Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
PEREKONOMIAN Indonesia akhir-akhir ini seperti mendapatkan energi baru. Energi itu menyeruak dengan kehadiran Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. Tidak lama setelah dilantik menjadi menkeu menggantikan Sri Mulyani, Purbaya menggebrak dengan mengalihkan Rp200 triliun dana saldo anggaran lebih (SAL) APBN dari Bank Indonesia (BI) ke bank-bank milik negara alias Himbara.
Purbaya memang sempat keseleo lidah saat baru saja ditunjuk Presiden Prabowo masuk Kabinet Merah Putih, 9 September lalu. Ketika itu, ia mengatakan tuntutan rakyat 17+8 yang menggema di tengah demonstrasi besar-besaran hanya suara sebagian kecil rakyat. Purbaya menyebut mereka mungkin merasa terganggu dan hidupnya masih kurang.
Setelah meminta maaf, mantan Ketua Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) itu nyatanya tidak mengubah gayanya, tetap ceplas-ceplos. Hanya, berikutnya yang menjadi sasaran bukan rakyat, melainkan yang terkait dengan kerja pemerintah itu sendiri.
Purbaya bergeming saat digeruduk sejumlah gubernur yang meminta agar pemerintah pusat tidak memangkas dana transfer ke daerah. Dengan tegas, Purbaya menyuruh daerah memperbaiki serapan anggaran seraya membeberkan besarnya dana daerah yang lamban dimanfaatkan untuk pembangunan. Dalam catatan Kementerian Keuangan, per akhir Agustus, dana pemda yang mengendap di perbankan mencapai Rp233,1 triliun.
Menjawab Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan, Purbaya berani menyatakan akan mengalihkan anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG) jika serapannya terus rendah. Dengan alokasi Rp71 triliun di 2025, sampai dengan 8 September realisasinya baru 18,3%. Hingga akhir September, anggaran MBG juga baru terserap 29%.
Badan Gizi Nasional (BGN) yang merupakan pengampu program MBG mencatatkan serapan anggaran paling rendah di antara seluruh kementerian/lembaga. BGN baru memakai 16,9% dari total alokasi anggaran sebesar Rp116,6 triliun.
Tugas Menkeu tidak bisa lepas dari kedisiplinan fiskal dan mendorong efisiensi anggaran. Serapan anggaran yang rendah sering kali akibat pemanfaatan yang lamban, bukan karena berhasil menghemat.
Dari kacamata bendahara negara itu, belanja yang lambat mengakibatkan akselerasi pertumbuhan ekonomi terhambat. Lebih baik anggaran dialihkan ke pos-pos yang lebih produktif. Itu rasionalitas yang dipegang Purbaya selaku menkeu.
Purbaya juga terus memperhitungkan serapan Rp200 triliun yang dipinjamkan ke bank-bank Himbara. Bank yang dinilai lamban menyalurkan dana tersebut untuk kredit, dananya akan ditarik sebagian. Menkeu menunjukkan evaluasi harus kerap dilakukan dan langsung melakukan koreksi agar program bisa berjalan sesuai target.
Kejutan Purbaya pun 'menular' ke anggota kabinet lain. Tim ekonomi kabinet pun mencetuskan program stimulus baru. Salah satu yang patut kita apresiasi ialah program Magang Nasional untuk para lulusan baru perguruan tinggi. Sekitar 100 ribu pemagang akan diserap dengan honor mengikuti standar upah minimum kabupaten/kota (UMK).
Meski begitu, pemerintah jangan terlampau percaya diri semua program kebijakan yang dinilai sebagai gebrakan bakal benar-benar efektif sehingga menutup mata dan telinga dari tuntutan evaluasi. Kita berharap pemerintah tidak segan mengoreksi dan terus memperbaiki kebijakan. Ujungnya ialah mencapai pertumbuhan ekonomi 8% yang mampu menciptakan 19 juta lapangan kerja baru untuk pemerataan kesejahteraan.
Gebrakan kebijakan akhir-akhir ini memang memberikan angin segar dan energi baru demi menggeliatnya perekonomian nasional. Kini, tinggal konsistensi yang mesti dijaga agar energi itu tidak hanya menyala di awal lalu redup kemudian.
PEMBERANTASAN korupsi di Republik ini seolah berjalan di tempat, bahkan cenderung mundur.
PERTENGAHAN minggu ini, satu lagi kebijakan agresif Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mulai berlaku. Mulai 21 Januari, Trump menghentikan proses visa dari 75 negara.
PASAR keuangan Indonesia sedang mengirimkan sinyal bahaya. Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) terus mengalami tekanan hebat sejak pergantian tahun.
SECERCAH harapan tentang akan hadirnya undang-undang tentang perampasan aset kembali datang.
TATANAN dunia yang selama puluhan tahun menjadi fondasi hubungan antarnegara kini berada dalam ujian terberat sejak berakhirnya Perang Dunia II.
POINT of no return, alias maju terus meski tantangan dan risiko yang akan dihadapi sangat besar.
KEBEBASAN berekspresi yang dilindungi oleh konstitusi menghadapi tantangan serius akhir-akhir ini.
BELUM dua pekan menjalani 2026, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sudah dua kali unjuk taring.
KABAR yang dinanti-nanti dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tentang penetapan tersangka kasus dugaan korupsi kuota haji tambahan 2024 akhirnya datang juga.
HAKIM karier dan hakim ad hoc secara esensial memiliki beban dan tanggung jawab yang sama.
Meski berdalih memberikan rasa aman kepada jaksa, kehadiran tiga personel TNI itu justru membawa vibes intimidasi bagi masyarakat sipil di ruang sidang tersebut.
SERANGAN Amerika Serikat (AS) ke Venezuela bukan sekadar eskalasi konflik bilateral atau episode baru dari drama panjang Amerika Latin.
DI awal tahun ini, komitmen wakil rakyat dalam memperjuangkan pemberantasan korupsi sejatinya dapat diukur dengan satu hal konkret
DALAM sebuah negara yang mengeklaim dirinya demokratis, perbedaan pendapat sesungguhnya merupakan keniscayaan.
REKONSTRUKSI dan rehabilitasi pascabencana di Aceh, Sumatra Barat, dan Sumatra Utara kembali menempatkan negara pada ujian penting.
MESKI baru memasuki hari kedua 2026, mesin negara sudah dipacu untuk mengejar target pertumbuhan ekonomi 5,4%.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved