Headline

Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.

Seleksi Partai tanpa Kompromi

15/8/2022 05:00
Seleksi Partai tanpa Kompromi
Ilustrasi MI(MI/Seno)

 

SATU tahapan penting dalam rangkaian penyelenggaraan Pemilu 2024, yakni pendaftaran partai politik calon peserta pemilihan, sudah dilewati. Tugas lebih berat pun menunggu penyelenggara pemilu, utamanya Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Pendaftaran parpol selesai dan resmi ditutup tadi malam tepat pukul 00.00 WIB. Tidak ada perpanjangan waktu, semua sesuai agenda yang sudah ditentukan sebelumnya. Kepatuhan pada kesepakatan dan ketetapan awal itu kiranya patut kita apresiasi.

Kita juga menyambut baik karena pendaftaran yang dibuka sejak 1 Agustus lalu mendapat sambutan antusias dari partai politik. Tercatat 41 partai mendaftarkan diri sebagai calon kontestan, yang berarti ada peningkatan cukup signifikan ketimbang Pemilu 2019.

Pada pemilu tiga tahun lalu, sebanyak 27 partai dari 31 yang menginput data di Sistem Informasi Partai Politik (Sipol) mendaftarkan ke KPU. Dari jumlah itu, 14 partai memenuhi syarat sebagai peserta. Namun, pada akhirnya hanya 9 yang berhasil lolos parliamentary threshold untuk mendapatkan kursi di DPR.

Peningkatan jumlah partai yang mendaftar kali ini bagus buat demokrasi. Setidaknya gairah masyarakat untuk terlibat dalam politik praktis melalui partai politik semakin bertambah.

Peningkatan jumlah partai yang mendaftar bisa juga dimaknai bahwa partai-partai yang sudah ada belum mampu memuaskan keinginan publik sepenuhnya. Daya pikat mereka masih kurang sehingga sebagian masyarakat lebih memilih mengajukan kendaraan sendiri dalam berpolitik.

Namun, bukan berarti kita boleh membiarkan begitu saja seluruh partai politik ikut dalam kompetisi. Proses seleksi menjadi keharusan sebagaimana perintah undang-undang untuk memastikan setiap partai benar-benar memenuhi syarat sebagai peserta pemilu.

Pada konteks itulah dibutuhkan profesionalitas, integritas, dan kredibilitas KPU sebagai pihak yang diberi wewenang melakukan seleksi. Setelah mendaftarkan diri dengan dokumen lengkap, partai mesti melewati dua fase lagi. Pertama, mereka mesti mulus melewati verifikasi administrasi dan kedua, wajib lulus verifikasi faktual.

Verifikasi administrasi dilakukan sehari setelah pendaftaran partai diterima. Proses ini berlangsung hingga 11 September 2022, ditambah verifikasi administrasi tambahan pada 29 September-12 Oktober 2022. Verifikasi ini diberlakukan untuk semua partai, baik yang punya kursi di DPR, yang tidak lolos parliamentary threshold, maupun partai baru.

Setelah itu, partai menjalani verifikasi faktual kepengurusan dan keanggotaan. Waktunya, mulai 15 Oktober sampai 4 November 2022. Kalau ada perbaikan, KPU melakukan verifikasi susulan pada 24 November-7 Desember 2022. Verifikasi ini tak berlaku bagi partai pemilik kursi di parlemen.

Jelas, tidak mudah bagi partai politik untuk bisa menjadi peserta pemilu. Proses seleksi yang ketat akan menyaring mereka. Peluang untuk lolos pun tak sepenuhnya terbuka, terutama bagi partai baru.

Pemilu 2024 akan berkualitas, salah satunya jika pesertanya juga berkualitas. Kualitas partai bergantung pada sejauh mana mereka memenuhi segala persyaratan yang sudah ditetapkan dengan jujur, tanpa tipu-tipu. Bagaimana partai bisa berkualitas jika untuk memenuhi syarat saja mereka berlaku sesat, mencatut nama orang-orang KPU di daerah sebagai anggota?

Pada bagian itulah kinerja KPU dipertaruhkan. Melakukan verifikasi bukanlah pekerjaan gampang. Perlu keseriusan dan komitmen luar biasa untuk menentukan partai memenuhi syarat atau tidak. Menyeleksi tanpa kompromi menjadi kemestian.

Kita tidak ingin pemilu hanya ramai peserta. Kita ingin pesta demokrasi dimainkan oleh partai politik yang betul-betul terseleksi dengan baik. Kita ingin verifikasi administrasi dan faktual bukan hanya formalitas demi pemilu berkualitas.



Berita Lainnya
  • Langkah Tepat Pembatalan Belajar Daring

    26/3/2026 05:00

    DI tengah langkah penghematan energi sebagai antisipasi terhadap gejolak global, pemerintah memastikan untuk tidak memberlakukan pembelajaran daring bagi para siswa.

  • Penghematan Tepat Sektor

    25/3/2026 05:00

    BERHEMAT adalah hal mutlak dalam menghadapi krisis global saat ini. Berhemat, khususnya BBM, merupakan adaptasi pertama dan minimal ketika Selat Hormuz belum juga aman.

  • Jalan Abu-Abu Status Tahanan Rumah

    24/3/2026 05:00

    PEMBERANTASAN korupsi di Indonesia kembali diuji. Di tengah persepsi publik bahwa praktik korupsi kian mengakar, langkah penegakan hukum justru dinilai melemah.

  • Privilese di KPK

    23/3/2026 05:00

    Mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, atau yang akrab disapa Gus Yaqut, dilaporkan mendapatkan status tahanan rumah.

  • Memancarkan Takwa ke Sesama Manusia

    21/3/2026 05:00

    RAMADAN telah berlalu dan kini seluruh umat Islam di dunia merayakan Hari Raya Idul Fitri.

  • Peradilan Koneksitas untuk Penyiram Air Keras

    20/3/2026 05:00

    PENGUNGKAPAN identitas terduga pelaku penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras) Andrie Yunus menjadi angin segar. 

  • Ujian Pengendalian Diri

    19/3/2026 05:10

    Ramadan dengan puasanya dan Nyepi dengan catur brata penyepiannya adalah dua jalan berbeda yang sama-sama menuju pada penguatan sikap pengendalian diri.

  • Kematangan Toleransi

    18/3/2026 05:00

    DALAM minggu ini, ada dua momentum besar ujian kematangan toleransi bangsa kita, yaitu Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri 1447 Hijriah.

  • Korupsi tak Kunjung Henti

    17/3/2026 05:00

    TAK salah kiranya jika Transparency International menempatkan Indonesia di level rendah dalam pemberantasan korupsi sepanjang 2025.

  • Ujian HAM dan Demokrasi untuk Negara

    16/3/2026 05:00

    Peristiwa itu merupakan ancaman serius terhadap demokrasi dan perlindungan hak asasi manusia (HAM) di Indone

  • Antisipasi Tepat, Mudik Selamat

    14/3/2026 05:00

    GELOMBANG mudik Lebaran selalu menjadi ujian besar bagi kapasitas negara dalam mengelola mobilitas manusia berskala besar.

  • Merawat Optimisme Publik lewat Mudik

    13/3/2026 05:00

    BAGAIMANAPUN dampak situasi global saat ini, pemerintah harus bisa memastikan mudik Lebaran berlangsung aman dan lancar.

  • Negara Hadir untuk Menenangkan

    12/3/2026 05:00

    PEMERINTAH sejatinya lahir untuk melindungi, memberi kepastian, dan mewujudkan kesejahteraan bagi rakyatnya.

  • Napas Panjang Antisipasi Perang

    11/3/2026 05:00

    Stok BBM untuk 21 hari yang selama ini disebut sebagai standar buffer operasional semestinya tidak dipandang sebagai zona aman.

  • Menajamkan Sistem Pengawasan

    10/3/2026 05:00

    LAILA Fathiah, dengan nama panggung Fadia Arafiq, menjadi kepala daerah kedelapan hasil pilkada serentak pada 2024 lalu yang ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

  • Menjaga Tunas Bangsa

    09/3/2026 05:00

    NEGARA akhirnya menunjukkan taringnya di jagat digital yang kian sulit dikendalikan.