Headline
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Kumpulan Berita DPR RI
PENYANYI dan penulis lagu asal Amerika Serikat (AS), Neriah, membuka era selanjutnya lewat perilisan single baru berjudul First Time.
Neriah merilis single First Time seraya merayakan kebebasan dirinya. Berakhir sudah fase "sad girl" dengan semua lagu-lagu ballad bernuansa patah hati.
Kini, Neriah merayakan era Lover Girl miliknya lengkap dengan penampilan yang lebih soft mulai dari pemilihan warna pastel hingga lagu-lagu upbeat yang telah ia siapkan untuk mewarnai playlist musim panas tahun ini. Album barunya mendatang akan menjadi awal dari Neriah yang baru. Neriah dengan semua cerita-cerita bahagianya.
Baca juga : Alexander 23 Ungkap Cinta tak Berbalas Lewat Single Brown Eyed Baby
First Time menjadi pembuka yang tepat untuk era barunya. Sebuah lagu bernuansa synth-pop dekade 80-an yang menjadi bentuk musik dari perasaan saat jatuh cinta dan momen-momen lainnya yang membuat jantung kita berdebar.
Baca juga : Tim Atlas Rilis Single Stardust
Neriah, baru-baru ini, menjadi musisi pembuka tur The Spinnin Tour dari Madison Beer. Di konser terakhir tur tersebut, Neriah membawakan First Time untuk pertama kalinya.
"Aku menulis lagu tentang jatuh cinta dengan seseorang seakan-akan kita jatuh cinta untuk pertama kalinya. Mengingat semua hal-hal 'pertama kali' yang pernah terjadi seperti dance SMA pertama, ciuman pertama, dan kencan pertama. Ini adalah theme song yang pas untuk era Lover Girl-mu! Semuanya tentang momen-momen berharga yang akan terus kamu ingat selamanya," ungkap Neriah.
Neriah memiliki segudang hal yang tak sabar ia bagikan segera, termasuk judul album barunya dan tur terbarunya yang akan digelar pada musim gugur tahun ini. (Z-1)
King Nassar memandang setiap peristiwa dalam hidup, baik itu kehilangan maupun kehadiran hal baru, sebagai bagian dari ketetapan Sang Pencipta yang harus dihadapi dengan keikhlasan.
PENYANYI pendatang baru Giusti Raka merilis single terbarunya berjudul Masihkah Ada. Single ini menjadi lagu keempatnya yang dirilis.
Penyanyi solo Kunto Aji muncul dengan cara tak biasa dengan tampil mengenakan pakaian serba kuning, lengkap dengan sepatu hitam di Blok M Hub, Jakarta Selatan.
Katyana Mawira secara terbuka mengungkapkan impiannya untuk melanjutkan pendidikan tinggi di Inggris Raya (UK) demi mengejar gelar di bidang ilmu pasti.
Katyana Mawira mengaku terpengaruh oleh gaya bermusik musisi asal Inggris, Olivia Dean, terutama dalam hal menyusun narasi lagu yang menyatu dengan vokal dan aransemen.
Ke-11 lagu dalam album tersebut secara lirik didasari oleh kisah nyata dari semua perjalanan cinta yang menjadi kenangan dan pelajaran Saphira.
Bagi Pugar Restu Julian, Ramadan bukan hanya tentang satu warna atau tema tunggal.
Nisa Farella mengungkapkan bahwa lirik dalam single Legowo adalah representasi dari proses belajar berdamai dengan perasaan.
Melalui dinamika melodi yang ekspresif, Atarayo berhasil memotret momen ketika jarak antara dua hati perlahan terkikis dalam intensitas yang tenang namun hangat.
Rumah dan Baju Barumu dari Batas Senja menggambarkan momen subtil namun mendalam ketika keterbatasan ekonomi menjadi ujian bagi sepasang kekasih.
Melalui liriknya, Wali menggunakan metafora dua peristiwa besar dalam sejarah Islam, Perang Badar dan Perang Uhud, untuk menggambarkan dinamika kehidupan masyarakat modern.
Berbeda dengan lagu religi pada umumnya yang kerap identik dengan perayaan momentum tertentu, Menuju Cahaya dari Marcell Siahaan justru menitikberatkan pada proses personal yang mendalam.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved