Headline

Pemudik diminta manfaatkan kebijakan WFA.

Penghematan Tepat Sektor

25/3/2026 05:00

BERHEMAT adalah hal mutlak dalam menghadapi krisis global saat ini. Berhemat, khususnya BBM, merupakan adaptasi pertama dan minimal ketika Selat Hormuz belum juga aman.

Langkah penghematan BBM jelas tidak hanya satu, dan masing-masing memiliki plus-minusnya. Termasuk rencana berhemat yang dimulai dengan gerakan bekerja dari rumah (work form home) atau WFH. Langkah tersebut merupakan pilihan paling logis yang bisa dilakukan oleh pemerintah.

Kita telah memiliki pengalaman itu di saat pandemi covid-19. Nyatanya, langkah tersebut berhasil menghemat BBM dan menyelamatkan negeri ini dari krisis yang lebih dalam.

Akan tetapi, WFH saat itu memang jauh berbeda dengan rencana pemerintah sekarang. Inilah yang menjadi pertanyaan besar. WFH saat pandemi sudah mampu menurunkan konsumsi BBM hingga 8% dalam dua pekan pertama.

Namun, keberhasilan itu tercapai karena penerapan penuh, alias tanpa jeda hari. Adapun rencana pemerintah saat ini ialah WFH sehari sepekan dan diberlakukan bagi ASN.

Dengan skala yang jauh lebih kecil, maka tekad proyeksi penghematan pemerintah mencapai 20% atau sekitar 136 juta liter per bulan (20 hari kerja) memang penuh tantangan. Padahal, saat pandemi covid-19, penghematan per bulan hanya mencapai 83,6 juta liter.

Di sisi lain, konsumsi elpiji rumah tangga saat pandemi naik. Dengan kata lain, kebijakan WFH pada dasarnya belum berarti menghasilkan penghematan energi fosil impor dalam skala besar.

Oleh karena itu, pemerintah harus menghitung lagi plus-minus rencana WFH minimalis tersebut. Jangan sampai penghematan energi tidak setimpal, atau bahkan justru tidak maksimal, jika dihitung dengan pengeluaran sumber daya lainnya akibat perubahan pola kerja yang hanya di ujung pekan.

Lebih dari itu, jangan sampai kebijakan WFH minimalis ini malah membuat hadangan baru birokrasi dan kinerja sektor pemerintahan. Ini tidak boleh terjadi karena juga akan merugikan pertumbuhan ekonomi.

Di samping itu, pemerintah mesti menggenjot kebijakan penghematan energi fosil yang lebih nyata dan andal untuk jangka panjang. Yang paling utama ialah konversi bahan bakar fosil ke energi terbarukan mutlak diterapkan lebih serius lagi. Potensi besar energi surya di Indonesia, misalnya, sudah lama dihitung jauh lebih besar daripada kapasitas energi terbarukan lainnya.

Cara lain yang lebih cepat direalisasikan ialah penghematan BBM dengan semakin menggejot transportasi publik. Ini bukan hanya armada, melainkan juga sistem terintegrasi, baik jalur maupun moda transportasinya.

Namun, kita memahami bahwa berbagai langkah penghematan BBM itu bisa jadi tidak cukup untuk mengantisipasi tekanan APBN akibat konflik geopolitik global. Kita meminta agar upaya-upaya mengurangi defisit APBN tidak boleh mengganggu sektor krusial, seperti kesehatan.

Pemerintah harus ingat, perubahan desil BPJS pada awal tahun ini saja sudah membuat 11 juta orang dikeluarkan dari penerima bantuan iuran. Padahal, banyak dari mereka yang masuk golongan kurang mampu.

Tuntutan penghematan harus juga dimaknai Presiden Prabowo dengan pengawasan lebih ketat terhadap program-program lain.

