Headline
Penghapusan tunggakan iuran perlu direalisasikan lebih dahulu sambil menimbang kondisi ekonomi.
Penghapusan tunggakan iuran perlu direalisasikan lebih dahulu sambil menimbang kondisi ekonomi.
Kumpulan Berita DPR RI
MUSISI pemenang dua penghargaan Grammy, Laufey, resmi mengumumkan perilisan edisi deluxe dari album terbarunya yang bertajuk A Matter of Time: The Final Hour.
Proyek ekspansi ini dijadwalkan meluncur pada 10 April mendatang melalui AWAL/Vingolf Recordings.
Album ini hadir tak lama setelah kesuksesan Laufey di ajang penghargaan Grammy ke-68 awal tahun ini, ketika ia kembali membawa pulang piala dalam kategori Best Traditional Pop Vocal Album lewat album A Matter of Time.
Kemenangan ini mencatatkan rekor tersendiri bagi musisi berdarah Islandia-Tiongkok tersebut, menyusul penghargaan serupa yang ia raih pada 2024 melalui album Bewitched.
Sebagai pembuka dari edisi deluxe ini, Laufey telah merilis single terbaru berjudul How I Get.
Lagu tersebut mengeksplorasi sisi kerentanan emosional seseorang yang biasanya disiplin dan terkendali, namun mendadak berubah saat berhadapan dengan sosok spesial.
Melalui narasi yang personal, Laufey menggambarkan bagaimana perasaan sering kali mengalahkan logika, memaksa seseorang untuk kembali melakukan hal-hal yang sebelumnya mereka janjikan untuk tidak diulangi.
Dalam penggarapannya, A Matter of Time: The Final Hour diproduseri oleh Laufey bersama Spencer Stewart dan Aaron Dessner, sosok produser ternama yang kerap bekerja sama dengan musisi seperti Taylor Swift dan Ed Sheeran.
Edisi deluxe ini akan memuat total lima belas lagu dari album orisinal, ditambah empat lagu baru yang belum pernah dirilis sebelumnya.
Selain fokus pada musik, Laufey juga tengah merambah ke dunia literasi. Buku anak pertamanya yang berjudul Mei Mei The Bunny dijadwalkan terbit pada 21 April melalui Penguin Random House.
Tidak hanya itu, bagi penggemar yang menantikan performa langsungnya, album A Matter of Time: Live at Madison Square Garden akan dirilis pada 18 April dalam rangka perayaan Record Store Day.
Prestasi Laufey tahun ini pun semakin lengkap dengan penganugerahan gelar kehormatan Order of the Falcon dari Presiden Islandia, Halla Tómasdóttir, yang ia terima pada Januari lalu.
Saat ini, musisi yang berbasis di Los Angeles tersebut tengah disibukkan dengan rangkaian tur A Matter of Time di Inggris dan Eropa, dengan sejumlah jadwal pertunjukan yang dilaporkan telah terjual habis.
Dengan kombinasi perilisan album, buku, serta agenda tur yang padat, Laufey terus mengukuhkan posisinya sebagai salah satu talenta muda paling berpengaruh di industri musik global saat ini. (Z-1)
Melalui No. 1 Priority, Jey Denise menegaskan identitasnya sebagai musisi independen yang produktif dan mampu menyatukan pengalaman personal dengan tema universal yang menginspirasi.
King Nassar mengungkapkan bahwa dirinya menargetkan penurunan berat badan sebanyak 10 kilogram demi mendukung aksi panggungnya yang dikenal sangat energik.
Lagu Hancur Dulu menjadi penanda perjalanan batin Ashilla dalam memahami diri sendiri dan keluar dari fase penyangkalan (denial) yang selama ini membelenggunya.
King Nassar memandang setiap peristiwa dalam hidup, baik itu kehilangan maupun kehadiran hal baru, sebagai bagian dari ketetapan Sang Pencipta yang harus dihadapi dengan keikhlasan.
Proses kreatif kolaborasi ini menjadi ruang eksplorasi musikal yang intens bagi Difki Khalif dan Prinsa Mandagie.
Peluncuran lagu Çike Çike dari Bebe Rexha menyusul pengumuman album keempat sekaligus album visual pertama dalam katalog musik Bebe yang dijadwalkan rilis pada 12 Juni 2026 mendatang.
Album Hilary Duff yang berisi 11 lagu ini diproduseri oleh sang suami, peraih penghargaan Grammy Matthew Koma, bersama dengan Brian Phillips.
Dirilis tepat pada 13 Februari 2026, EP Left Me Lost dari Reconcile hadir sebagai narasi sunyi yang mengeksplorasi kedalaman rasa kehilangan dan kebingungan personal.
Sebagian warganet menilai judul dan lirik lagu Cita-citaku (Ga Jadi Polisi) dari Gandhi Sehat mengandung unsur kritik atau sindiran terhadap institusi tertentu.
Sebagai pemenang Grand Prix dari 48.000 peserta, LIL LEAGUE kini memosisikan diri sebagai representasi energi segar bagi generasi baru pop Jepang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved