Headline

Kasus kuota haji diperkirakan merugikan negara Rp622 miliar.

Waspada Cuaca Panas Ekstrem di Jakarta, Dinkes DKI: Hati-hati Risiko Heatstroke

Mohamad Farhan Zhuhri
15/3/2026 13:37
Waspada Cuaca Panas Ekstrem di Jakarta, Dinkes DKI: Hati-hati Risiko Heatstroke
Pejalan kaki menggunakan payung untuk melindungi tubuhnya dari cuaca terik matahari di kawasan Tosari, Jakarta(MI/Usman Iskandar)

DINAS Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta meminta masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak buruk cuaca panas ekstrem yang melanda ibu kota belakangan ini. Paparan suhu tinggi tersebut berpotensi memicu gangguan kesehatan serius, mulai dari dehidrasi hingga serangan panas (heatstroke).

Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Ani Ruspitawati, menjelaskan bahwa cuaca panas ekstrem tidak hanya menyebabkan rasa tidak nyaman, tetapi juga mengancam fungsi tubuh.

“Secara umum, cuaca panas dapat memicu kekurangan cairan (dehidrasi), kelelahan (heat exhaustion), hingga heatstroke,” ujar Ani pada Minggu (15/3).

Kenali Gejala dan Kelompok Rentan

Selain dehidrasi, Ani memaparkan sejumlah keluhan kesehatan lain yang kerap muncul akibat suhu tinggi, di antaranya:

  • Pusing dan kram otot.
  • Gangguan sistem kardiovaskular dan pernapasan.
  • Iritasi kulit akibat paparan sinar matahari langsung.

Dinkes DKI mengidentifikasi beberapa kelompok masyarakat yang memiliki risiko tertinggi atau paling rentan terdampak, yaitu pekerja lapangan, anak-anak, ibu hamil, serta lanjut usia (lansia).

Tips Menghadapi Suhu Ekstrem

Untuk meminimalisir risiko, pihak Dinkes DKI membagikan sejumlah langkah antisipasi praktis bagi warga Jakarta:

  • Cukupi Cairan: Perbanyak minum air putih dan jangan menunggu hingga merasa haus.
  • Proteksi Diri: Gunakan pakaian ringan, longgar, serta gunakan topi atau payung saat beraktivitas di luar ruangan.
  • Batasi Aktivitas Berat: Hindari aktivitas fisik berlebihan di luar ruangan, terutama pada siang hari saat suhu mencapai puncaknya.
  • Atur Pola Makan: Hindari konsumsi kafein (kopi/teh) dan makanan tinggi garam karena dapat mempercepat dehidrasi.
  • Jaga Suhu Ruangan: Gunakan pendingin udara (AC) atau kipas angin untuk menghindari stres panas pada tubuh.

(P-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Akmal
Berita Lainnya