Headline
Tragedi Bantargebang menjadi bukti kegagalan sistemis.
Kumpulan Berita DPR RI
KEHADIRAN salah satu anggota keluarga yang cerewet dan tidak jarang kerap melontarkan pertanyaan pedas saat kumpul keluarga bukanlah hal yang asing lagi. Umumnya, pembahasan tentang pertanyaan pedas tersebut akan mencuat pada saat Lebaran nanti.
Permasalahan inilah yang menjadi premis utama dalam film Tunggu Aku Sukses Nanti, yang berfokus pada acara perkumpulan keluarga besar pada saat Hari Raya Lebaran.
Diperankan oleh Sarah Sechan, Tante Yuli dalam film Tunggu Aku Sukses Nanti menjadi salah satu karakter yang meninggalkan impresi kuat semenjak muncul dalam cuplikan film tersebut.
Tante Yuli digambarkan sebagai tante-tante yang cerewet dan tidak jarang kerap melontarkan komentar pedas kepada keponakannya, Arga.
Dalam acara konferensi pers Tunggu Aku Sukses Nanti di XXI Epicentrum, Senin (9/3), sutradara dari film ini, Naya Anindita mengaku bahwa ia melihat sosok Sarah Sechan pada karakter Tante Yuli.
“Ketika melihat script ini, saya bisa melihat Ardit sebagai pemeran yang terbaik untuk film ini dan juga Sarah Sechan-lah yang bisa membuat kita kesal, tapi juga memaklumi dan mencintai tentunya,” ungkap Naya.
Menariknya, Sarah bergabung dalam proyek film ini tanpa melalui casting.
“Mungkin Naya melihat saya sebagai pribadi yang julid, suka ngomel di Instagram, suka kepo, suka nyinyir, jadi cocok untuk memerankan Tante Yuli. Tidak perlu casting hanya perlu menjadi diri saya sendiri,” kata Sarah.
Sarah mengakui bahwa ia sangat senang memainkan peran Tante Yuli dalam film ini. Ia sendiri memaknai peran ini sebagai sosok tante yang cerewet, tetapi penyayang kepada para keponakannya.
Ia bahkan menyebut dirinya sendiri sebagai Tante Yuli di dunia nyata karena ia sering bertanya pada keponakan-keponakannya.
“Yang saya pelajari mengenai Tante Yuli, kok, seperti saya, ya? Karena saya peduli sama keponakan-keponakan saya, jadi saya sering nanya-nanya. Jadi, saya pikir, ‘wah ini sepertinya saya,’” ungkap Sarah.
Sarah juga mengaku bahwa ia sangat senang bergabung dalam film ini dan bekerja dengan para senior dan juniornya.
Tidak hanya berperan sendiri, Sarah juga ditemani oleh Ayu Laksmi yang berperan sebagai Tante Yeni dan Renita Sari sebagai Tante Yara.
Dalam beradu peran sebagai para tante di film ini, ketiganya mengaku bahwa tidak ada obrolan khusus dan memilih untuk fokus pada arahan dari Naya selaku sutradara untuk mendalami peran masing-masing.
“Tante Yuli itu memang yang paling bawel, sementara Tante Yeni yang paling bijak dan dekat dengan Ibu. Kalau aku sebagai Tante Yara sebagai bungsu, paling kaya, dan perempuan karier,” jelas Renita.
Dalam menjalankan peran sebagai para tante, ketiganya menilai bahwa mereka kompak dalam menjalankan adegan bersama.
Ayu Laksmi juga menambahkan dalam memerankan karakternya pada film ini, ia mengambil inspirasi dari salah satu tante di keluarganya sendiri.
Naya Anindita selaku sutradara dari film Tunggu Aku Sukses Nanti berharap bahwa film ini dapat disaksikan bersama dengan keluarga besar.
“Semoga bisa nonton di Lebaran dan ajak tante, om, keluarga besar. Siapapun itu yang kira-kira cocok untuk disentil, misalnya orang-orang seperti Tante Yuli, gitu,” kata Naya.
Sarah Sechan selaku Tante Yuli dalam film ini ikut menambahkan bahwa terdapat banyak Tante Yuli di tiap keluarga.
“Kalau ketemu Tante Yuli banyak-banyak istigfar,” kata Sarah.
Aksi dari Tante Yuli dan Arga yang diperankan oleh Ardit Erwandha dalam film Tunggu Aku Sukses Nanti dapat disaksikan pada tanggal 18 Maret 2026 di bioskop. (Z-1)
Trailer film Para Perasuk menampilkan dunia yang lebih luas yang berlatar di Desa Latas, sebuah desa kecil di pinggiran kota yang dikenal dengan pesta kerasukannya.
Film Tunggu Aku Sukses Nanti membawa premis yang cukup menarik dan spesifik tentang perkumpulan keluarga besar pada saat Lebaran.
Dalam film Tunggu Aku Sukses Nanti, Ardit Erwandha berhasil mendapatkan peran utama sebagai Arga, sosok anak laki-laki yang kerap dibandingkan dengan sepupu-sepupunya.
Berbeda dari tema film keluarga lainnya, Rapi Film menghadirkan Tunggu Aku Sukses Nanti yang membawa tema besar pada kumpul keluarga saat Lebaran.
Sejak kemunculannya, Nussa telah menjadi ikon animasi yang lekat dengan nilai-nilai positif bagi anak-anak.
Dalam film Tunggu Aku Sukses Nanti, Ardit Erwandha berhasil mendapatkan peran utama sebagai Arga, sosok anak laki-laki yang kerap dibandingkan dengan sepupu-sepupunya.
Pernyataan Timothee Chalamet tersebut dengan cepat memicu reaksi dari berbagai penjuru, mulai dari penyanyi opera hingga koreografer internasional.
Christine Hakim tidak kuasa menahan air mata saat membagikan pengalamannya menghidupkan sosok Ibu Wibisana dalam film adaptasi novel karya Leila S Chudori, Laut Bercerita.
Reza Rahadian mengungkapkan bahwa dalam mendalami karakter Biru Laut, ia memilih untuk tetap setia pada pondasi awal yang telah dibangun penulis.
Film Ghost in the Cell garapan sutradara Joko Anwar menjadi debut Magistus Miftah setelah ia berhasil menembus audisi yang diikuti ratusan pendaftar.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved