Headline

Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.

Uji Capim KPK Cermin Integritas DPR

20/11/2024 05:00

SEJAK Senin (18/11), Komisi III DPR telah memulai uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) bagi calon pimpinan dan Dewan Pengawas KPK. Meski memulai tes lebih cepat dari jadwal semestinya pada Selasa (19/11), penetapan calon pimpinan (capim) dan Dewan Pengawas (Dewas) KPK disebutkan Komisi III bisa mundur dari jadwal pada Kamis (21/11).

Proses yang panjang itu dikatakan DPR karena membutuhkan waktu lama untuk pendalaman visi dan misi dari tiap-tiap 10 kandidat, atau total 20 orang untuk dua jabatan tersebut. Dalam proses wawancara, pertanyaan tajam memang diajukan Komisi III pada sejumlah capim.

Capim KPK Ibnu Basuki Widodo, yang jejaknya kontroversial sebagai hakim, disinggung mengenai salah satu putusannya yang membebaskan terdakwa koruptor. Selain itu, capim KPK Michael Rolandi ditanya keterlibatannya dalam kasus korupsi pengadaan lahan di Munjul, Jakarta Timur, pada 2019.

Kemudian kepada semua capim KPK, Komisi III juga menanyakan Pasal 2 dan 3 Undang-Undang No 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) yang tidak hanya menyulitkan penyidik karena bias, tapi juga bisa digunakan untuk mengkriminalisasi.

Singkatnya, Komisi III sudah menunjukkan kepada publik bahwa mereka paham segala kontroversi pada sejumlah nama capim yang diajukan dari Panitia Seleksi (Pansel) KPK dan disetujui Presiden Jokowi. Begitu pula, DPR paham kelemahan kinerja KPK selama ini, termasuk merosotnya pemberantasan korupsi dalam lima tahun ini.

Sayangnya, situasi ‘panas’ di ruang Komisi III belum tentu tecermin pada hasil fit and proper test nantinya. Seperti yang terjadi selama ini, DPR bisa sebelas-dua belas dengan Pansel KPK.

Dengan kata lain, segala pertanyaan tajam dalam fit and proper test boleh jadi sekadar gimik di gedung parlemen. Bahkan, pada pemilihan di DPR pula kita bisa mendapati bahwa sosok yang sudah melanggar etik di KPK malah terpilih menjadi ketua di periode berikutnya.

Maka, perlu kita ingatkan kepada DPR bahwa publik sesungguhnya bukan menilai para calon pimpinan dan calon Dewas KPK. Fit and proper test adalah ujian bagi DPR itu sendiri. Benarkah para anggota dewan akan jujur menilai pada rekam jejak para capim dan calon Dewas KPK? Ataukah justru ini menjadi ajang lobi untuk para pejabat nakal bercokol di lembaga antirasuah?

Sebab, layak atau tidaknya para calon sebenarnya bukan dicari dari wawancara. Kualitas para calon sudah gamblang terbaca dari rekam jejak selama ini. Begitulah adanya jika kita mencari integritas. Jawaban integritas bukan didapatkan dari tanya-jawab, melainkan dari tiap keputusan yang mereka buat selama jejak kariernya.

Proses wawancara di gedung parlemen hanyalah mengonfirmasi apa yang sudah dilakukan, baik rekam jejak yang baik maupun yang buruk. Sekali lagi, bukan mengubah atau memoles dengan jawaban-jawaban manis.

Karena itu, inilah saatnya DPR periode ini menunjukkan keseriusan memperkuat KPK, yakni dengan hanya memilih sosok yang memiliki rekam jejak bersih. Dalam tiap-tiap 5 nama pimpinan dan dewas yang nantinya dipilih, jangan sampai ada sosok-sosok kontroversial itu.

DPR periode ini, meski juga masih banyak diwarnai wajah lama, jangan mengulang kesalahan pemilihan capim KPK sebelumnya. Terlebih, terpilihnya Firli Bahuri sebagai Ketua KPK periode lalu harus menjadi sejarah kelam lembaga antirasuah.

Tidak kalah penting, dengan UU 19/2019 tentang Perubahan Kedua atas UU 30/2002 tentang KPK yang sudah sangat mendegradasi independensi lembaga itu, maka DPR harus memastikan pimpinan dan Dewas KPK juga harus bersih dari ‘titipan’ politik. Hanya dengan pimpinan dan dewas yang bersih, baik dalam kasus maupun pengaruh politik, barulah KPK bisa menjalankan peran sebagai salah satu garda depan pemberantasan korupsi.

 



Berita Lainnya
  • Mewaspadai Pelemahan Rupiah

    22/1/2026 05:00

    PELEMAHAN nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat dalam beberapa bulan terakhir bukan sekadar fenomena singkat.

  • Akhiri Biaya Politik Tinggi

    21/1/2026 05:00

    Korupsi tersebut adalah gejala dari penyakit sistemik yang belum juga disembuhkan, yakni politik berbiaya tinggi.

  • Cermat dan Cepat di RUU Perampasan Aset

    20/1/2026 05:00

    PEMBERANTASAN korupsi di Republik ini seolah berjalan di tempat, bahkan cenderung mundur.

  • Mitigasi Dampak Geopolitik Efek Trump

    19/1/2026 05:00

    PERTENGAHAN minggu ini, satu lagi kebijakan agresif Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mulai berlaku. Mulai 21 Januari, Trump menghentikan proses visa dari 75 negara.

  • Jangan Remehkan Alarm Rupiah

    17/1/2026 05:00

    PASAR keuangan Indonesia sedang mengirimkan sinyal bahaya. Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) terus mengalami tekanan hebat sejak pergantian tahun. 

  • Aset Dirampas, Koruptor Kandas

    16/1/2026 05:00

    SECERCAH harapan tentang akan hadirnya undang-undang tentang perampasan aset kembali datang.

  • Kembalikan Tatanan Dunia yang Rapuh

    15/1/2026 05:00

    TATANAN dunia yang selama puluhan tahun menjadi fondasi hubungan antarnegara kini berada dalam ujian terberat sejak berakhirnya Perang Dunia II.

  • Point of No Return IKN

    14/1/2026 05:00

    POINT of no return, alias maju terus meski tantangan dan risiko yang akan dihadapi sangat besar.

  • Hentikan Kriminalisasi Kritik

    13/1/2026 05:00

    KEBEBASAN berekspresi yang dilindungi oleh konstitusi menghadapi tantangan serius akhir-akhir ini.

  • Basmi Habis Benalu Pajak

    12/1/2026 05:00

    BELUM dua pekan menjalani 2026, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sudah dua kali unjuk taring.

  • Syahwat Materi di Jalan Suci

    10/1/2026 05:00

    KABAR yang dinanti-nanti dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tentang penetapan tersangka kasus dugaan korupsi kuota haji tambahan 2024 akhirnya datang juga.

  • Satu Pengadilan Beda Kesejahteraan

    09/1/2026 05:00

    HAKIM karier dan hakim ad hoc secara esensial memiliki beban dan tanggung jawab yang sama.

  • Menjaga Muruah Pengadilan

    08/1/2026 05:00

    Meski berdalih memberikan rasa aman kepada jaksa, kehadiran tiga personel TNI itu justru membawa vibes intimidasi bagi masyarakat sipil di ruang sidang tersebut.

  • Dikepung Ancaman Krisis Global

    07/1/2026 05:00

    SERANGAN Amerika Serikat (AS) ke Venezuela bukan sekadar eskalasi konflik bilateral atau episode baru dari drama panjang Amerika Latin.

  • Menagih Bukti UU Perampasan Aset

    06/1/2026 05:00

    DI awal tahun ini, komitmen wakil rakyat dalam memperjuangkan pemberantasan korupsi sejatinya dapat diukur dengan satu hal konkret

  • Jamin Rasa Aman di Ruang Kritik

    05/1/2026 05:00

    DALAM sebuah negara yang mengeklaim dirinya demokratis, perbedaan pendapat sesungguhnya merupakan keniscayaan.