Headline
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Kumpulan Berita DPR RI
FENOMENA cuaca panas ekstrem akan kembali melanda sejumlah wilayah. Suhu yang meningkat drastis bukan hanya memicu dehidrasi, tetapi juga memaksa sistem imun bekerja lebih keras. Saat tubuh terpapar panas berlebih, stres oksidatif meningkat dan membuat kita rentan terhadap infeksi serta kelelahan kronis.
Menjaga daya tahan tubuh tetap stabil di bawah terik matahari memerlukan strategi nutrisi yang tepat. Mengutip data kesehatan dari Healthline dan berbagai pakar nutrisi, berikut adalah sembilan asupan wajib yang harus ada dalam menu harian Anda agar imunitas tidak drop.
Jeruk, lemon, dan grapefruit adalah jawara vitamin C. Nutrisi ini krusial untuk menstimulasi produksi sel darah putih yang menjadi garda terdepan melawan patogen. Di tengah cuaca panas, vitamin C juga berfungsi sebagai antioksidan kuat yang melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas yang dipicu sinar UV.
Bukan sekadar pelepas dahaga, semangka mengandung kadar air hingga 92%. Kandungan likopen di dalamnya berperan sebagai anti-inflamasi alami yang membantu tubuh meredam peradangan ringan akibat sengatan panas (heat stress).
Kiwi menawarkan paket lengkap berupa vitamin C dan vitamin E. Sinergi kedua vitamin ini memperkuat respons imun sekaligus menjaga integritas sel. Selain itu, serat dalam kiwi mendukung kesehatan mikrobiota usus, tempat di mana 70% sistem kekebalan tubuh manusia berada.
Kaya akan vitamin A dan beta-karoten, mangga membantu menjaga kesehatan lapisan mukosa tubuh. Lapisan ini, termasuk di saluran pernapasan, adalah filter pertama yang mencegah virus dan bakteri masuk ke dalam sistem tubuh kita.
Nanas mengandung bromelain, enzim unik yang memiliki sifat anti-inflamasi. Saat suhu udara ekstrem membuat tubuh merasa pegal atau tidak nyaman, bromelain membantu mempercepat pemulihan sel dan mendukung efisiensi sistem imun.
Kesehatan usus adalah kunci imunitas. Yogurt yang kaya probiotik (bakteri baik) memastikan sistem pencernaan mampu menyerap nutrisi dengan maksimal. Pastikan memilih varian low sugar atau plain agar tidak memicu lonjakan gula darah di tengah cuaca panas.
Mentimun adalah asupan rendah kalori dengan kemampuan hidrasi luar biasa. Kandungan air dan mineralnya membantu menjaga keseimbangan elektrolit tubuh yang sering terganggu akibat keringat berlebih saat cuaca terik.
Kelompok beri mengandung antosianin, jenis antioksidan yang memberikan warna cerah sekaligus melindungi tubuh dari stres lingkungan. Mengonsumsi beri saat musim panas membantu menjaga stamina tetap stabil meski beraktivitas di luar ruangan.
Banyak yang tidak menyangka bahwa paprika merah mengandung vitamin C hampir tiga kali lipat lebih banyak dibandingkan jeruk per gramnya. Selain imun, paprika merah mendukung kesehatan kulit agar tidak mudah rusak akibat paparan matahari intens.
Panas ekstrem menyebabkan stres panas yang meningkatkan produksi radikal bebas dan membuat organ tubuh bekerja lebih berat, sehingga energi untuk sistem imun berkurang.
Buah utuh lebih disarankan karena mengandung serat yang membantu penyerapan nutrisi lebih stabil dan menjaga kesehatan usus. (Healthline, Times Recipes, Second Medic/Z-10)
Cuaca ekstrem meningkatkan kadar TNF-alpha serta mengubah jumlah sel darah putih, membuat tubuh lebih rentan terhadap penyakit.
“Adanya perubahan lahan, bangunan-bangunan semakin banyak sehingga menyebabkan panas yang lebih ekstrem,”
BMKG menyebut suhu panas yang sempat melanda sebagian wilayah Indonesia mulai menurun dibandingkan pekan sebelumnya.
Pada Oktober, posisi matahari berada hampir tepat di atas Pulau Jawa dan Bali, sehingga kedua wilayah ini menerima intensitas radiasi matahari yang lebih tinggi.
BMKG memprakirakan potensi hujan sedang hingga lebat meningkat di sebagian wilayah Indonesia dalam sepekan ke depan, 21–27 Oktober 2025 meski cuaca panas masih terjadi
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved