Headline
DPR minta agar dana tanggap darurat bencana tidak dihambat birokrasi berbelit.
DPR minta agar dana tanggap darurat bencana tidak dihambat birokrasi berbelit.
Kumpulan Berita DPR RI
KAMAR Entrepreneur Indonesia (KEIND Indonesia) ikut hadir dalam Seminar Nasional bertajuk Pencegahan Korupsi dalam Tata Kelola & Pelayanan Ekspor Impor yang diselenggarakan oleh Satuan Tugas Khusus Pencegahan Korupsi Polri di Gedung Tribrata, Jakarta Selatan.
Dalam Seminar Nasional itu, delegasi KEIND Indonesia dipimpin langsung oleh Ketua Umum KEIND Indonesia Afda Rizal Armashita dan sejumlah Pengurus Pusat KEIND Indonesia, diantaranya Wakil Ketua Umum Bidang Perdagangan Nova Sumolang, Wakil Ketua Umum Bidang Hubungan Antar Lembaga Susi Rai dan Direktur Eksekutif Popi Palichan.
“Kami dari KEIND Indonesia menyambut baik diadakannya Seminar Nasional oleh Mabes Polri ini, memang sektor Ekspor Impor menjadi wilayah yang butuh banyak perbaikan dari sisi tata kelolanya. Diharapkan dari Seminar Nasional ini dapat memunculkan terobosan-terobosan agar pengelolaan ekspor impor dapat lebih baik sebagai upaya membangun perekonomian nasional yang semakin kuat” kata Afda Rizal.
Baca juga : Kejagung Jamin Bongkar Semua yang Terlibat Kasus Korupsi MBZ
Seminar Nasional yang dibuka langsung oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo itu digelar sebagai syarat meningkatkan indeks persepsi korupsi (IPK) di Indonesia yang beberapa waktu lalu telah dipublish oleh salah satu lembaga survei Transparansi Internasional.
Kapolri mengatakan, terkait hasil IPK tersebut, Polri akan melakukan perbaikan. Dengan IPK yang semakin baik, ia berharap akan mempengaruhi citra positif Indonesia di dunia perdagangan internasional.
Baca juga : LP3HI Soroti Penanganan Dugaan Korupsi PLN Batubara oleh Kejati DKI
"Tentunya merespon baik terhadap hasil dari IPK tersebut dan kita semua seluruh kementerian lembaga termasuk Polri akan melakukan perbaikan-perbaikan terhadap temuan yang ada, diantaranya ketidakdisiplinan dari oknum yang tentunya harus kita ingatkan dan kedisplinan dari pelaku usaha tentunya juga akan mendidik agar sistem yang ada di Indonesia itu betul-betul bisa mendorong pertumbuhan ekonomi” ujar Kapolri.
Dalam kesempatan yang sama, Menteri Keuangan Sri Mulyani menghargai upaya dari Polri tersebut. Dengan adanya kegiatan ini, kata dia, diharapkan ada perbaikan dari tata kelola kegiatan ekspor-impor di Indonesia.
"Saya sangat menyambut gembira dan menyambut gembira dan menghargai upaya dari kepolisian RI dan dari Satgas untuk pencegahan korupsi kepolisian di dalam melakukan pembahasan secara lebih detail sistematis," ujar Sri Mulyani. (Z-5)
Neraca perdagangan Indonesia yang tetap mencatatkan surplus sepanjang 2025 mencerminkan daya tahan sektor eksternal.
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat total nilai impor Indonesia sepanjang Januari hingga Desember 2025 mencapai US$241,86 miliar, atau meningkat 2,83% dibandingkan tahun sebelumnya.
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat neraca perdagangan barang Indonesia sepanjang Januari hingga Desember 2025 kembali mencatatkan surplus signifikan.
Fastrex hadir sebagai solusi atas sulitnya mobilisasi hasil panen di medan yang sering kali memiliki kontur tanah tidak rata.
Pemenuhan kebutuhan alutsista TNI dan Polri harus mengutamakan produksi dalam negeri, serta diperkuat oleh berbagai kebijakan turunan.
Pemerintah berjanji meninjau ulang kebijakan kuota impor daging sapi reguler pada Maret 2026, menyusul keberatan pelaku usaha swasta atas pemangkasan kuota yang dinilai terlalu drastis.
Secara konstitusional, Polri berada di bawah Presiden sebagai bagian dari cabang eksekutif.
KOMISI Kepolisian Nasional atau Kompolnas mendorong Polri untuk tidak berhenti pada penghukuman terhadap AKBP Didik Putra Kuncoro, Kapolres Bima Kota nonaktif atas dugaan kepemilikan
Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman mengingatkan adanya mantan pejabat yang diduga menjadi penumpang gelap dalam isu reformasi Polri.
PRESIDEN Prabowo Subianto meminta jajaran Kepolisian Republik Indonesia (Polri) untuk tetap tabah dalam menjalankan tugas meskipun kerap menjadi sasaran serangan serta kritik tajam.
Presiden Prabowo Subianto menegaskan pentingnya profesionalisme, persatuan, dan kedekatan dengan rakyat dalam tubuh TNI dan Polri
KSAD Jenderal Maruli Simanjuntak menyebut Presiden Prabowo menekankan evaluasi berkelanjutan dan peningkatan kinerja TNI-Polri demi rakyat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved