Headline

Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.

Soal Capres Ojo Kesusu

23/5/2022 05:00
Soal Capres Ojo Kesusu
Ilustrasi MI(MI/Duta)

 

KONSTITUSI memang memberikan monopoli penuh kepada partai politik untuk mengusulkan pasangan calon presiden dan wakil presiden. Akan tetapi, keterpilihan pasangan calon yang diusulkan parpol itu sepenuhnya bergantung pada pilihan rakyat saat pemilu.

Pemilu 2024 masih dua tahun lagi. Ada sebagian parpol yang tergesa-gesa bermanuver dengan membentuk koalisi. Manuver itu bisa dianggap biasa-biasa saja dalam demokrasi, tetapi bisa juga dianggap sebagai carmuk alias cari muka karena tidak ada nama capres yang diusung koalisi tersebut.

Hal yang luar biasa ialah relawan Pro-Jokowi (Projo) bertanya kepada Presiden Joko Widodo terkait dengan capres yang direstuinya. Dengan demikian, diakui atau tidak, sesungguhnya Jokowi masih mempunyai peran yang signifikan dalam menentukan keterpilihan capres pada Pemilu 2024.

Menarik untuk ditunggu apakah calon yang direstui Jokowi itu juga akan diusung partainya. Disebut menarik karena Jokowi tidak berada dalam jabatan struktural partai, ia hanya disebut sebagai petugas partai. Pada sisi lain, peran relawan dalam mendukung capres sudah terbukti ampuh dalam pilpres-pilpres sebelumnya.

Jawaban Jokowi yang disampaikan dalam Rakernas V Projo di Magelang, Jawa Tengah, Sabtu (21/5), amat bijak. Jokowi meminta para relawannya bersabar menunggu keputusan siapa yang akan dia pilih sebagai capres.

“Meskipun mungkin yang kita dukung ada di sini, sudah dibilang jangan tergesa-gesa, ojo kesusu,” kata Jokowi. Rakernas itu juga dihadiri Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

Permintaan Jokowi untuk tidak tergesa-gesa mendukung capres memperlihatkan adanya agenda prioritas yang perlu diselesaikan saat ini. Kata Presiden, ketidakpastian global sebagai imbas dari pandemi covid-19 yang disusul invasi Rusia ke Ukraina memunculkan ujian berat bagi semua negara di dunia, tak terkecuali Indonesia.

Dampak ketidakpastian itu antara lain harga-harga barang meningkat, pertumbuhan ekonomi tersendat, hingga anggaran negara terkuras untuk menghadapi ketidakpastian tersebut.

Tepat kiranya ajakan Presiden agar semua pihak fokus membantu pemerintah mengatasi problem-problem tersebut, sekaligus menyiapkan langkah antisipasi jika kondisi global kian buruk. Fokus itu diharapkan menjadikan semua pihak tidak tergesa-gesa untuk berurusan dengan kontestasi pada Pemilu 2024.

Dinamika politik saat ini masih terlalu cair karena belum ada satu pun partai politik yang memastikan siapa calon yang akan mereka usung. Apalagi, berdasarkan hasil survei sejumlah lembaga, tidak banyak pemimpin partai yang memiliki elektabilitas tinggi untuk berkontestasi pada Pemilu 2024.

Karena itulah, pihak-pihak yang ingin bertarung pada 2024, termasuk sejumlah menteri dan kepala daerah, sudah terlihat intens menggalang dukungan publik.

Amat disayangkan bahwa para pejabat publik itu memanfaatkan jabatan mereka untuk menggalang dukungan sampai ke pelosok negeri. Jika itu yang terjadi, dikhawatirkan mereka tidak lagi fokus menjalankan tugas masing-masing.

Peringatan Presiden Jokowi saat membuka Sidang Kabinet Paripurna pada 9 Mei hendaknya menjadi perhatian. Saat itu Presiden minta para jajarannya untuk tetap fokus bekerja pada tugas masing-masing meskipun tahapan Pemilu 2024 sudah akan dimulai pada pertengahan tahun ini.



Berita Lainnya
  • Mitigasi Dampak Geopolitik Efek Trump

    19/1/2026 05:00

    PERTENGAHAN minggu ini, satu lagi kebijakan agresif Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mulai berlaku. Mulai 21 Januari, Trump menghentikan proses visa dari 75 negara.

  • Jangan Remehkan Alarm Rupiah

    17/1/2026 05:00

    PASAR keuangan Indonesia sedang mengirimkan sinyal bahaya. Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) terus mengalami tekanan hebat sejak pergantian tahun. 

  • Aset Dirampas, Koruptor Kandas

    16/1/2026 05:00

    SECERCAH harapan tentang akan hadirnya undang-undang tentang perampasan aset kembali datang.

  • Kembalikan Tatanan Dunia yang Rapuh

    15/1/2026 05:00

    TATANAN dunia yang selama puluhan tahun menjadi fondasi hubungan antarnegara kini berada dalam ujian terberat sejak berakhirnya Perang Dunia II.

  • Point of No Return IKN

    14/1/2026 05:00

    POINT of no return, alias maju terus meski tantangan dan risiko yang akan dihadapi sangat besar.

  • Hentikan Kriminalisasi Kritik

    13/1/2026 05:00

    KEBEBASAN berekspresi yang dilindungi oleh konstitusi menghadapi tantangan serius akhir-akhir ini.

  • Basmi Habis Benalu Pajak

    12/1/2026 05:00

    BELUM dua pekan menjalani 2026, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sudah dua kali unjuk taring.

  • Syahwat Materi di Jalan Suci

    10/1/2026 05:00

    KABAR yang dinanti-nanti dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tentang penetapan tersangka kasus dugaan korupsi kuota haji tambahan 2024 akhirnya datang juga.

  • Satu Pengadilan Beda Kesejahteraan

    09/1/2026 05:00

    HAKIM karier dan hakim ad hoc secara esensial memiliki beban dan tanggung jawab yang sama.

  • Menjaga Muruah Pengadilan

    08/1/2026 05:00

    Meski berdalih memberikan rasa aman kepada jaksa, kehadiran tiga personel TNI itu justru membawa vibes intimidasi bagi masyarakat sipil di ruang sidang tersebut.

  • Dikepung Ancaman Krisis Global

    07/1/2026 05:00

    SERANGAN Amerika Serikat (AS) ke Venezuela bukan sekadar eskalasi konflik bilateral atau episode baru dari drama panjang Amerika Latin.

  • Menagih Bukti UU Perampasan Aset

    06/1/2026 05:00

    DI awal tahun ini, komitmen wakil rakyat dalam memperjuangkan pemberantasan korupsi sejatinya dapat diukur dengan satu hal konkret

  • Jamin Rasa Aman di Ruang Kritik

    05/1/2026 05:00

    DALAM sebuah negara yang mengeklaim dirinya demokratis, perbedaan pendapat sesungguhnya merupakan keniscayaan.

  • Jangan Lamban lagi Urus Bencana

    03/1/2026 05:00

    REKONSTRUKSI dan rehabilitasi pascabencana di Aceh, Sumatra Barat, dan Sumatra Utara kembali menempatkan negara pada ujian penting.

  • Memaknai Ulang Pertumbuhan

    02/1/2026 05:00

    MESKI baru memasuki hari kedua 2026, mesin negara sudah dipacu untuk mengejar target pertumbuhan ekonomi 5,4%.

  • Saatnya Mewujudkan Keadilan Sosial

    01/1/2026 05:00

    PERGANTIAN tahun telah menempatkan 2025 di masa lalu. Dalam lembaran baru, 2026 membentangkan jalan masa depan bangsa yang penuh simpangan dan tantangan.