Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
AKTOR Darius Sinathrya mendukung penuh anak-anaknya, Diego dan Lionel, untuk melanjutkan pendidikan di luar negeri dan meraih impian mereka sebagai atlet sepak bola profesional.
"Sekarang lagi nunggu momen visa student anak-anak keluar karena mereka mau berangkat lagi study di Eropa," kata Darius, dikutip Kamis (5/9).
"Untuk pertama kali kita (Darius dan Donna) kan harus antar ya, untuk imigrasi dan segala macam mudah-mudahan bisa lancar," sambungnya.
Baca juga : Biskuat Academy Online Kembangkan Fisik dan Mental Anak
Darius menceritakan anak-anaknya telah menempuh pendidikan sepak bola di luar negeri selama beberapa tahun.
Lionel Sinathrya telah menginjak tahun keempatnya, serta Diego Sinathrya di tahun ketiganya di benua Eropa untuk menempuh pendidikan sepak bola profesional.
"Jadi, tiga tahun dan dua tahun terakhir Lio dan Diego itu di Prancis, di Development Academy namanya," kata aktor berusia 39 tahun itu.
Baca juga : Sinar Mas Land Berikan Bantuan Pendidikan kepada 286 Anak
Dia menambahkan, "Setiap hari, mereka latihan bola, weekend mereka ada pertandingan, tapi setiap hari mereka juga sekolah."
Di musim ini, Darius dan anak-anaknya sepakat untuk tidak melanjutkan pendidikan di Development Academy karena ingin mencapai sesuatu yang lebih besar.
Oleh karena itu, Darius mendukung anak-anaknya untuk masuk ke dalam sistem sepak bola profesional dan masuk ke dalam tim sepak bola lokal di luar negeri.
Baca juga : Belajar Diselingi Gim dan Yel-yel
"Musim ini, kita memutuskan untuk nggak lanjut di Development Academy, mencoba mengambil risiko lebih untuk masuk ke sistemnya dan pergi ke tim lokal yang memang possible untuk anak-anak join," jelas Darius.
Selain masuk ke tim sepak bola lokal, Darius dan sang istri juga sepakat mengakomodasi pendidikan formal secara tepisah bagi anak-anaknya. Hal ini dilakukan agar pendidikan sepak bola dan akademis mereka dapat berjalan seimbang.
"Sekolahnya juga kita urus sendiri, kemarin kan (di Development Academy) jadi satu, sekarang kita harus daftar sendiri dan sedikit lebih
repot," kata suami dari pembawa acara Donna Agnesia itu.
Meskipun lebih menguras waktu dan energi karena harus melakukan dua hal sekaligus, Darius berharap hal ini dapat menjadi kesempatan baik bagi karier anak-anaknya di dunia sepak bola profesional.
"Lio kan tahun depan sudah 18 (tahun), jadi sudah masuk ke pro level bukan youth lagi dan harus benar-benar mengejar positioning yang bagus untuk dia bisa dapat kontrak profesional pertamanya," tutup Darius. (Ant/Z-1)
Di tengah derasnya arus teknologi, perhatian pada tulisan tangan terasa seperti langkah mundu
Bangsa kita telah mengalami sejarah panjang bagaimana memosisikan ujian sebagai bagian dari evaluasi hasil belajar di tingkat pendidikan dasar dan menengah.
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak memangkas anggaran pendidikan sebagaimana narasi yang beredar di publik.
Teddy menjelaskan bahwa program MBG justru dirancang untuk memperkuat kualitas sumber daya manusia (SDM) sejak dini, mulai dari jenjang PAUD hingga SMA.
Kepala BPIP Yudian Wahyudi menegaskan bahwa pendidikan Pancasila harus menjadi arus utama dalam pembentukan karakter generasi muda
Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra, Azis Subekti, meminta publik untuk bersikap jernih dan jujur dalam membaca struktur Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Selain gangguan perilaku seperti hiperaktif dan sulit konsentrasi, paparan layar berlebih juga memicu gangguan tidur.
Langkah pertama yang harus diperhatikan bukan sekadar menahan lapar, melainkan kesiapan fisik dan psikis sang anak untuk berpuasa di bulan Ramadan.
Ledakan emosi orangtua sering kali dipicu oleh kondisi fisik dan psikis yang sedang tidak stabil.
Emosi yang bergejolak sering kali menjadi penghalang bagi orangtua untuk berpikir jernih.
Batuk pada kasus PJB memiliki mekanisme yang berbeda dengan batuk akibat virus atau bakteri pada umumnya.
Anak-anak adalah kelompok yang paling rentan saat bencana terjadi. Hal ini karena mereka umumnya belum memiliki kemampuan untuk mengekspresikan emosi secara verbal.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved