Headline

Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.

Tentukan Upah secara Adil dan Terbuka

16/10/2025 05:00

BULAN November hampir selalu menjadi bulan yang ditunggu-tunggu oleh pengusaha dan pekerja dalam beberapa tahun terakhir. Semua menanti pengumuman pemerintah soal besaran upah minimum di tahun depan, apakah tetap atau naik sesuai harapan para pekerja, atau malah justru turun.

Apalagi, pemerintah berencana mengumumkan besaran upah itu paling lambat pada 21 November 2025 untuk upah minimum provinsi (UMP) dan 30 November 2025 untuk upah minimum kabupaten/kota (UMK). Dalam situasi perekonomian yang belum sepenuhnya menggembirakan, menunggu pengumuman upah tidak hanya membuat pekerja yang harap-harap cemas. Pengusaha juga sangat mencermati dan menunggu penetapan upah itu.

Situasi perekonomian tengah menghadapi banyak tantangan. Di industri manufaktur, Indonesia baru saja kembali ke zona ekspansi pada Agustus 2025 setelah selama lima bulan beruntun kontraksi. Selama lima bulan itu, perusahaan manufaktur banyak yang terpaksa menyelaraskan bisnis dengan melakukan efisiensi.

Efisiensi pun menyasar para pekerja, mulai dari penghapusan tunjangan hingga pengurangan jam kerja karyawan. Segala jurus dilakukan agar nadi perusahaan masih bisa berdenyut di tengah turunnya permintaan global, apalagi domestik.

Kembang kempisnya operasional perusahaan juga berdampak pada pekerja sepanjang tahun ini. Penaikan upah minimum 6,5% pada 2025 membuat buruh juga mesti mencari akal dalam menyesuaikan kebutuhan hidup sehari-hari.

Di Yogyakarta, misalnya. Dengan UMP Rp2,1 juta pada 2024, upah para pekerja tahun ini hanya naik Rp138 ribu menjadi Rp2,2 juta. Tambahan Rp138 ribu tiap bulan itu harus diakali para pekerja untuk menutupi segala kebutuhan, mulai dari urusan dapur hingga biaya sekolah anak.

Alhasil, daya beli masyarakat masih terus tertekan sepanjang tahun ini. ‘Makan tabungan’ tidak hanya menjadi fenomena di masyarakat bawah, tapi juga di kelas menengah alias kelompok kerja.

Badan Pusat Statistik (BPS) menyajikan data, jumlah kelas menengah bahkan sudah turun drastis dalam lima tahun terakhir. Jumlah penduduk kelas menengah di Indonesia berkurang dari 21,5% pada 2019 menjadi 17,1% pada 2024. Itu berarti sekitar 10 juta penduduk turun kelas menjadi masyarakat menuju kelas menengah.

Angin segar buat buruh sejatinya sudah datang dari Mahkamah Konstitusi (MK) pada Oktober 2024. Putusan final dan mengikat MK menyatakan klaster ketenagakerjaan harus dikeluarkan dari Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 tentang Cipta Kerja. Artinya, aturan perburuhan harus kembali mengacu ke UU No 13/2003 tentang Ketenagakerjaan.

Dalam putusannya, MK menganulir ketentuan tentang penghitungan upah minimum. Penghitungan upah tidak boleh lagi menggunakan formula yang diatur di UU Cipta Kerja, yakni menggunakan 'indeks tertentu' yang menggambarkan kontribusi tenaga kerja terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.

MK memerintahkan agar pembuat undang-undang membuat aturan penghitungan upah minimum yang mengacu pada prinsip terpenuhinya kebutuhan hidup yang layak bagi pekerja.

Pemerintah semestinya mengacu pada standar hidup layak yang diterbitkan BPS, yang mencakup makanan, minuman, pakaian, papan (perumahan), kesehatan, pendidikan, transportasi, dan lainnya. Di tengah situasi ekonomi yang masih kembang kempis seperti saat ini, pelaku usaha dan pekerja perlu duduk bareng untuk bersama-sama menentukan besaran upah minimum 2026.

Pemerintah harus hadir sebagai mediator yang adil, baik bagi pekerja maupun pengusaha. Kedua pihak, pekerja dan pengusaha, harus sama-sama bersikap terbuka, tanpa perlu mengembangkan sikap saling curiga.

Tentu ada tawar-menawar dalam diskusi. Namun, prinsip utama yang harus dipegang kedua pihak ialah ekonomi harus terus berputar, jangan sampai mematikan usaha karena penaikan upah, tapi juga tidak boleh menginjak pekerja dengan upah yang teramat rendah. Sikap saling percaya, saling terbuka, dan saling empati itu akan jadi modal penting bagi negeri ini untuk membawa kebaikan hari ini dan hari depan.

 



Berita Lainnya
  • Peradilan Koneksitas untuk Penyiram Air Keras

    20/3/2026 05:00

    PENGUNGKAPAN identitas terduga pelaku penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras) Andrie Yunus menjadi angin segar. 

  • Ujian Pengendalian Diri

    19/3/2026 05:10

    Ramadan dengan puasanya dan Nyepi dengan catur brata penyepiannya adalah dua jalan berbeda yang sama-sama menuju pada penguatan sikap pengendalian diri.

  • Kematangan Toleransi

    18/3/2026 05:00

    DALAM minggu ini, ada dua momentum besar ujian kematangan toleransi bangsa kita, yaitu Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri 1447 Hijriah.

  • Korupsi tak Kunjung Henti

    17/3/2026 05:00

    TAK salah kiranya jika Transparency International menempatkan Indonesia di level rendah dalam pemberantasan korupsi sepanjang 2025.

  • Ujian HAM dan Demokrasi untuk Negara

    16/3/2026 05:00

    Peristiwa itu merupakan ancaman serius terhadap demokrasi dan perlindungan hak asasi manusia (HAM) di Indone

  • Antisipasi Tepat, Mudik Selamat

    14/3/2026 05:00

    GELOMBANG mudik Lebaran selalu menjadi ujian besar bagi kapasitas negara dalam mengelola mobilitas manusia berskala besar.

  • Merawat Optimisme Publik lewat Mudik

    13/3/2026 05:00

    BAGAIMANAPUN dampak situasi global saat ini, pemerintah harus bisa memastikan mudik Lebaran berlangsung aman dan lancar.

  • Negara Hadir untuk Menenangkan

    12/3/2026 05:00

    PEMERINTAH sejatinya lahir untuk melindungi, memberi kepastian, dan mewujudkan kesejahteraan bagi rakyatnya.

  • Napas Panjang Antisipasi Perang

    11/3/2026 05:00

    Stok BBM untuk 21 hari yang selama ini disebut sebagai standar buffer operasional semestinya tidak dipandang sebagai zona aman.

  • Menajamkan Sistem Pengawasan

    10/3/2026 05:00

    LAILA Fathiah, dengan nama panggung Fadia Arafiq, menjadi kepala daerah kedelapan hasil pilkada serentak pada 2024 lalu yang ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

  • Menjaga Tunas Bangsa

    09/3/2026 05:00

    NEGARA akhirnya menunjukkan taringnya di jagat digital yang kian sulit dikendalikan.

  • Cegah Panik Amankan Mudik

    07/3/2026 05:00

    TEPAT sepekan lalu, negara superpower Amerika Serikat (AS) bersama sekondannya, Israel, membombardir Iran.

  • Sanksi Korupsi yang Menjerakan

    06/3/2026 05:00

    PENANGKAPAN Bupati Pekalongan Fadia Arafiq oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menegaskan satu hal, bahwa praktik korupsi di daerah bukanlah peristiwa tunggal

  • Rapatkan Barisan Hadapi Guncangan

    05/3/2026 05:00

    DUNIA kembali berdiri di tepi pusaran krisis. Ketidakpastian global menjelma menjadi badai yang sulit diprediksi arahnya.

  • Menyiasati Krisis Energi

    04/3/2026 05:00

    PERANG di Timur Tengah telah berlangsung selama lebih dari tiga hari. Dampaknya mulai dirasakan oleh berbagai negara di dunia, termasuk Indonesia.

  • Mobil Mewah bukan Penentu Muruah

    03/3/2026 05:00

    SETELAH menjadi polemik, Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud akhirnya mengembalikan mobil dinas mewah seharga Rp8,5 miliar ke kas daerah.

Opini
Kolom Pakar
BenihBaik