Headline
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Kumpulan Berita DPR RI
PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Unit Induk Distribusi Jakarta Raya menambah 227 kilo meter sirkuit (kms) kabel listrik tegangan rendah pada semester 1 2023. Dengan tambahan itu, kini panjang kabel atau jaringan tegangan rendah di ibu kota dan sekitarnya menjadi 26.228 kms.
Tidak hanya tegangan rendah, kabel tegangan menengah juga ditambah 136 kms menjadi 17.773 kms. Adapun, gardu distribusi listrik ditambah 51 unit menjadi 14.368 unit di wilayah kerja PLN UID Jakarta Raya. PLN juga akan memiliki 1 Gardu Induk 20 kilo Volt yang mulai beroperasi di semester 1 tahun 2023.
General Manager PLN Unit Induk Distribusi Jakarta Raya Doddy Pangaribuan mengungkapkan langkah penguatan tersebut dilakukan untuk mendukung Jakarta menjadi pusat bisnis selepas tidak lagi menjadi ibu kota.
Baca juga: PLN Icon Plus dan SUN Energy Dorong Adopsi PLTS Atap Wujudkan Dekarbonisasi
"PLN siap mendukung Jakarta sebagai kota bisnis dengan keandalan listrik yang tinggi. Sampai dengan Juni 2023, jumlah pelanggan PLN kategori Bisnis yaitu 307.020 dengan pemakaian listrik sebesar 6.400 Giga Watt hours (GWh). Konsumsi listrik pelanggan bisnis ini tumbuh sebesar 12,24% dibandingkan periode yang sama tahun lalu," ujar Doddy melalui keterangan tertulis, Sabtu (15/7).
Total pelanggan PLN UID Jakarta Raya pada semester 1 tahun 2023 yaitu sebesar 5,1 juta pelanggan dengan jumlah pelanggan terbesar yaitu rumah tangga sebesar 4,7 juta. Pelanggan bisnis hanya 6% dari total pelanggan PLN UID Jakarta Raya, namun konsumsi listriknya menempati peringkat ke-2 setelah konsumsi rumah tangga.
Baca juga: PLN Gandeng ACWA Power dan Pupuk Indonesia Kembangkan Hidrogen Hijau
"Salah satu indikator kemajuan bisnis di Jakarta yaitu konsumsi listriknya. Meskipun jumlah pelanggan bisnis hanya sedikit, konsumsi listriknya jadi kedua terbesar. Itu berasal dari aktivitas masyarakat di pusat perbelanjaan, hotel, restoran, transportasi publik, tempat wisata, maupun kantor-kantor bisnis lainnya," terangnya.
PLN siap mendukung kemajuan bisnis di Jakarta setelah tidak lagi menjadi ibukota negara di 2024. Masih ada 32% pasokan listrik di Jakarta yang bisa digunakan untuk pengembangan bisnis ataupun kebutuhan lain seperti kebutuhan listrik untuk pengembangan kendaraan listrik. (Z-11)
Fokus utamanya adalah penambahan kapasitas pembangkit listrik hingga 100 gigawatt, di mana 75% di antaranya ditargetkan berasal dari Energi Baru Terbarukan (EBT).
Menjelang 12 hari memasuki Bulan Suci ramadan 1457 H, kondisi warga penyintas banjir besar di Aceh Tengah masih sangat memprihatinkan.
Kondisi lingkungan yang lembap dan air yang menggenang dapat menjadi media penghantar arus listrik dari instalasi yang tidak terlindungi.
Peristiwa tragis ini terjadi saat keduanya berada di dalam rumah ketika air sungai tiba-tiba meluap dan masuk ke pemukiman dengan cepat.
Dua dari tiga korban merupakan pasangan suami istri berinisial HW, 54, dan NJ, 49.
Selain keberadaan bengkel, ketersediaan infrastruktur pengisian daya menjadi krusial.
GUBERNUR DKI Jakarta Pramono Anung dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno mengaku masih ada pekerjaan rumah (PR) yang belum selesai termasuk janji mengatasi banjir dan macet.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI mencatat ada 90 RT dan enam ruas jalan di Jakarta terendam banjir dampak tingginya intensitas hujan yang mengguyur wilayah Ibu Kota dan sekitarnya
Banjir di Jakarta Barat dipicu oleh curah hujan ekstrem serta luapan Kali Angke dan Kali Pesanggrahan.
Penundaan ini murni merupakan langkah taktis untuk menjaga stabilitas anggaran di tengah pemotongan dana transfer dari pusat.
Dalam rangka merayakan Hari Kasih Sayang, Cadbury berkolaborasi dengan Prisma Group menghadirkan activation terintegrasi melalui METALED Djakarta Theater dan Videotron Braga.
Pemprov DKI Jakarta melakukan pemasangan turap di Kali Cideng Atas untuk mengantisipasi terjadinya banjir serta longsor di bibir kali
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved