Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
SATU tahapan penting dalam rangkaian penyelenggaraan Pemilu 2024, yakni pendaftaran partai politik calon peserta pemilihan, sudah dilewati. Tugas lebih berat pun menunggu penyelenggara pemilu, utamanya Komisi Pemilihan Umum (KPU).
Pendaftaran parpol selesai dan resmi ditutup tadi malam tepat pukul 00.00 WIB. Tidak ada perpanjangan waktu, semua sesuai agenda yang sudah ditentukan sebelumnya. Kepatuhan pada kesepakatan dan ketetapan awal itu kiranya patut kita apresiasi.
Kita juga menyambut baik karena pendaftaran yang dibuka sejak 1 Agustus lalu mendapat sambutan antusias dari partai politik. Tercatat 41 partai mendaftarkan diri sebagai calon kontestan, yang berarti ada peningkatan cukup signifikan ketimbang Pemilu 2019.
Pada pemilu tiga tahun lalu, sebanyak 27 partai dari 31 yang menginput data di Sistem Informasi Partai Politik (Sipol) mendaftarkan ke KPU. Dari jumlah itu, 14 partai memenuhi syarat sebagai peserta. Namun, pada akhirnya hanya 9 yang berhasil lolos parliamentary threshold untuk mendapatkan kursi di DPR.
Peningkatan jumlah partai yang mendaftar kali ini bagus buat demokrasi. Setidaknya gairah masyarakat untuk terlibat dalam politik praktis melalui partai politik semakin bertambah.
Peningkatan jumlah partai yang mendaftar bisa juga dimaknai bahwa partai-partai yang sudah ada belum mampu memuaskan keinginan publik sepenuhnya. Daya pikat mereka masih kurang sehingga sebagian masyarakat lebih memilih mengajukan kendaraan sendiri dalam berpolitik.
Namun, bukan berarti kita boleh membiarkan begitu saja seluruh partai politik ikut dalam kompetisi. Proses seleksi menjadi keharusan sebagaimana perintah undang-undang untuk memastikan setiap partai benar-benar memenuhi syarat sebagai peserta pemilu.
Pada konteks itulah dibutuhkan profesionalitas, integritas, dan kredibilitas KPU sebagai pihak yang diberi wewenang melakukan seleksi. Setelah mendaftarkan diri dengan dokumen lengkap, partai mesti melewati dua fase lagi. Pertama, mereka mesti mulus melewati verifikasi administrasi dan kedua, wajib lulus verifikasi faktual.
Verifikasi administrasi dilakukan sehari setelah pendaftaran partai diterima. Proses ini berlangsung hingga 11 September 2022, ditambah verifikasi administrasi tambahan pada 29 September-12 Oktober 2022. Verifikasi ini diberlakukan untuk semua partai, baik yang punya kursi di DPR, yang tidak lolos parliamentary threshold, maupun partai baru.
Setelah itu, partai menjalani verifikasi faktual kepengurusan dan keanggotaan. Waktunya, mulai 15 Oktober sampai 4 November 2022. Kalau ada perbaikan, KPU melakukan verifikasi susulan pada 24 November-7 Desember 2022. Verifikasi ini tak berlaku bagi partai pemilik kursi di parlemen.
Jelas, tidak mudah bagi partai politik untuk bisa menjadi peserta pemilu. Proses seleksi yang ketat akan menyaring mereka. Peluang untuk lolos pun tak sepenuhnya terbuka, terutama bagi partai baru.
Pemilu 2024 akan berkualitas, salah satunya jika pesertanya juga berkualitas. Kualitas partai bergantung pada sejauh mana mereka memenuhi segala persyaratan yang sudah ditetapkan dengan jujur, tanpa tipu-tipu. Bagaimana partai bisa berkualitas jika untuk memenuhi syarat saja mereka berlaku sesat, mencatut nama orang-orang KPU di daerah sebagai anggota?
Pada bagian itulah kinerja KPU dipertaruhkan. Melakukan verifikasi bukanlah pekerjaan gampang. Perlu keseriusan dan komitmen luar biasa untuk menentukan partai memenuhi syarat atau tidak. Menyeleksi tanpa kompromi menjadi kemestian.
Kita tidak ingin pemilu hanya ramai peserta. Kita ingin pesta demokrasi dimainkan oleh partai politik yang betul-betul terseleksi dengan baik. Kita ingin verifikasi administrasi dan faktual bukan hanya formalitas demi pemilu berkualitas.
PERTENGAHAN minggu ini, satu lagi kebijakan agresif Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mulai berlaku. Mulai 21 Januari, Trump menghentikan proses visa dari 75 negara.
PASAR keuangan Indonesia sedang mengirimkan sinyal bahaya. Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) terus mengalami tekanan hebat sejak pergantian tahun.
SECERCAH harapan tentang akan hadirnya undang-undang tentang perampasan aset kembali datang.
TATANAN dunia yang selama puluhan tahun menjadi fondasi hubungan antarnegara kini berada dalam ujian terberat sejak berakhirnya Perang Dunia II.
POINT of no return, alias maju terus meski tantangan dan risiko yang akan dihadapi sangat besar.
KEBEBASAN berekspresi yang dilindungi oleh konstitusi menghadapi tantangan serius akhir-akhir ini.
BELUM dua pekan menjalani 2026, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sudah dua kali unjuk taring.
KABAR yang dinanti-nanti dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tentang penetapan tersangka kasus dugaan korupsi kuota haji tambahan 2024 akhirnya datang juga.
HAKIM karier dan hakim ad hoc secara esensial memiliki beban dan tanggung jawab yang sama.
Meski berdalih memberikan rasa aman kepada jaksa, kehadiran tiga personel TNI itu justru membawa vibes intimidasi bagi masyarakat sipil di ruang sidang tersebut.
SERANGAN Amerika Serikat (AS) ke Venezuela bukan sekadar eskalasi konflik bilateral atau episode baru dari drama panjang Amerika Latin.
DI awal tahun ini, komitmen wakil rakyat dalam memperjuangkan pemberantasan korupsi sejatinya dapat diukur dengan satu hal konkret
DALAM sebuah negara yang mengeklaim dirinya demokratis, perbedaan pendapat sesungguhnya merupakan keniscayaan.
REKONSTRUKSI dan rehabilitasi pascabencana di Aceh, Sumatra Barat, dan Sumatra Utara kembali menempatkan negara pada ujian penting.
MESKI baru memasuki hari kedua 2026, mesin negara sudah dipacu untuk mengejar target pertumbuhan ekonomi 5,4%.
PERGANTIAN tahun telah menempatkan 2025 di masa lalu. Dalam lembaran baru, 2026 membentangkan jalan masa depan bangsa yang penuh simpangan dan tantangan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved