Headline

Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.

Fokus ke Keluarga, Dian Sastrowardoyo Pilih Buka Puasa di Rumah

Basuki Eka Purnama
27/2/2026 09:22
Fokus ke Keluarga, Dian Sastrowardoyo Pilih Buka Puasa di Rumah
Dian Sastrowardoyo(ANTARA/Abdu Faisal)

AKTRIS sekaligus produser film, Dian Sastrowardoyo, menunjukkan perubahan prioritas dalam menjalani ibadah Ramadan tahun ini. Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya yang kerap diisi dengan agenda sosial di luar, Dian kini lebih memilih untuk memperbanyak momen berbuka puasa bersama keluarga di rumah.

Pilihan ini diambilnya bukan tanpa alasan. Baginya, kedekatan dengan keluarga inti jauh lebih bermakna dibandingkan kemeriahan acara formal di luar rumah. 

Dian merasa kesederhanaan justru memberikan nilai spiritual yang lebih mendalam selama bulan suci.

"Kayaknya tahun ini dibanding tahun lalu lebih banyak di rumah sih sama keluarga, tapi kita tetap bahagia sih dengan apa ya, yang sederhana itu maknanya lebih besar," ujar Dian, Kamis (26/2).

Kebijakan Finansial di Tengah Kondisi Ekonomi

Selain alasan kehangatan keluarga, bintang film Gadis Kretek ini secara terbuka mengakui bahwa keputusannya untuk membatasi agenda buka puasa bersama (bukber) di luar rumah berdampak positif pada kondisi finansialnya. 

Menurutnya, biaya yang dikeluarkan untuk makan di luar secara terus-menerus bisa membengkak secara signifikan.

"Beda banget gitu lho spending-nya kalau kita lebih banyak bukber-bukber terus di luar," ungkapnya.

Dian menekankan pentingnya sikap bijak dalam mengelola keuangan keluarga, terutama di tengah kondisi ekonomi saat ini yang dirasakan dampaknya oleh banyak lapisan masyarakat. 

Dengan menekan pengeluaran untuk gaya hidup, ia dapat mengalokasikan dana tersebut untuk kebutuhan yang dianggapnya lebih prioritas dan bermanfaat bagi orang lain.

Ia menjelaskan bahwa penghematan dari pos konsumsi luar rumah tersebut memungkinkan dirinya menyisihkan lebih banyak dana untuk membantu kerabat, seperti keponakan maupun saudara jauh. 

Hal ini dirasanya sangat penting, mengingat beban pengeluaran di hari raya, seperti pemberian Tunjangan Hari Raya (THR), juga cukup terasa.

"Tentunya kita sebagai pemberi tunjangan hari raya juga berasa juga gitu lho, karena ya semua ter-impact-lah," tambahnya.

Tradisi Lebaran di Jakarta

Terkait rencana perayaan Idul Fitri mendatang, Dian mengaku tidak memiliki agenda mudik atau pulang kampung. Sebagai orang yang lahir dan besar di Jakarta, ia akan tetap berada di ibu kota untuk merayakan lebaran bersama keluarga besarnya.

"Kebetulan saya di Jakarta saja," jelasnya singkat.

Meski tidak menempuh perjalanan jauh ke luar kota, jadwal silaturahminya dipastikan tetap padat. Ia berencana melakukan kunjungan rutin ke rumah para sesepuh dan kerabat dekat untuk menjaga tali silaturahmi yang sudah menjadi tradisi turun-temurun.

"Biasanya kita kumpul sama keluarga di Jakarta. Ada rumahnya Eyang dan rumahnya Tante, siapa yang harus dikunjungi," pungkas Dian. (Ant/Z-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya