Headline
Kasus kuota haji diperkirakan merugikan negara Rp622 miliar.
Kumpulan Berita DPR RI
AKTOR senior Yayu Unru meninggal dunia pada Jumat (8/12) karena serangan jantung. Yayu Unru, yang terakhir tampil dalam "The Last of Us," menghadapi dua serangan jantung sebelumnya.
Meski menjalani operasi, kesehatannya tiba-tiba menurun, meninggalkan kehilangan besar dalam perfilman Indonesia. Jenazahnya disemayamkan di Jakarta Timur.
Yayu Unru, lahir pada 4 Juni 1976, menjalani karir cemerlang sejak film "Demam Tari" pada 1985. Selain prestasi di layar, ia juga berperan dalam pelatihan akting dan memberikan kontribusi besar bagi perfilman Tanah Air.
Baca juga : Aktor Senior Yayu Unru Meninggal Dunia di Usia 61 Tahun
Berikut adalah film-film yang pernah dibintangi aktor senior Yayu Unru.
1. Demam Tari (1985)
2. Mengaku Rasul (2008)
Baca juga : Deretan Artis yang Berduka atas Kepergian Yaya Unru, Ada Dian Sastro

Poster film Mengaku Rasul (2008) Sumber: Instagram
Baca juga : Pemeran Apollo Creed di Film Rocky Tutup Usia
3. Jermal (2009)
4. Kembang Perawan (2009)
5. Sang Pemimpi (2009)
Baca juga : Meninggal di Usia 48 Tahun, Lee Sun Kyun Tinggalkan Pesan Terakhir untuk Sang Istri
6. Rindu Purnama (2011)
7. Pirate Brothers (2011)
8. Lovely Man (2011)
Baca juga : Harry Potter Beri Penghormatan pada Mendiang Michael Gambon
9. Sang Penari (2011)
10.Mursala (2013)
11. Something in The Way (2013)
Baca juga : Aktor The Wire, Lance Reddick Meninggal Dunia
12. 2014 (2014)
13. Seputih Cinta Melati (2014)
14. Tabula Rasa (2014)
Baca juga : Aktor Ade Firman Hakim Berpulang
15. Kapan Kawin? (2015)
16. Midnight Show (2016)
17. Bangkit! (2016)
Baca juga : Kiesha Alvaro Ungkap Tantangan Saat Syuting Siksa Neraka
18. Bulan Terbelah di Langit Amerika 2 (2016)
19. Headshot (2016)
20. Perfect Dream (2017)
Baca juga : Aming Belajar Bahasa Jawa untuk Film Badarawuhi di Desa Penari
21. Night Bus (2017) Marina Si Pembunuh dalam Empat Babak (2017)
22. Posesif (2017)
23. Jelita Sejuba: Mencintai Kesatria Negara (2018)
Baca juga : Marthino Lio Sanjung Karakter Kuat Glenn Fredly
24. Kafir: Bersekutu dengan Setan (2018)
25. Wiro Sableng: Pendekar Kapak Maut Naga Geni 212 (2018)
26. Something in Between (2018)
Baca juga : Masuk Nominasi Oscar untuk Aktor Terbaik, Cillian Murphy: Ini Sangat Berarti
27. A Man Called Ahok (2018)
28. Menunggu Pagi (2018)
29. Mati Anak (2019)
Baca juga : Sutradara Legendaris Hollywood Norman Jewison Tutup Usia pada Usia 97 Tahun
30. Koki-Koki Cilik 2 (2019)
31. Dilarang Menyanyi di Kamar Mandi (2019)
32. Love for Sale 2 (2019)
Baca juga : Angkat Fesyen Indonesia, Film OOTD Terinspirasi dari 'Orang Dalam'
33. Ratu Ilmu Hitam (2019)
34. 99 Nama Cinta (2019)
35. De Oost (2020)
Baca juga : Tom Cruise Bergabung dengan Warner Bros
36. Bidadari Mencari Sayap (2020)
37. A Perfect Fit (2021)
38. Kamu Tidak Sendiri (2021)
Baca juga : Steven Yeun dan Ali Wong Raih Penghargaan Golden Globes 2024
39. Akhirat: A Love Story (2021)
40. Menunggu Bunda (2021)
41. Ben & Jody (2022)
Baca juga : Deretan 55 Film dan Drama yang Dibintangi Lee Sun-kyun
41. Gara-Gara Warisan (2022)

Baca juga : Ario Bayu: Pindah ke Selandia Baru demi Fasih Bahasa Inggris
Poster film Gara-Gara Warisan. Sumber: IMDB
43. Keluarga Cemara 2 (2022)
Baca juga : Aktor Pemain Brooklyn Nine-Nine, Andre Braugher, Meninggal Dunia di Usia 61 Tahun
44. Madu Murni (2022)
45. Ivanna (2022)
46. Serial web
Baca juga : Ini Deretan Film Kiki Fatmala
47. Brata (2018 dan 2020)
48. Sarung Milik Ayah (2020)
49. Drama Ratu Drama (2022)
Baca juga : Kiki Fatmala Meninggal Dunia di Usia 56 Tahun
50. The Last of Us (2023, episode 2)
Yayu Unru meraih prestasi gemilang sebagai Pemeran Pendukung Pria Terbaik dalam Festival Film Indonesia 2014, diakui atas kontribusinya yang luar biasa dalam film Tabula Rasa. Keberhasilannya ini menegaskan kemampuan aktingnya yang memukau dan mendapat apresiasi dari dunia perfilman Indonesia.
Baca juga : Ringgo Agus Rahman Butuh Karya yang Tulus
Prestasi cemerlang Yayu Unru tidak berhenti di sana, karena dalam Festival Film Indonesia 2017, dia kembali mengukir namanya dengan memenangkan Piala Citra sebagai Pemeran Pendukung Pria Terbaik dalam film Posesif. Kepesertaannya dalam proyek-proyek sinematik ini tidak hanya memberikan warna pada cerita yang diangkat, tetapi juga mengukuhkan posisinya sebagai salah satu aktor papan atas di Tanah Air.
Puncak penghargaan bagi Yayu Unru juga diraih pada tahun 2018, di mana ia dinobatkan sebagai Aktor Pendukung Pilihan dalam Festival Film Tempo. Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk pengakuan atas aktingnya yang memukau dan berkesan dalam film Menunggu Pagi. Dengan karirnya yang gemilang, Yayu Unru tidak hanya mengukir prestasi pribadi tetapi juga memberikan kontribusi yang berarti bagi kemajuan perfilman Indonesia.
Penghargaan-penghargaan bergengsi ini tidak hanya mencerminkan bakat dan dedikasi Yayu Unru dalam seni peran, tetapi juga menunjukkan bahwa kiprahnya di dunia perfilman terus menjadi sorotan. Keberhasilan ini tidak hanya meriahkan namanya sebagai seorang aktor, tetapi juga menjadi inspirasi bagi generasi muda yang bercita-cita dalam dunia seni dan perfilman. Yayu Unru, dengan segala pencapaiannya, tetap akan dikenang sebagai salah satu tokoh penting dalam sejarah perfilman Indonesia. Semoga almarhum beristirahat dengan damai, meninggalkan kekosongan yang tak tergantikan dalam perfilman Tanah Air. (Z-4)
Aktor sekaligus produser eksekutif, Iko Uwais, menekankan pentingnya mengalihkan energi agresivitas anak muda ke ranah kreatif.
Bagi Derby Romero, terlibat dalam proyek film Ikatan Darah adalah perwujudan dari impian lama.
Meskipun dikenal dengan latar belakang komedi, keterlibatan Rahmet Ababil di film Ikatan Darah disebut-sebut akan menjadi salah satu elemen paling "menonjol".
Bagi para aktor, membintangi film aksi, seperti Ikatan Darah, bukan sekadar menghafal dialog, melainkan juga menuntut ketangkasan fisik yang mumpuni.
Charitra Chandran akan memerankan Nefertari Vivi, karakter ikonik One Piece yang diperkenalkan sebagai pemburu bayaran berambut biru dengan masa lalu rahasia.
Diperankan oleh Sarah Sechan, Tante Yuli dalam film Tunggu Aku Sukses Nanti menjadi salah satu karakter yang meninggalkan impresi kuat semenjak muncul dalam cuplikan film tersebut.
Film ini berlatar pada 2100, ketika bumi dilanda krisis air bersih yang sangat parah dan mengancam kehidupan.
Aktor sekaligus produser eksekutif, Iko Uwais, menekankan pentingnya mengalihkan energi agresivitas anak muda ke ranah kreatif.
Film Ikatan Darah yang disutradarai oleh Sidharta Tata ini dijadwalkan tayang serentak di bioskop mulai 30 April 2026.
Bagi Derby Romero, terlibat dalam proyek film Ikatan Darah adalah perwujudan dari impian lama.
Meskipun dikenal dengan latar belakang komedi, keterlibatan Rahmet Ababil di film Ikatan Darah disebut-sebut akan menjadi salah satu elemen paling "menonjol".
Setelah sebelumnya sukses mengarahkan serial Pertaruhan, Sidharta Tata menyebut film Ikatan Darah sebagai ambisi lama yang akhirnya mendapatkan momentum untuk diwujudkan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved