Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
PELEMAHAN nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat dalam beberapa bulan terakhir bukan sekadar fenomena singkat. Data menunjukkan tren negatif, yakni rupiah sempat menyentuh level Rp16.997 per dolar AS, sebuah titik yang menjadi rekor terendah dalam sejarah.
Pelemahan ini tercatat hampir 2% hanya dalam satu bulan, mengikuti tekanan yang sudah berlangsung sepanjang 2025 dengan penurunan sekitar 3,5%. Di pasar domestik, volatilitas rupiah juga jelas terlihat sepanjang 2025.
Pelemahan rupiah terjadi dipengaruhi oleh kombinasi faktor global dan domestik. Kondisi tersebut dipicu aliran keluar modal asing akibat meningkatnya ketidakpastian pasar keuangan global. Menurut data Bank Indonesia (BI), selama 19 hari tahun 2026 ini, terjadi net outflow US$1,6 miliar.
Faktor domestik, yakni persepsi pasar terhadap kondisi fiskal, dan juga proses pencalonan Deputi Gubernur BI, turut andil membuat penunurunan nilai tukar rupiah berlanjut.
Defisit anggaran menjadi salah satu titik krusial. Ketika belanja negara membengkak, sementara penerimaan tidak tumbuh sepadan, pembiayaan utang menjadi jalan yang tak terelakkan.
Dalam situasi global yang ditandai suku bunga tinggi, ketergantungan pada pembiayaan utang, terutama yang berbasis valuta asing, akan meningkatkan kerentanan nilai tukar. Rupiah pun menjadi lebih mudah terombang-ambing oleh sentimen global.
Selain itu, konsistensi kebijakan makroekonomi juga patut mendapat sorotan. Pasar tidak hanya membaca angka, tetapi juga arah dan kredibilitas kebijakan. Ketika kebijakan fiskal dan moneter tidak berjalan selaras, atau ketika sinyal yang dikirim pemerintah berubah-ubah, kepercayaan investor dapat terkikis.
Dalam kondisi demikian, tekanan terhadap rupiah bisa datang bukan lantaran data ekonomi yang buruk, melainkan karena persepsi ketidakpastian.
Ditambah lagi soal isu independensi bank sentral yang tak bisa dipandang remeh. Bank sentral yang dipersepsikan tidak sepenuhnya independen akan kesulitan menjaga kredibilitas kebijakan moneter.
Ramainya pemberitaan proses pencalonan Deputi Gubernur BI yang menjadikan Wakil Menteri Keuangan Thomas Djiwandono sebagai kandidat juga memengaruhi tertekannya nilai tukar rupiah.
Pasar membutuhkan keyakinan bahwa kebijakan suku bunga, intervensi pasar, dan pengelolaan likuiditas semata-mata didasarkan pada stabilitas ekonomi, bukan pada kepentingan jangka pendek. Sekecil apa pun keraguan terhadap independensi ini, dampaknya bisa tecermin langsung pada pelemahan nilai tukar.
Pemerintah dan bank sentral tidak boleh menutup mata terhadap faktor-faktor domestik yang turut menentukan daya tahan rupiah itu. Dalam situasi global yang rapuh, fondasi ekonomi dalam negeri justru menjadi penentu utama apakah tekanan eksternal akan berdampak sementara atau berkembang menjadi risiko yang lebih serius.
Sinkronisasi antara kebijakan fiskal dan moneter menjadi krusial agar respons terhadap tekanan eksternal tidak saling meniadakan. Langkah-langkah stimulus yang terlalu agresif, tanpa mempertimbangkan stabilitas nilai tukar dan inflasi, justru berpotensi memperbesar volatilitas. Stabilitas makro bukan sekadar jargon, melainkan prasyarat bagi kepercayaan pasar.
Tak kalah penting, isu independensi bank sentral harus dijaga secara konsisten, tidak hanya pada teks regulasi, tetapi juga dalam praktik dan persepsi publik. Bank sentral yang dipersepsikan berada di bawah tekanan kepentingan jangka pendek, terutama kepentingan fiskal, akan kehilangan kredibilitas. Padahal, kepercayaan terhadap otoritas moneter merupakan salah satu benteng utama dalam menjaga stabilitas nilai tukar di tengah guncangan global.
Pelemahan rupiah seharusnya menjadi momentum refleksi, bukan reaksi defensif. Pemerintah dan Bank Indonesia perlu menunjukkan kewaspadaan, koordinasi yang solid, serta komitmen pada prinsip-prinsip tata kelola ekonomi yang sehat. Mengabaikan faktor internal sama artinya dengan membiarkan risiko menumpuk di bawah permukaan.
Stabilitas rupiah bukan tujuan semata, melainkan cerminan dari kepercayaan terhadap arah kebijakan ekonomi nasional. Di tengah dunia yang kian tidak pasti, kewaspadaan dan konsistensi kebijakan adalah harga yang tak bisa ditawar.
PEMBAHASAN revisi Undang-Undang Pemilu kembali menghadirkan satu isu strategis, yakni ambang batas parlemen.
RUANG digital yang semula digadang-gadang sebagai wahana belajar dan berkreasi bagi generasi muda kini berubah menjadi medan yang semakin berbahaya bagi anak-anak.
FANDI Ramadhan adalah potret dari petaka yang disebabkan oleh narkoba.
Para awardee ini dibiayai miliaran rupiah untuk mendapatkan kemewahan bersekolah ke luar negeri agar mereka pulang sebagai agen perubahan yang ikut membereskan ketidakidealan tersebut.
DUNIA sedang menyaksikan titik balik luar biasa dalam lanskap perdagangan internasional.
Pemerintah perlu memastikan harmonisasi regulasi, mempercepat layanan perizinan, serta memperkuat lembaga pengawas mutu agar tidak terjadi kasus penolakan produk di pelabuhan tujuan.
IRAN menutup sementara Selat Hormuz di tengah meningkatnya ketegangan dengan negara adidaya Amerika Serikat.
SEPERTI pada 2022 dan 2024, juga pada banyak tahun sebelumnya, perbedaan jatuhnya 1 Ramadan kembali terjadi di Indonesia dan sejumlah negara lain.
KENAIKAN harga bahan pokok menjelang Ramadan kembali terulang. Polanya nyaris seragam dari tahun ke tahun.
SUDAH lebih dari dumedia a dekade, Hari Raya Imlek berdiri tegak sebagai simbol kematangan Republik dalam merawat keberagaman.
BADAN Pusat Statistik (BPS), awal Februari lalu, baru saja merilis angka pertumbuhan ekonomi yang dapat dicapai Indonesia sepanjang 2025, yakni 5,11% secara tahunan.
DI antara puing-puing yang perlahan berganti struktur permanen, tersimpan doa ribuan warga terdampak bencana di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.
SWASEMBADA pangan dan energi, itu dua janji Prabowo Subianto saat membacakan pidato pelantikannya sebagai presiden pada 2024 lalu.
INGGINYA tingkat kepuasan masyarakat merupakan hal yang diidam-idamkan pemimpin.
LONJAKAN harga emas dunia seharusnya menjadi kabar baik bagi Indonesia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved