Headline

Indonesia akan alihkan sebagian impor minyak mentah ke AS.

Segera Wujudkan UU Perampasan Aset

04/4/2024 20:00

LAGI-LAGI korupsi. Praktik lancung itu seolah tiada henti, mati satu tumbuh seribu. Para koruptor tidak pernah menyerah dan selalu mencari celah. Teranyar, mereka mengeruk uang negara dari tata kelola niaga timah. Ada puluhan tersangka, salah satunya suami artis ternama. Kerugian yang dialami negara tidak kira-kira, Rp271 triliun.

Kejaksaan Agung segera sigap menyita dua mobil mewah milik tersangka. Tindakan itu tepat sebagai upaya menimbukan efek jera dan mengembalikan kerugian negara. Vonis ringan terhadap koruptor yang masih terus terjadi selama ini, membuat kita memang perlu mendesak alternatif hukuman lain yang menjerakan. Pemiskinan koruptor jadi salah satu pilihan.

Sejauh ini memang sudah ada beberapa koruptor yang disita asetnya seperti Gayus Tambunan, Bahasyim Assifie, dan Dhana Widyatmika dalam kasus pajak. Namun, keputusan itu masih berdasarkan yurisprudensi hakim yang menyidangkan kasus tersebut. Itu tentu saja tidak cukup. Yurisprudensi bukanlah undang-undang. Ia bukan perangkat hukum yang bersifat permanen yang mewajibkan hakim mengambil keputusan berdasarkan atasnya.

Salah satu instrumen yang bisa dipakai untuk memiskinkan koruptor adalah RUU perampasan aset yang sayangnya sampai hari ini masih mandek di meja pimpinan DPR. Oleh karena itu, kasus korupsi timah yang amat sangat merugikan negara ini, harus jadi momentum untuk kembali mendesak segera disahkannya RUU tersebut.

Selain dapat menimbulkan efek jera, UU perampasan aset juga bakal membuat semakin banyak kekayaan yang bisa dikembalikan kepada negara untuk digunakan sepenuh-penuhnya bagi kepentingan rakyat. Bila level operator saja sudah bisa mengeruk miliaran rupiah dari negara, apalagi aktor utamanya.

Dengan tanpa aturab oerampasan aset, jika aktor utamanya bersembunyi atau disembunyikan, korupsi pasti bukannya mati, melainkan malah menjadi-jadi. Dalam sebuah siasat korupsi, kerap kali operator lah yang dijerat. Aktor utamanya tak jarang melenggang, atau dikasih kesempatan untuk kabur.

Karena itu, percayalah, tanpa pernah  dimiskinkan, para pencoleng itu akan terus merjalela menggerogoti keuangan negara secara leluasa.



Berita Lainnya
  • Mobil Mewah bukan Penentu Muruah

    03/3/2026 05:00

    SETELAH menjadi polemik, Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud akhirnya mengembalikan mobil dinas mewah seharga Rp8,5 miliar ke kas daerah.

  • Saatnya Semua Menahan Diri

    02/3/2026 05:00

    SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.

  • Menambal Defisit tanpa Bebani Rakyat

    28/2/2026 05:00

    PROGRAM Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) kini berada di persimpangan jalan. Di satu sisi, ia adalah oase bagi jutaan rakyat untuk mengakses layanan kesehatan.

  • Menata Ulang Efektivitas Demokrasi

    27/2/2026 05:00

    PEMBAHASAN revisi Undang-Undang Pemilu kembali menghadirkan satu isu strategis, yakni ambang batas parlemen.

  • Krisis Ruang Digital Anak

    26/2/2026 05:00

    RUANG digital yang semula digadang-gadang sebagai wahana belajar dan berkreasi bagi generasi muda kini berubah menjadi medan yang semakin berbahaya bagi anak-anak.

  • Ungkap Otak Sindikat Narkoba

    25/2/2026 05:00

    FANDI Ramadhan adalah potret dari petaka yang disebabkan oleh narkoba.

  • Menagih Imbal Hasil Investasi Pendidikan

    24/2/2026 05:00

    Para awardee ini dibiayai miliaran rupiah untuk mendapatkan kemewahan bersekolah ke luar negeri agar mereka pulang sebagai agen perubahan yang ikut membereskan ketidakidealan tersebut.

  • Sigap Membaca Perubahan Amerika

    23/2/2026 05:00

    DUNIA sedang menyaksikan titik balik luar biasa dalam lanskap perdagangan internasional.

  • Hasil Gemilang Negosiasi Dagang

    21/2/2026 05:00

    Pemerintah perlu memastikan harmonisasi regulasi, mempercepat layanan perizinan, serta memperkuat lembaga pengawas mutu agar tidak terjadi kasus penolakan produk di pelabuhan tujuan.

  • Memitigasi Penutupan Selat Hormuz

    20/2/2026 05:00

    IRAN menutup sementara Selat Hormuz di tengah meningkatnya ketegangan dengan negara adidaya Amerika Serikat.

  • Ramadan Mempersatukan

    19/2/2026 05:00

    SEPERTI pada 2022 dan 2024, juga pada banyak tahun sebelumnya, perbedaan jatuhnya 1 Ramadan kembali terjadi di Indonesia dan sejumlah negara lain.

  • Kendalikan Harga Segera

    18/2/2026 05:00

    KENAIKAN harga bahan pokok menjelang Ramadan kembali terulang. Polanya nyaris seragam dari tahun ke tahun.

  • Imlek dan Ramadan Merajut Tenun Kebangsaan

    17/2/2026 05:00

    SUDAH lebih dari dumedia a dekade, Hari Raya Imlek berdiri tegak sebagai simbol kematangan Republik dalam merawat keberagaman.

  • Meneror Penggarong Uang Negara

    16/2/2026 05:00

    BADAN Pusat Statistik (BPS), awal Februari lalu, baru saja merilis angka pertumbuhan ekonomi yang dapat dicapai Indonesia sepanjang 2025, yakni 5,11% secara tahunan.

  • Percepat Rekonstruksi, Pulihkan Harapan

    14/2/2026 05:00

    DI antara puing-puing yang perlahan berganti struktur permanen, tersimpan doa ribuan warga terdampak bencana di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.

  • Swasembada Energi semata demi Rakyat

    13/2/2026 05:00

    SWASEMBADA pangan dan energi, itu dua janji Prabowo Subianto saat membacakan pidato pelantikannya sebagai presiden pada 2024 lalu.