Headline
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
Kumpulan Berita DPR RI
AKTRIS Demi Moore, 61, mengenang bagaimana dia dulu terjebak pada citra tubuh negatif (negative body image). Ia juga berbagi beberapa kebiasaan tidak sehat untuk menurunkan berat badan.
Pada sebuah segmen di acara CBS Sunday Morning, Minggu (22/9) lalu, Moore berbicara tentang hal-hal “gila” yang dia lakukan pada tubuhnya untuk memenuhi standar kecantikan pada saat itu.
“Saya memberikan banyak tekanan pada diri saya sendiri. Saya memang punya pengalaman disuruh menurunkan berat badan dan sebagainya, meski mungkin memalukan, itulah yang saya lakukan pada diri saya sendiri,” kata Moore kepada pembawa acara Tracy Smith seperti dilansir dari People, Selasa (24/9).
Baca juga : Caitlin Halderman Riset ke Tim-Tim Judo untuk Film My Annoying Brother
Moore mengungkapkan dia mulai syuting Indecent Proposal (1993) tidak lama setelah putrinya, Scout Willis, lahir pada 1991. Untuk menurunkan berat badan pascakehamilan, dia mengendarai sepeda bolak-balik ke tempat kerja setiap hari sejauh sekitar 60 mil atau sekitar 97 kilometer.
“Saya pikir (Scout) berusia lima atau enam bulan ketika kami syuting. Saya memberinya makan sepanjang malam, bangun dalam kegelapan dibantu seorang pelatih yang dilengkapi lampu depan, bersepeda sampai ke Paramount, bahkan ke lokasi pengambilan gambar, lalu syuting seharian penuh, biasanya 12 jam sehari, begitu terus,” ungkapnya.
“Bahkan membayangkan apa yang saya lakukan pada tubuh saya rasanya sangat gila, sangat konyol. Ketika Anda melihat ke belakang dan berpikir, 'Apakah itu benar-benar penting?' Mungkin tidak, tetapi pada saat itu saya menjadikannya berarti segalanya,” kata Moore.
Baca juga : Bermain di Film Perdana, Fita Anggraini Mengaku Jauh Berbeda dari Karakter yang Dimainkannya
Ia menambahkan, saat ini, citra dirinya berfluktuasi tetapi mentalnya jauh lebih baik.
“Bedanya sekarang, saya bisa menahan diri. Saya bisa berkata, 'Ya, saya tidak suka kulit kendur itu, tapi tahukah Anda, memang begitulah adanya. Jadi saya akan memanfaatkan apa yang ada sebaik-baiknya dibandingkan mengejar apa yang tidak ada,” ungkapnya.
Awal September lalu, saat wawancara dengan The Guardian, Moore berterus terang tentang citra tubuh dan penilaian diri sendiri yang dieksplorasi dalam film barunya The Substance.
Baca juga : Risty Tagor Kembali Berakting Setelah 15 Tahun Hiatus dari Dunia Perfilman
Menanggapi ekspektasi terhadap tubuh perempuan di tahun 90-an, aktris ini mengatakan bahwa perempuan tidak dianggap menarik kecuali mereka kurus pada saat itu.
“Apa yang saya lakukan pada diri saya sendiri, apa yang saya maksudkan tentang saya, melihat pada ‘kekerasan’ itu, betapa kejamnya kita terhadap diri kita sendiri, betapa brutalnya,” kata dia.
Menurutnya, menilai diri sendiri, mengejar kesempurnaan, berusaha melepaskan diri dari kekurangan, juga merasa ditolak dan putus asa, semua itu tidak eksklusif untuk perempuan.
Baca juga : Atiqah Hasiholan Bertransformasi Total untuk Tulang Belulang Tulang
“Kita semua, jika kita mulai berpikir bahwa nilai kita hanya ditentukan oleh penampilan kita, maka pada akhirnya kita akan hancur,” kata dia.
Moore mengungkapkan, saat ini, masyarakat hidup di masa penghakiman besar ketika orang-orang dapat secara anonim menghakimi satu sama lain dengan cara yang kejam.
Di film terbarunya, The Substance, yang dirilis Mei lalu, Moore berperan sebagai Elisabeth, yang mencoba obat pasar gelap untuk menciptakan versi dirinya yang lebih muda.
Disutradarai oleh Coralie Fargeat, film yang juga dibintangi Margaret Qualley ini mengeksplorasi topik-topik termasuk citra tubuh dan ekspektasi masyarakat terhadap wanita dan penuaan.
Film tersebut memenangkan penghargaan skenario terbaik di Festival Film Cannes pada Mei 2024. (Z-1)
Aktris Nia Ramadhani akhirnya buka suara mengenai rumor miring yang menerpa rumah tangganya dengan pengusaha Ardi Bakrie.
Megan Domani mengungkapkan bahwa peran Annisa memberikan tantangan tersendiri, terutama dari sisi pendalaman karakter yang memiliki latar belakang keluarga yang kompleks.
Aktris utama Dian Sastrowardoyo dilaporkan mengalami insiden jatuh dari kuda saat menjalani salah satu adegan penting saat syuting film Esok Tanpa Ibu.
Aktris Dian Sastrowardoyo mengalami insiden menegangkan saat menjalani proses syuting film Esok Tanpa Ibu di Lembang, Bandung, Jawa Barat.
Bagi Adinia Wirasti, bioskop bukan sekadar tempat menonton, melainkan ruang refleksi bagi manusia.
Amanda Manopo mengungkapkan bahwa keterlibatannya sebagai Tina bukan didasari oleh standar fisik konvensional.
Mark Sonnenblick, penulis lagu di balik kesuksesan film pertama K-Pop Demon Hunters, mengungkapkan bahwa tim produksi sedang mempersiapkan kelanjutan kisah para pemburu setan tersebut
Film 12 Mile ini menyoroti sosok mendiang Mochtar Kusumaatmadja yang menjadi arsitek utama di balik konsep Wawasan Nusantara.
Selain Song Ji-hyo, Accidental Chef dikabarkan tengah mengincar sejumlah nama besar untuk melengkapi jajaran pemain.
Mark Ruffalo menekankan bahwa dirinya tidak memiliki rencana untuk meninggalkan peran Hulk, yang telah ia mainkan sejak 2012.
Aming diperkenalkan sebagai pemeran karakter bernama Tokek, seorang narapidana dengan latar belakang yang kompleks.
Ayu Laksmi mengajak masyarakat Indonesia untuk lebih kreatif dalam menjalin komunikasi dengan kerabat saat Lebaran.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved