Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
DALAM rangka mendukung realisasi pemanfaatan energi baru terbarukan (EBT) di Indonesia, SUN Energy sebagai perusahaan pengembang sistem energi surya lokal yang telah mencatatkan portofolio di kawasan Asia Pasifik dengan total kapasitas proyek sebesar 280 MWp.
Sun Energy juga telah mengelola sistem PLTS di 35 jenis industri melanjutkan komitmennya bersama dengan PLN Icon Plus, subholding Beyond kWh dari PLN Group melalui joint operation penyediaan layanan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Atap.
Kerja sama strategis ini merupakan bentuk tindak lanjut dari penandatangan nota kesepahaman (MoU) SUN Energy dengan PLN ICON Plus pada Februari 2023 lalu.
Baca juga: Kolaborasi Jadi Kunci Penting Percepat Transisi Energi di Indonesia
Pada acara Indonesia EBTKE Conex 2023 di ICE BSD, Tangerang, Banten, bersama dengan beberapa mitra pengembang lainnya, SUN Energy menandatangani kerja sama antara PLN Icon Plus.
Kerja Sama Sediakan Sistem Energi Surya
Kerja sama keduanya untuk menyediakan sistem energi surya, manajemen energi, serta pengelolaan dan perdagangan karbon.
Kolaborasi ini diharapkan dapat mendorong adopsi energi surya bagi masyarakat Indonesia guna mewujudkan Indonesia rendah emisi karbon.
Dion Jefferson, Deputy CEO SUN Energy mengungkapkan,“Para pihak telah sepakat mendorong adopsi energi surya melalui implementasi PLTS Atap di berbagai sektor sebagai akselerasi penggunaan energi baru terbarukan (EBT) di Indonesia."
Baca juga: Kucurkan Rp147,8 M, Selandia Baru Bantu Kajian Teknis Pengembangan Panas Bumi Indonesia
"Dalam hal ini, SUN Energy akan melakukan kegiatan pemasaran dan penjualan layanan PLTS Atap kepada calon pelanggan," kata Dion dalam keterangan, Jumat (14/7).
Sementara itu, PLN Icon Plus akan melakukan pemeriksaan dan pengujian sistem yang telah diinstalasi, serta pendampingan hingga koordinasi kepada pemerintah maupun PT PLN (Persero) dalam proses izin operasi instalasi PLTS Atap tersebut.
Hal ini menguatkan kolaborasi aktif antar sektor yang memperkuat pengembangan implementasi EBT di Indonesia.
Manfaatkan Energi Terbarukan di Tanah Air
“PLN Icon Plus dengan semangat transformasi sebagai subholding Beyond kWh dari PLN akan berkomitmen dalam mengakselerasi pemanfaatan energi terbarukan di Indonesia," jelasnya.
"PLN Icon Plus juga mengeksekusi rencana program kerja sama yang disepakati agar dapat meningkatkan pasokan sumber energi yang berkelanjutan di Indonesia,” ungkap Dion.
Baca juga: Pertamina Tingkatkan Kapasitas Pembangkit Listrik Bertenaga Surya 267%
Melalui kerja sama ini, SUN Energy dan PLN Icon Plus telah mengamankan proyek-proyek PLTS Atap untuk ditindaklanjuti bersama agar dapat mewujudkan komitmen mendorong proses transisi energi di Indonesia.
Di tahun 2023 ini, SUN Energy menambah pelanggan baru dari industri manufaktur elektronik, kertas, jasa transportasi, mebel, oleokimia, fragrance, FMCG, hingga pipa dengan total produksi energi listrik hingga 467.718.987 kWh.
Proyek SUN Energy Tersebar di Seluruh Pulau
Dengan portofolio proyek SUN Energy yang tersebar di seluruh pulau di Indonesia, mulai dari Sumatra, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Bali, hingga Nusa Tenggara Timur, SUN Energy menilai kolaborasi adalah kunci dari percepatan implementasi EBT.
Baca juga: Gandeng SUN Terra, ITSB Canangkan Kampus Hijau dan Terapkan PLTS
Oleh karena itu, SUN Energy berkomitmen pada nilai inklusivitas serta senantiasa membuka peluang kerja sama dengan berbagai pihak yang memiliki kesamaan visi dalam akselerasi energi baru terbarukan di Indonesia untuk menghadirkan pasokan sumber energi berkelanjutan yang rendah emisi dan berdampak signifikan terhadap program dekarbonisasi pemerintah Indonesia. (RO/S-4)
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Jepang melalui NEDO menawarkan beberapa skema kerja sama penelitian untuk menyiapkan industri di bidang energi baru dan teknologi.
Kedua perguruan tinggi menargetkan kontribusi lebih besar menciptakan pendidikan berkualitas bagi industri dan masyarakat.
Inisiatif ini menyoroti pentingnya hubungan budaya dalam kemitraan yang berkelanjutan antara Australia dan Indonesia.
Kemitraan strategis ini menegaskan posisi Todak Academy sebagai salah satu pemimpin regional dalam pengembangan talenta digital masa depan di kawasan ASEAN.
Kerja sama tersebut menjadi tonggak penting penerapan sanksi sosial sebagai alternatif hukuman pidana,
Pertemuan ini menjadi tonggak awal terbentuknya Kerja Sama Regional Bali, NTB, dan NTT.
INDUSTRI panas bumi memiliki prospek baik dalam mendukung pencapaian target pemerintah dalam memperluas kapasitas pembangkit listrik energi baru dan terbarukan (EBT).
Pemerintah terus memperkuat arah kebijakan energi nasional dengan mempercepat pengembangan Energi Baru Terbarukan (EBT). Langkah ini untuk memperkuat ketahanan energi nasional.
Langkah pemerintah dalam memperluas pemanfaatan EBT sudah berada di jalur yang tepat.
Indonesia Solar Summit (ISS) 2025 mengambil tema Solarizing Indonesia: Powering Equity, Economy, and Climate Action.
Instalasi panel surya merupakan lanjutan dari proyek serupa di kantor pusat Mowilex di Jakarta pada 2022 lalu.
PRESIDEN Prabowo Subianto meresmikan sebanyak 55 pembangkit listrik Energi Baru Terbarukan (EBT) yang tersebar di 15 provinsi, termasuk milik Medco.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved