unit grindcore dari Washington, (DC) yang juga turut memeriahkan di ranah music grindcore.
Tidak mau tertinggal dalam riuhnya musik grindcore saat ini, Kota Malang pun turut menyumbangkan 'darah barunya' untuk turut serta meramaikan fenomena new wave grindcore tersebut.
Tanpa menunggu lebih lama, kota dingin ini pun berhasil mengeluarkan sebuah unit grindcore black metal powerviolence baru yang menamakan dirinya dengan nama Hurricane Out.
Hurricane Out adalah band yang terbentuk di Kota Malang pada pertengahan 2019, beranggotakan 5 orang yaitu: Oji (vokal), Iqbal (gitar), Ago (gitar), Reno (bass) dan Dicky (drum).
Musik mereka berangkat dari band-band seperti Magrudergrind, Nails, Wormrot, dan Gatecreeper yang selanjutnya mereka kombinasikan sendiri dengan style mereka.
“Gelap”, “cepat”, dan “bengis”, adalah tiga kata yang mampu mewakili tentang keseluruhan warna musik band ini.
Penghujung 2024 ini menjadi penanda langkah perdana band ini dengan meluncurkan EP/mini album pertama yang berjudul Under Substance.
Lewat EP Under Substance ini, mereka juga ingin menegaskan bahwa perkawinan antara 90's black metal dengan nuansa kacau khas dari industrial grindcore ini perlahan akan menjadi tradisi baru dalam tatanan musik underground itu sendiri.
“Sebuah hibrida baru yang kehadirannya membawa angin segar,” tutur para personelnya. “Hurricane Out ingin menciptakan tradisi baru bahwa riff-riff dissonant yang ringkas, gelap, dan cepat sangat cocok untuk berdampingan dengan unsur black metal serta unsur industrial.”
EP Under Substance menghadirkan 5 track yang akan memberikan tawaran baru dalam kancah musik black metal hari ini.
Band ini memilih track Prison Break sebagai track andalan. Perihal materi lirikal, materi-materi dalam EP Under Substance menyuguhkan segala kerisauan Hurricane Out tentang isu isu sosial di setiap personal yang dipenuhi oleh rasa geram dam muak.
Hurricane Out mulai memproduksi materi terbaru pada awal 2023 lalu lewat beberapa studio rehearsal-nya.
Penantian selama 5 tahun akhirnya terwujud untuk meluncurkan EP/mini album Under Substance tersebut. Proses penggarapan materi yang kompleks ini cukup memakan waktu lama karena kesibukan masing-masing personelnya yang rata-rata bekerja dan menuntut ilmu di bangku perkuliahan.
Proses rekaman EP ini berlangsung di AA Studio Musik Malang, sementara untuk proses mixing dan mastering, Hurricane Out mempercayakan pada Griffin Record yang juga bernaung di Kota Malang.
Pada akhirnya, peluncuran EP/mini album “Under Substance” – yang punya arti “di bawah pengaruh” – ini diharapkan dapat meng-influence pendengarnya.
“Pengaruh baik atau buruk, tergantung bagaimana para pendengar menangkapnya. Yang terpenting, we play what we want!” pungkas Hurricane Out.
EP Under Substance telah dirilis secara resmi pada 19 Desember 2024 dan dapat dinikmati di berbagai platform streaming musik seperti Spotify, YouTube Music, dan juga Apple Music. (Z-1)
Melalui lagu Salam Sehat, ArumtaLa konsisten membawa ciri khas mereka: memadukan tema kehidupan sehari-hari yang dewasa namun jenaka, serta menyampaikannya secara apa adanya.
Kali ini, Judika keluar dari zona nyaman dengan mengeksplorasi nuansa musik Folk lewat single Terpikat Pada Cinta.
Cinta Tapi Terluka dari The Chasmala menggambarkan konflik batin dua insan yang masih saling mencintai, namun terjebak dalam lingkaran luka dan kekecewaan.
Mengenai makna di balik lagu Roomates, Hilary Duff mengungkapkan bahwa Roommates adalah potret dari hiruk-pikuk kehidupan orang dewasa yang sering kali terasa menyesakkan.
Tak Kancani terinspirasi dari pertemuan Ndarboy Genk dengan para musisi tunanetra yang mengamen di sudut-sudut Yogyakarta.
Melalui unggahan di media sosial, Harry Styles membagikan sampul album terbarunya.
Lewat single terbaru berjudul Cinta tapi Terluka, The Chasmala, mengangkat realitas hubungan percintaan yang penuh luka, dipendam terlalu lama.
Mengenai makna di balik lagu Roomates, Hilary Duff mengungkapkan bahwa Roommates adalah potret dari hiruk-pikuk kehidupan orang dewasa yang sering kali terasa menyesakkan.
Melalui unggahan di media sosial, Harry Styles membagikan sampul album terbarunya.
Berkolaborasi dengan TransJakarta, Nidji menghadirkan instalasi interaktif bertajuk Booth Manifestasi Hati 2026 di tiga titik strategis transportasi publik ibu kota.
Album Ruang Lintas Rasa dari Repartere merangkum sembilan trek yang merefleksikan pertumbuhan para personelnya.
Steel Haze membawa identitas musik yang agresif, memadukan semangat hardcore era 2000-an dengan sentuhan riff modern yang tajam.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved