Headline
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
Kumpulan Berita DPR RI
PENYANYI, penulis lagu, sekaligus produser, Alexander 23, telah merilis single terbarunya, Brown Eyed Baby, sebuah lagu yang sangat mengharukan mengenai cinta bertepuk sebelah tangan.
Melalui lagu ini, Alexander mencoba mengupas lapisan-lapisan dari perasaan bittersweet yang ada pada situasi seperti itu melalui iringan gitarnya dan juga melodi yang dihadirkan pada lagu ini yang rasanya seperti sedang dibawa mimpi.
Merefleksikan lagu ini, Alexander mengungkapkan, "Aku menulis Brown Eyed Baby sambil membayangkan lagu cinta paling memukau yang bisa aku coba tuliskan untuk seseorang yang tidak bisa kumiliki. Pendekatan menulis lagu seperti itu akhirnya membawaku satu langkah ke dunia fantasi yang penuh dengan angan-angan."
Baca juga : Alexander 23 Gandeng Jeremy Zucker dan Lauv untuk Single Cozy
Brown Eyed Baby hadir setelah dirilisnya single kolaborasi Alexander dengan dua sensasi musik pop generasi ini, Jeremy Zucker dan Lauv.
Baca juga : Tim Atlas Rilis Single Stardust
Nuansa musik yang dihadirkan pada lagu ini juga serba dinamis, memamerkan sound dan identitas dari mereka masing-masing. Dengan lirik seperti "but when you kiss me, it's so cozy, and I don't know what it means," lagu ini bercerita mengenai rasa nyaman yang hadir antara kita dan orang yang kita sukai.
Kini, Alexander 23 tengah menjalani tur American Boy in Asia Tour di beberapa kota besar di Asia termasuk Singapura, Kuala Lumpur, dan Taipei.
Alexander melakukan debut pada 2019 lewat single Dirty AF1s, yang merajai sejumlah tangga lagu streaming. Ia kemudian merilis EP 'I'm Sorry I Love You' di tahun yang sama dan menjalani tur bersama Alec Benjamin dan Omar Apollo.
Baca juga : Rouri404 Rilis Single Skin
Pada 2020, tiket tur perdananya habis terjual dan ia sukses mendapatkan sertifikasi Platinum untuk single IDK You Yet, yang telah mengumpulkan lebih dari 400 juta stream di Spotify.
Alexander mendapatkan nominasi penghargaan Grammy untuk single Good 4 U dari Olivia Rodrigo yang ia produseri.
Album perdana Alex, Aftershock, dirilis pada 2022 setelah ia menjadi musisi pembuka tur Sob Rock milik John Mayer.
Baca juga : Kofi Rilis Single Pertama di 2024, Impatient
Alex juga duduk di kursi produser eksekutif untuk album Snow Angel dari Renee Rapp yang dirilis pada musim panas 2023.
Indonesia masuk ke jajaran negara-negara di dunia yang paling sering memainkan musik Alexander.
Alexander tampil di Indonesia di gelaran festival musik We The Fest 2023 yang juga menampilkan Sabrina Carpenter, Daniel Caesar, The Kid Laroi, dan The Strokes. (Z-1)
Lagu Born in February dari WUSS merupakan narasi perlawanan terhadap stigma bahwa menjadi yang kedua berarti menjadi bayangan atau pengganti.
Sebagai pemenang Grand Prix dari 48.000 peserta, LIL LEAGUE kini memosisikan diri sebagai representasi energi segar bagi generasi baru pop Jepang.
Mark Sonnenblick, penulis lagu di balik kesuksesan film pertama K-Pop Demon Hunters, mengungkapkan bahwa tim produksi sedang mempersiapkan kelanjutan kisah para pemburu setan tersebut
Lagu Sementara atau Selamanya dari Trisouls menyentuh sisi kerentanan seseorang saat memendam kekaguman dan kegugupan yang melanda ketika ingin mengungkapkan perasaan.
Berbeda dengan dua pendahulu dari Indra Dinda, Turun Di Sini Dulu hadir dengan sentuhan aransemen musik pop alternatif.
Tajuk Typhoon diambil dari titik balik krusial dalam hidup Luke Chiang.
Lagu Born in February dari WUSS merupakan narasi perlawanan terhadap stigma bahwa menjadi yang kedua berarti menjadi bayangan atau pengganti.
Lagu Sementara atau Selamanya dari Trisouls menyentuh sisi kerentanan seseorang saat memendam kekaguman dan kegugupan yang melanda ketika ingin mengungkapkan perasaan.
Berbeda dengan dua pendahulu dari Indra Dinda, Turun Di Sini Dulu hadir dengan sentuhan aransemen musik pop alternatif.
Berbeda dengan lagu religi pada umumnya yang sarat akan pesan tersurat, Hidup Tanpa Kata justru menonjolkan kekuatan dalam kesunyian.
Bagi Cakra Khan, proyek kolaborasi dengan Chrisye ini bukan sekadar pekerjaan profesional biasa, melainkan salah satu pencapaian tertinggi dalam perjalanan kariernya.
Meski baru berusia 16 tahun, Katyana Mawira membawa bekal pendidikan vokal formal yang telah ia tekuni sejak 2015 sebagai fondasi kuat dalam berkarya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved