Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
INDAH Permatasari menceritakan bahwa dirinya sudah mandiri sejak kecil. Aktris yang merupakan orang Makassar asli itu rela merantau ke Jakarta untuk mengadu nasib di dunia entertainment sejak duduk di bangku sekolah dasar atau SD.
Perempuan berusia 27 tahun mengatakan, saat itu, dia tinggal bersama ibunya di kawasan Jakarta Pusat dan menyewa indekos untuk tempat tinggal.
“Aku tinggal sama ibu. Aku tuh udah mandiri sejak kecil karena kan ada momen ibu harus pulang ke Makassar. Jadi pas SD pernah sendiri. Makan beli sendiri karena di Jalan Jaksa juga ke mana-mana kan deket. Itu masalah ekonomi juga sih karena kan sayang uang kalau mamah pulang ke Makassar tapi ada yang harus nemenin aku, jadi beli dua tiket kan. Jadi aku bilang mamah pulang aja enggak apa-apa aku bisa sendiri,” ungkapnya dalam Podcast Agak Laen.
Baca juga : Christine Hakim Dapat Lifetime Achievement Award di MGGA 2024
Lebih lanjut, Indah menambahkan, ketika SD, dia banyak bermain iklan. Setelah itu, ketika memasuki bangku SMP, dia mulai banyak bermain sinetron.
“SMP aku sudah mulai striping sinetron kayak main Cinta Fitri, Tobat Sambel, Putri Duyung, dan lainnya lah,” kata Indah.
Tahun 2010, menjadi debut Indah di film layar lebar lewat film Heart 2 Heart bersama Irish Bella. Setelah itu, sampai dengan saat ini, dirinya banyak terlibat dalam film layar lebar termasuk film Agak Laen.
Baca juga : Hana Saraswati Berbagi Pengalaman Bintangi Film Drama Pertama
Indah mengatakan pembelajarannya dalam akting dilakukan secara natural. Menurutnya, banyak momen dalam hidupnya yang dapat dia praktikan untuk berakting.
“Aku banyak belajar sendiri sih soal akting. Kayak misalnya aku lagi ngerasa sedih, aku bilang eh kalau akting sedih berarti kayak gini ya, kayak gitu. Terus kalau aku kaget juga sama mikirnya oh akting kaget kayak gini ya,” tuturnya.
Saat ini, Indah tengah sibuk mempromosikan film barunya, Sakaratul Maut, yang akan tayang pada Agustus 2024 nanti. Film horor ini bercerita tentang seseorang yang mengalami teror dari jin gaib saat akan mati.
Baca juga : Bintangi Film Sakaratul Maut, Della Dartyan: Tantangannya Jadi Dua Kali Lipat
Indah merasa dirinya menyukai skrip film tersebut dan juga sutradaranya yaitu Sidharta Tata. Hal inilah yang membuatnya merasa tertantang untuk ikut terlibat dalam film ini.
“Film ini aku suka banget skripnya. Film ini bercerita tentang keluarga Pak Wiryo, dia kecelakaan dan istrinya meninggal di tempat. Tapi Pak Wiryo selamat dan koma. Gosipnya Pak Wiryo belum meninggal ini karena dia punya ilmu atau pegangan. Karena kecelakaannya parah dan harusnya dia meninggal tapi enggak. Ketika dia lagi koma, kita sekeluarga diteror juga oleh isian Pak Wiryo,” ujar Indah.
Indah juga menambahkan, dalam proses syuting ini, dia terpaksa harus mengajak anaknya. Lokasi syuting sendiri dilakukan di Yogyakarta dan keputusan untuk membawa sang anak juga melalui pertimbangan yang sangat panjang.
Pasalnya, Arie Kriting, suami Indah, juga tengah disibukan oleh filmnya, yaitu Kaka Boss, yang juga melakukan proses syuting di tempat yang sama.
“Ini pertimbangannya sangat panjang. Tapi untungnya banyak yang membantu. Syutingnya bareng sama film Bang Arie kan. Jadi kita tuh bingung banget dan sempet bilang kalau syuting itu masing-masing jangan bareng-bareng karena kan anak masih kecil. Tapi akhirnya anak aku dibawa ke Yogyakarta dan sampe seniat itu kayak nyewa villa, mainan, sama banyak lagi lah,” pungkasnya. (Z-1)
Aktris berbakat asal Australia, Yerin Ha, kini tengah menjadi sorotan global berkat perannya yang fenomenal dalam serial populer Netflix, Bridgerton Musim 4.
Menurut Dian Sastrowardoyo, sosok Kinan dalam film Laut Bercerita adalah representasi perempuan yang sangat inspiratif.
Bagi Dian Sastrowardoyo, kedekatan dengan keluarga inti jauh lebih bermakna dibandingkan kemeriahan acara formal di luar rumah.
Pengalaman bertaruh nyawa tersebut terjadi saat Luna Maya melakoni adegan di sebuah sungai yang memiliki arus cukup deras di kawasan Pangandaran, Jawa Barat.
Laura Moane mengungkapkan bahwa keputusannya untuk mengambil peran di serial A dan Z: InsyaAllah Cinta didasari oleh ketertarikannya pada alur cerita yang ditawarkan.
Istilah "makan terakhir" biasanya merujuk pada hidangan pamungkas yang diinginkan seseorang sebelum menutup usia.
Sejak kemunculannya, Nussa telah menjadi ikon animasi yang lekat dengan nilai-nilai positif bagi anak-anak.
Christine Hakim tidak kuasa menahan air mata saat membagikan pengalamannya menghidupkan sosok Ibu Wibisana dalam film adaptasi novel karya Leila S Chudori, Laut Bercerita.
Menurut Dian Sastrowardoyo, sosok Kinan dalam film Laut Bercerita adalah representasi perempuan yang sangat inspiratif.
Reza Rahadian mengungkapkan bahwa dalam mendalami karakter Biru Laut, ia memilih untuk tetap setia pada pondasi awal yang telah dibangun penulis.
Joko Anwar memaparkan bahwa film Ghost in the Cell bukan sekadar sajian horor biasa, melainkan sebuah eksplorasi karakter yang sangat mendalam.
Suzzanna dalam film Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa bukan sekadar tokoh hantu, melainkan representasi perlawanan terhadap ketidakadilan yang dialami wanita.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved