Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
AKTOR Supriatna Sugandhi atau yang biasa dipanggil Aming Sugandhi dalam film terbarunya Badarawuhi di Desa Penari dituntut harus memerankan tokoh yang berbahasa Jawa kuno.
"Kalau ditanya kesulitannya sulit, tapi nggak terlalu karena coaching juga menolong sekali," kata Aming dalam konferensi pers Badarawuhi di Desa Penari di Jakarta, Senin (29/1).
Ia mengatakan, pada saat awal-awal pembacaan skrip sampai proses tes kamera dan saat syuting, Aming tetap dibimbing pelatih bahasa Jawa agar pengucapannya tepat per kata maupun per huruf.
Baca juga: Ini Makna Poster Film Glenn Fredly The Movie Menurut Daniel Mananta
Saat melihat hasilnya pun Aming dan para pemeran lainnya merasa suaranya sangat berbeda di mana pada kehidupan sehari-hari ia bersuara cempreng dan cadel.
Salah satu yang membuatnya tertarik menjalani peran berbahasa Jawa di film ini adalah bisa menjadi nilai tambah pada film yang kental dengan bahasa Jawa dan juga membuatnya belajar dialek bahasa baru, karena biasanya Aming sangat kental dengan bahasa Sunda yang merupakan tanah kelahirannya.
"Saya jadi belajar hafal dialek, penekanan, intonasi dan Jawanya ada Jawa Tengah, Jawa Timur dialeknya beda-beda itu yang menurut saya jadi salah satu nilai plus buat film ini, dan tantangan yang Alhamdulillah bisa dilalui dan jadi beda," katanya.
Baca juga: Zulfa Maharani Mengaku Deg-Degan Pakai Gaun Pengantin Istri Glenn Fredly
Aming juga bangga bisa bermain di film besutan sutradara Kimo Stamboel karena bisa memberikan sentuhan film horor yang berbeda dari segi sinematografi dan cara Kimo membawa warna pada film garapannya kali ini.
Film Badarawuhi di Desa Penari direncanakan akan tayang pada libur Lebaran 2024. (Ant/Z-1)
Megan Domani mengungkapkan bahwa peran Annisa memberikan tantangan tersendiri, terutama dari sisi pendalaman karakter yang memiliki latar belakang keluarga yang kompleks.
Revalina S Temat membagikan pengalamannya menghadapi tuntutan peran yang menguras energi di film Tuhan, Benarkah Kau Mendengarku?
Bukan sekadar drama rumah tangga biasa, film Tuhan, Benarkah Kau Mendengarku? dirancang sebagai sebuah eksplorasi spiritual dan perjalanan batin seorang perempuan.
Beby mengungkap cerita dalam film Tolong Saya! (Dowajuseyo) lahir dari kejadian mistis yang ia alami saat menjalani kehidupan sebagai mahasiswa Indonesia di Korsel.
Gina S Noer memaparkan bahwa film Esok Tanpa Ibu bukan sekadar cerita tentang teknologi, melainkan sebuah eksplorasi mengenai relasi kompleks antara AI, sosok ibu, dan lingkungan hidup.
Aktris utama Dian Sastrowardoyo dilaporkan mengalami insiden jatuh dari kuda saat menjalani salah satu adegan penting saat syuting film Esok Tanpa Ibu.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved