Headline

Kasus kuota haji diperkirakan merugikan negara Rp622 miliar.

Pertaruhan Pemberantasan Korupsi

26/7/2024 05:00

HARUS tegas dikatakan bahwa tekad bangsa ini untuk memberantas korupsi berada di ambang gawat darurat. Semangat pemberantasan korupsi juga mulai kembang kempis. Perbuatan lancung yang dahulu dianggap tabu itu perlahan-lahan mulai dianggap biasa dan ditoleransi.

Survei indeks perilaku antikorupsi (IPAK) yang diumumkan Badan Pusat Statistik (BPS) menjadi potret sikap antikorupsi yang mulai kehilangan energi. IPAK tahun ini berada di level 3,85 atau lebih rendah 0,07 poin jika dibandingkan dengan IPAK 2023 (3,92 poin).

Musababnya tentu karena lemahnya organ-organ garis terdepan pemberantasan korupsi. Para elite yang mestinya menjadi panutan untuk memberantas korupsi, justru dengan telanjang mempraktikkan pelanggaran hukum, bahkan melakukan perbuatan rasuah itu sendiri.

Untuk itulah, tugas Panitia Seleksi (Pansel) Calon Pimpinan dan Anggota Dewan Pengawas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memiliki tugas yang amat berat. Di tangan tujuh anggota pansel pilihan Presiden Joko Widodo itulah masa depan pemberantasan korupsi negeri ini bakal ditentukan.

Di tahapan pertama, mereka telah menuntaskan seleksi administrasi. Ada 236 calon pimpinan KPK yang lolos seleksi administrasi dari 318 pendaftar. Untuk calon anggota Dewas KPK didapatkan 146 orang yang lolos dari 207 pendaftar.

Saringan awal pansel ternyata masih menyisakan sejumlah figur kontroversial, termasuk juga kandidat yang memiliki afiliasi dengan kekuatan politik. Pansel dituntut jeli untuk tidak meloloskan figur-figur semacam itu, yang hanya bakal membuat pemberantasan korupsi mundur.

Dengan kondisi bahwa kepemimpinan KPK periode ini gagal total, tentu komisioner yang kembali mendaftar sebaiknya tidak perlu masuk pertimbangan untuk tahapan seleksi berikutnya. Apalagi bagi kandidat petahana yang masih tersandera dengan kasus etik yang masih berproses di Dewas KPK, sudah sepatutnya tidak perlu pertimbangan lama untuk mencoretnya.

Adapun kandidat yang membawa kepentingan politik tertentu, jika diloloskan, berpotensi bisa menjadi penghalang dalam pemberantasan korupsi. Sebab, apabila terpilih, mereka akan menjadi batu sandungan dan bias dalam melakukan penegakan hukum di KPK.

Seleksi administrasi memang tahap pertama dari rangkaian panjang sebelum akhirnya pansel memberikan 10 nama calon pimpinan KPK kepada Presiden. Masih ada uji tes tertulis, yang terdiri atas uji kompetensi dan psikotes. Lalu selanjutnya profile assessment dan dilanjutkan dengan uji publik sebelum tes terakhir wawancara.

Publik tentu berharap pansel memperhatikan aspek integritas dari tiap-tiap kandidat. Pasalnya, integritas menjadi modal utama seorang komisioner KPK. Tanpa nilai tersebut, KPK bakal menjadi sapu kotor yang sulit membersihkan rasuah di negeri ini.

Tegak atau rontoknya semangat pemberantasan korupsi bakal ditentukan kinerja KPK periode mendatang. Akankah KPK periode mendatang mampu membalikkan keadaan, dari yang saat ini banyak komisionernya terlilit kasus, menjadi teladan untuk berada di garda terdepan pemberantasan korupsi.

Di pundak ketujuh anggota pansel inilah muruah KPK dipertaruhkan. Di tangan mereka asa pemberantasan korupsi bangsa ini dipertaruhkan, karena KPK masih diharapkan untuk berada di garis terdepan sebagai trigger pemberantasan korupsi.

 



Berita Lainnya
  • Merawat Optimisme Publik lewat Mudik

    13/3/2026 05:00

    BAGAIMANAPUN dampak situasi global saat ini, pemerintah harus bisa memastikan mudik Lebaran berlangsung aman dan lancar.

  • Negara Hadir untuk Menenangkan

    12/3/2026 05:00

    PEMERINTAH sejatinya lahir untuk melindungi, memberi kepastian, dan mewujudkan kesejahteraan bagi rakyatnya.

  • Napas Panjang Antisipasi Perang

    11/3/2026 05:00

    Stok BBM untuk 21 hari yang selama ini disebut sebagai standar buffer operasional semestinya tidak dipandang sebagai zona aman.

  • Menajamkan Sistem Pengawasan

    10/3/2026 05:00

    LAILA Fathiah, dengan nama panggung Fadia Arafiq, menjadi kepala daerah kedelapan hasil pilkada serentak pada 2024 lalu yang ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

  • Menjaga Tunas Bangsa

    09/3/2026 05:00

    NEGARA akhirnya menunjukkan taringnya di jagat digital yang kian sulit dikendalikan.

  • Cegah Panik Amankan Mudik

    07/3/2026 05:00

    TEPAT sepekan lalu, negara superpower Amerika Serikat (AS) bersama sekondannya, Israel, membombardir Iran.

  • Sanksi Korupsi yang Menjerakan

    06/3/2026 05:00

    PENANGKAPAN Bupati Pekalongan Fadia Arafiq oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menegaskan satu hal, bahwa praktik korupsi di daerah bukanlah peristiwa tunggal

  • Rapatkan Barisan Hadapi Guncangan

    05/3/2026 05:00

    DUNIA kembali berdiri di tepi pusaran krisis. Ketidakpastian global menjelma menjadi badai yang sulit diprediksi arahnya.

  • Menyiasati Krisis Energi

    04/3/2026 05:00

    PERANG di Timur Tengah telah berlangsung selama lebih dari tiga hari. Dampaknya mulai dirasakan oleh berbagai negara di dunia, termasuk Indonesia.

  • Mobil Mewah bukan Penentu Muruah

    03/3/2026 05:00

    SETELAH menjadi polemik, Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud akhirnya mengembalikan mobil dinas mewah seharga Rp8,5 miliar ke kas daerah.

  • Saatnya Semua Menahan Diri

    02/3/2026 05:00

    SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.

  • Menambal Defisit tanpa Bebani Rakyat

    28/2/2026 05:00

    PROGRAM Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) kini berada di persimpangan jalan. Di satu sisi, ia adalah oase bagi jutaan rakyat untuk mengakses layanan kesehatan.

  • Menata Ulang Efektivitas Demokrasi

    27/2/2026 05:00

    PEMBAHASAN revisi Undang-Undang Pemilu kembali menghadirkan satu isu strategis, yakni ambang batas parlemen.

  • Krisis Ruang Digital Anak

    26/2/2026 05:00

    RUANG digital yang semula digadang-gadang sebagai wahana belajar dan berkreasi bagi generasi muda kini berubah menjadi medan yang semakin berbahaya bagi anak-anak.

  • Ungkap Otak Sindikat Narkoba

    25/2/2026 05:00

    FANDI Ramadhan adalah potret dari petaka yang disebabkan oleh narkoba.

  • Menagih Imbal Hasil Investasi Pendidikan

    24/2/2026 05:00

    Para awardee ini dibiayai miliaran rupiah untuk mendapatkan kemewahan bersekolah ke luar negeri agar mereka pulang sebagai agen perubahan yang ikut membereskan ketidakidealan tersebut.