Kita pun mendesak agar penghematan dilakukan seluruh pemerintah daerah. Segala bentuk pemborosan anggaran, termasuk bermewah-mewah dalam fasilitas dan kegiatan dinas, harus dihentikan. Pemda seharusnya sadar bahwa mereka sebenarnya adalah garda terdepan dalam menjaga stabilitas di daerah masing-masing di tengah tekanan ekonomi ini.

 



Berita Lainnya
  • Jalan Abu-Abu Status Tahanan Rumah

    24/3/2026 05:00

    PEMBERANTASAN korupsi di Indonesia kembali diuji. Di tengah persepsi publik bahwa praktik korupsi kian mengakar, langkah penegakan hukum justru dinilai melemah.

  • Privilese di KPK

    23/3/2026 05:00

    Mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, atau yang akrab disapa Gus Yaqut, dilaporkan mendapatkan status tahanan rumah.

  • Memancarkan Takwa ke Sesama Manusia

    21/3/2026 05:00

    RAMADAN telah berlalu dan kini seluruh umat Islam di dunia merayakan Hari Raya Idul Fitri.

  • Peradilan Koneksitas untuk Penyiram Air Keras

    20/3/2026 05:00

    PENGUNGKAPAN identitas terduga pelaku penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras) Andrie Yunus menjadi angin segar. 

  • Ujian Pengendalian Diri

    19/3/2026 05:10

    Ramadan dengan puasanya dan Nyepi dengan catur brata penyepiannya adalah dua jalan berbeda yang sama-sama menuju pada penguatan sikap pengendalian diri.

  • Kematangan Toleransi

    18/3/2026 05:00

    DALAM minggu ini, ada dua momentum besar ujian kematangan toleransi bangsa kita, yaitu Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri 1447 Hijriah.

  • Korupsi tak Kunjung Henti

    17/3/2026 05:00

    TAK salah kiranya jika Transparency International menempatkan Indonesia di level rendah dalam pemberantasan korupsi sepanjang 2025.

  • Ujian HAM dan Demokrasi untuk Negara

    16/3/2026 05:00

    Peristiwa itu merupakan ancaman serius terhadap demokrasi dan perlindungan hak asasi manusia (HAM) di Indone

  • Antisipasi Tepat, Mudik Selamat

    14/3/2026 05:00

    GELOMBANG mudik Lebaran selalu menjadi ujian besar bagi kapasitas negara dalam mengelola mobilitas manusia berskala besar.

  • Merawat Optimisme Publik lewat Mudik

    13/3/2026 05:00

    BAGAIMANAPUN dampak situasi global saat ini, pemerintah harus bisa memastikan mudik Lebaran berlangsung aman dan lancar.

  • Negara Hadir untuk Menenangkan

    12/3/2026 05:00

    PEMERINTAH sejatinya lahir untuk melindungi, memberi kepastian, dan mewujudkan kesejahteraan bagi rakyatnya.

  • Napas Panjang Antisipasi Perang

    11/3/2026 05:00

    Stok BBM untuk 21 hari yang selama ini disebut sebagai standar buffer operasional semestinya tidak dipandang sebagai zona aman.

  • Menajamkan Sistem Pengawasan

    10/3/2026 05:00

    LAILA Fathiah, dengan nama panggung Fadia Arafiq, menjadi kepala daerah kedelapan hasil pilkada serentak pada 2024 lalu yang ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

  • Menjaga Tunas Bangsa

    09/3/2026 05:00

    NEGARA akhirnya menunjukkan taringnya di jagat digital yang kian sulit dikendalikan.

  • Cegah Panik Amankan Mudik

    07/3/2026 05:00

    TEPAT sepekan lalu, negara superpower Amerika Serikat (AS) bersama sekondannya, Israel, membombardir Iran.

  • Sanksi Korupsi yang Menjerakan

    06/3/2026 05:00

    PENANGKAPAN Bupati Pekalongan Fadia Arafiq oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menegaskan satu hal, bahwa praktik korupsi di daerah bukanlah peristiwa tunggal