Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
TIGA sensasi musik pop, yaitu Alexander 23, Jeremy Zucker, dan Lauv, berkolaborasi di lagu berjudul Cozy. Nuansa musik yang serba dinamis memamerkan sound dan identitas mereka masing-masing, seraya mereka bernyanyi tentang rasa nyaman yang hadir antara kita dan orang yang kita sukai.
Single Cozy dirilis menjelang tur Asia Alexander 23, American Boy in Asia Tour, yang akan mengunjungi beberapa kota besar di Asia termasuk Tokyo, Singapura, dan Kuala Lumpur sepanjang Juni 2024.
Tentang single Cozy, Alexander 23 berbagi, "Mengerjakan lagu Cozy bersama Jeremy dan Ari adalah salah satu momen terfavoritku yang pernah aku habiskan di studio. Sudah cukup lama kami membahas tentang membuat musik bersama, bertahun-tahun tepatnya, dan saat akhirnya terjadi, hasilnya sangat magis! Kami menulis lagu ini cukup cepat, Ari kemudian tidur, sementara aku dan Jeremy merekam bagian gitarnya."
Baca juga : Lauv Rilis Single Potential
Terinspirasi dari film Step Brothers, video klip Cozy mengajak para penggemar melihat keseruan sleepover Alexander 23, Jeremy Zucker, dan Lauv.
Baca juga : Single One Bad Day Jadi Pembuka Album Baru Pamungkas
Momen-momen serba seru di video Cozy memamerkan keakraban ketiganya, seperti saat mereka saling menyisir rambut satu sama lain, berkaraoke, pillow fight, hingga berjoget seru.
Alexander 23 melakukan debut pada 2019 lewat single Dirty AF1s, yang merajai sejumlah tangga lagu streaming.
Ia kemudian merilis EP I'm Sorry I Love You di tahun yang sama dan menjalani tur bersama Alec Benjamin dan Omar Apollo.
Baca juga : AldiTama Ungkap Cinta pada Anak Perempuannya Lewat Alana (Gengam Tanganku)
Pada 2020, tiket tur perdananya habis terjual dan ia sukses mendapatkan sertifikasi Platinum untuk single IDK You Yet, yang telah mengumpulkan lebih dari 400 juta stream di Spotify.
Alexander 23 mendapatkan nominasi penghargaan Grammy untuk single Good 4 u dari Olivia Rodrigo yang ia produseri.
Album perdana Alexander 23, Aftershock, dirilis pada 2022 setelah ia menjadi musisi pembuka tur Sob Rock milik John Mayer. Alexander 23 juga duduk di kursi produser eksekutif untuk album Snow Angel dari Renee Rapp yang dirilis pada musim panas 2023.
Indonesia masuk ke jajaran negara-negara di dunia yang paling sering memainkan musik Alexander 23. Alexander 23 tampil di Indonesia di gelaran festival musik We The Fest 2023 yang juga menampilkan Sabrina Carpenter, Daniel Caesar, The Kid Laroi, dan The Strokes. (RO/Z-1)
Mengenai makna di balik lagu Roomates, Hilary Duff mengungkapkan bahwa Roommates adalah potret dari hiruk-pikuk kehidupan orang dewasa yang sering kali terasa menyesakkan.
Tak Kancani terinspirasi dari pertemuan Ndarboy Genk dengan para musisi tunanetra yang mengamen di sudut-sudut Yogyakarta.
Lagu Hati Bertali dari Bumiy hadir bukan sekadar sebagai rilisan musik biasa, melainkan sebuah ruang refleksi dan penguat jiwa bagi mereka yang tengah diuji oleh perpisahan.
Ambigu dari Eidra hadir sebagai narasi tentang emosi kegelisahan batin seseorang yang terjebak dalam penantian.
Dul Jaelani mengajak pendengar untuk menyelami cinta sebagai sebuah ruang yang penuh keindahan sekaligus kerapuhan lewat single Sebenarnya, Selamanya...
Willy Winarko mengungkapkan bahwa lagu Okay? adalah representasi dari kedewasaan emosional yang sebenarnya.
Mengenai makna di balik lagu Roomates, Hilary Duff mengungkapkan bahwa Roommates adalah potret dari hiruk-pikuk kehidupan orang dewasa yang sering kali terasa menyesakkan.
Tak Kancani terinspirasi dari pertemuan Ndarboy Genk dengan para musisi tunanetra yang mengamen di sudut-sudut Yogyakarta.
Melalui unggahan di media sosial, Harry Styles membagikan sampul album terbarunya.
Berkolaborasi dengan TransJakarta, Nidji menghadirkan instalasi interaktif bertajuk Booth Manifestasi Hati 2026 di tiga titik strategis transportasi publik ibu kota.
Lagu Hati Bertali dari Bumiy hadir bukan sekadar sebagai rilisan musik biasa, melainkan sebuah ruang refleksi dan penguat jiwa bagi mereka yang tengah diuji oleh perpisahan.
Musisi legendaris Sting dilaporkan telah membayar lebih dari setengah juta pound sterling kepada mantan rekan bandnya di The Police, Andy Summers dan Stewart Copeland.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved