Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
HOME Sweet Loan menjadi debut film bagi Fita Anggraini, dan ia merasa sangat antusias bisa memerankan karakter Miya, sahabat dari tokoh utama, Kaluna.
Miya adalah sosok sahabat yang ceria dan aktif, karakter yang tampak mirip dengan kepribadian Fita di dunia nyata. Namun, Fita mengungkapkan bahwa aslinya ia jauh lebih aktif dan energik dibandingkan peran yang ia mainkan di film.
“Sebenernya, karakter aku di film itu beda banget sama aslinya, loh. Aku aslinya jauh lebih ambruk, tapi karakter di film itu sudah ditahan-tahan sama Kak Sab (sutradara),” ujar Fita dalam wawancara dengan tim Media Indonesia di acara screening dan konferensi pers di Jakarta, Rabi (18/9).
Baca juga : Risty Tagor Kembali Berakting Setelah 15 Tahun Hiatus dari Dunia Perfilman
Dengan kepribadiannya yang lucu dan energik, Fita sempat beberapa kali ditegur oleh sutradara untuk lebih tenang saat memerankan Miya.
“Mungkin Kak Sab nggak pernah bilang langsung, ‘Fita, lo alay banget,’ atau ‘Jamet banget,’ tapi dia lebih halus. Dia bilang, ‘Boleh sekali lagi nggak? Kayaknya tadi kurang pas, nggak usah pakai kata-kata itu, ulang lagi ya,’” cerita Fita.
“Oke, oke, Kak. Jadi aku lebih kalem dan anggun lagi. Tapi banyak adegan yang aku lost control,” lanjutnya.
Baca juga : Para Aktor Ungkap Kisah Lucu Selama Syuting Home Sweet Loan
Bagi Fita, tantangan terbesar dalam film perdananya ini adalah menyesuaikan diri untuk bisa memerankan Miya yang aktif tapi tetap anggun, sementara kepribadiannya lebih liar dan energik.
Ia juga menambahkan Miya adalah karakter yang kompleks, baik dalam versi novel maupun film, dan berharap ia berhasil menyampaikan karakter tersebut dengan baik kepada penonton.
Ke depannya, Fita ingin mencoba berbagai peran di dunia perfilman. Ia berharap bisa tampil dalam berbagai genre dan memerankan karakter yang beragam. Baginya, Home Sweet Loan adalah langkah awal untuk terus berkembang sebagai aktris.
“Aku tuh masih mau belajar. Jadi, kalau ada tawaran peran apa aja, aku terima. Mau jadi orang yang ketabrak mobil, depresi, atau apapun, aku terima. Karena aku masih baru, jadi aku ingin pelajari semuanya dulu,” ungkap Fita dengan penuh semangat. (Z-1)
Gina S Noer memaparkan bahwa film Esok Tanpa Ibu bukan sekadar cerita tentang teknologi, melainkan sebuah eksplorasi mengenai relasi kompleks antara AI, sosok ibu, dan lingkungan hidup.
Aktris utama Dian Sastrowardoyo dilaporkan mengalami insiden jatuh dari kuda saat menjalani salah satu adegan penting saat syuting film Esok Tanpa Ibu.
Sutradara Timur Bekmambetov menjelaskan bahwa MERCY dirancang untuk memadukan ketegangan cerita dengan pendekatan visual berbasis layar digital atau Screenlife.
Selain kemitraan dengan Refinery Media dari Singapura, posisi sutradara film Esok Tanpa Ibudipercayakan kepada sineas asal Malaysia, Ho Wi-ding.
Meski berhasil memecahkan rekor untuk produksi Hollywood, Zootopia 2 harus mengakui keunggulan film animasi asal Tiongkok, Ne Zha 2.
Bagi Adinia Wirasti, bioskop bukan sekadar tempat menonton, melainkan ruang refleksi bagi manusia.
Aktris utama Dian Sastrowardoyo dilaporkan mengalami insiden jatuh dari kuda saat menjalani salah satu adegan penting saat syuting film Esok Tanpa Ibu.
Aktris Dian Sastrowardoyo mengalami insiden menegangkan saat menjalani proses syuting film Esok Tanpa Ibu di Lembang, Bandung, Jawa Barat.
Bagi Adinia Wirasti, bioskop bukan sekadar tempat menonton, melainkan ruang refleksi bagi manusia.
Amanda Manopo mengungkapkan bahwa keterlibatannya sebagai Tina bukan didasari oleh standar fisik konvensional.
Aktris Aulia Sarah kembali menyapa pencinta sinema horor melalui proyek terbarunya bertajuk Sengkolo Petaka Satu Suro.
Fakta menarik Jennifer Coppen, aktris muda Indonesia berdarah campuran. Profil lengkap, perjalanan karier, dan pesona ikon Gen Z di dunia hiburan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved