Headline

Pemerintah utamakan menjaga kualitas pendidikan.

Langkah Tepat Pembatalan Belajar Daring

26/3/2026 05:00

DI tengah langkah penghematan energi sebagai antisipasi terhadap gejolak global, pemerintah memastikan untuk tidak memberlakukan pembelajaran daring bagi para siswa. Pemerintah hanya akan menerapkan work from home (WFH) dalam beberapa hari setiap pekan bagi pekerja.

Ketidakpastian global dan krisis energi sempat diwacanakan juga akan menjangkau kehidupan sekolah. Bila pekerja menerapkan WFH, pelajar diwacanakan kembali menerapkan pembelajaran jarak jauh (PJJ).

Akan tetapi, rencana itu dibatalkan. Kita apresiasi pembatalan tersebut. Kini, pelajar harus tetap bersekolah secara fisik. Keputusan itu sangat tepat karena kehadiran siswa di sekolah adalah upaya menghadang degradasi kualitas pendidikan.

Kehadiran dan aktivitas di sekolah sejatinya bukan sekadar transfer ilmu, melainkan ekosistem sosial. Mengembalikan proses belajar ke layar gawai sama saja menjerumuskan anak. Di ruang kelas, interaksi mata ke mata antara guru dan murid bisa melahirkan inspirasi. Sebaliknya di layar gawai, sering kali hanya menelurkan rasa bosan.

Sebagaimana diistilahkan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti, bangsa Indonesia mengalami learning loss yang cukup serius akibat kekosongan pembelajaran atau pembelajaran daring yang dilakukan selama masa pandemi covid-19.

Learning loss bukan soal hilangnya jam belajar semata, melainkan juga hilangnya interaksi manusiawi yang membentuk karakter, disiplin, dan kemampuan sosial. Ditambah lagi, persoalan ketimpangan akses teknologi di berbagai daerah hingga menurunnya efektivitas penyampaian materi.

Presiden Prabowo Subianto berkali-kali menegaskan komitmen untuk meningkatkan kualitas anak Indonesia. Semua itu termanifestasi dalam sejumlah program, seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), Sekolah Rakyat, hingga Cek Kesehatan Gratis.

Bangsa Indonesia memang harus bersiap melaksanakan efisiensi energi menyusul krisis di Timur Tengah. Akan tetapi, penghematan tidak boleh mengalahkan urgensi pencegahan learning loss. Penurunan kemampuan literasi dan numerasi menjadi ancaman bagi daya saing bangsa.

Karena itu, pembuatan kebijakan yang menyuburkan learning loss sejatinya sama saja dengan merusak masa depan bangsa. Maka, langkah tegas pemerintah tetap memberlakukan pembelajaran di sekolah tentunya sangat-sangat layak diapresiasi.

Akan tetapi, kebijakan itu tentunya bukan langkah akhir. Pelaksanaan pembelajaran di sekolah hanyalah langkah awal dalam optimalisasi proses belajar dan mengajar. Jangan lagi ada metode pembelajaran yang sekadar menggugurkan kewajiban. Guru pun bukan cuma petugas kurikulum. Sekolah harus menjadi pusat kreativitas yang membuat siswa betah tanpa terpaku pada layar gawai.

Dunia pendidikan juga harus menyelaraskan diri dengan kondisi krisis energi global. Sekolah mesti menjaga hak anak untuk mendapat pendidikan berkualitas dan inklusif di satu sisi, dengan menjalankan prinsip hemat energi di sisi lain.

Optimalisasi belajar di sekolah adalah keniscayaan. Di tengah dunia yang penuh dengan ketidakpastian saat ini, biarkan dunia pendidikan tetap memberikan secercah cahaya untuk masa depan.



Berita Lainnya
  • Penghematan Tepat Sektor

    25/3/2026 05:00

    BERHEMAT adalah hal mutlak dalam menghadapi krisis global saat ini. Berhemat, khususnya BBM, merupakan adaptasi pertama dan minimal ketika Selat Hormuz belum juga aman.

  • Jalan Abu-Abu Status Tahanan Rumah

    24/3/2026 05:00

    PEMBERANTASAN korupsi di Indonesia kembali diuji. Di tengah persepsi publik bahwa praktik korupsi kian mengakar, langkah penegakan hukum justru dinilai melemah.

  • Privilese di KPK

    23/3/2026 05:00

    Mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, atau yang akrab disapa Gus Yaqut, dilaporkan mendapatkan status tahanan rumah.

  • Memancarkan Takwa ke Sesama Manusia

    21/3/2026 05:00

    RAMADAN telah berlalu dan kini seluruh umat Islam di dunia merayakan Hari Raya Idul Fitri.

  • Peradilan Koneksitas untuk Penyiram Air Keras

    20/3/2026 05:00

    PENGUNGKAPAN identitas terduga pelaku penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras) Andrie Yunus menjadi angin segar. 

  • Ujian Pengendalian Diri

    19/3/2026 05:10

    Ramadan dengan puasanya dan Nyepi dengan catur brata penyepiannya adalah dua jalan berbeda yang sama-sama menuju pada penguatan sikap pengendalian diri.

  • Kematangan Toleransi

    18/3/2026 05:00

    DALAM minggu ini, ada dua momentum besar ujian kematangan toleransi bangsa kita, yaitu Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri 1447 Hijriah.

  • Korupsi tak Kunjung Henti

    17/3/2026 05:00

    TAK salah kiranya jika Transparency International menempatkan Indonesia di level rendah dalam pemberantasan korupsi sepanjang 2025.

  • Ujian HAM dan Demokrasi untuk Negara

    16/3/2026 05:00

    Peristiwa itu merupakan ancaman serius terhadap demokrasi dan perlindungan hak asasi manusia (HAM) di Indone

  • Antisipasi Tepat, Mudik Selamat

    14/3/2026 05:00

    GELOMBANG mudik Lebaran selalu menjadi ujian besar bagi kapasitas negara dalam mengelola mobilitas manusia berskala besar.

  • Merawat Optimisme Publik lewat Mudik

    13/3/2026 05:00

    BAGAIMANAPUN dampak situasi global saat ini, pemerintah harus bisa memastikan mudik Lebaran berlangsung aman dan lancar.

  • Negara Hadir untuk Menenangkan

    12/3/2026 05:00

    PEMERINTAH sejatinya lahir untuk melindungi, memberi kepastian, dan mewujudkan kesejahteraan bagi rakyatnya.

  • Napas Panjang Antisipasi Perang

    11/3/2026 05:00

    Stok BBM untuk 21 hari yang selama ini disebut sebagai standar buffer operasional semestinya tidak dipandang sebagai zona aman.

  • Menajamkan Sistem Pengawasan

    10/3/2026 05:00

    LAILA Fathiah, dengan nama panggung Fadia Arafiq, menjadi kepala daerah kedelapan hasil pilkada serentak pada 2024 lalu yang ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

  • Menjaga Tunas Bangsa

    09/3/2026 05:00

    NEGARA akhirnya menunjukkan taringnya di jagat digital yang kian sulit dikendalikan.

  • Cegah Panik Amankan Mudik

    07/3/2026 05:00

    TEPAT sepekan lalu, negara superpower Amerika Serikat (AS) bersama sekondannya, Israel, membombardir Iran.