Headline

Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.

Demi Lebaran tanpa Jarak

10/3/2022 05:00
Demi Lebaran tanpa Jarak
Ilustrasi MI(MI/Duta)

 

PEMERINTAH sudah bergerak cepat menerapkan pelonggaran-pelonggaran kebijakan protokol kesehatan melawan covid-19. Setelah membuka pintu masuk dari luar negeri ke Bali, Batam, dan Bintan tanpa karantina, kewajiban tes covid-19 untuk perjalanan domestik juga dicabut.

Itu berlaku untuk pelaku perjalanan, baik luar negeri maupun domestik yang sudah mendapatkan dosis lengkap vaksin covid-19. Kebijakan tersebut bukan semata pelonggaran. Pemerintah tampak ingin memancing masyarakat yang belum mendapatkan vaksin lengkap, yakni dua dosis agar segera menggenapi dosis vaksin mereka.

Berdasarkan catatan Kementerian Kesehatan, per kemarin baru tiga provinsi yang memenuhi target sasaran vaksinasi covid-19 hingga dosis kedua. Ketiganya DKI Jakarta, Bali, dan DI Yogyakarta. Kemudian, disusul Provinsi Kepulauan Riau yang mencapai 91,3%.

Tiga puluh provinsi lainnya masih di bawah 80% sasaran dengan 14 provinsi di bawah 60%. Secara nasional pun, vaksinasi dosis lengkap baru mencapai 71,6% sasaran 208 juta penduduk. Artinya, ada lebih dari 50 juta sasaran yang belum mendapat suntikan vaksin dosis kedua.

Angka cakupan vaksinasi tersebut membuat pelonggaran prokes masih berisiko tinggi membuat kasus kematian melonjak. Upaya menekan angka kematian akibat covid-19 akan menjadi lebih sulit, kecuali pemerintah menganggap ratusan nyawa yang melayang setiap harinya ialah angka yang kecil, bisa diabaikan.

Tiap jiwa warga negara berharga. Dengan melakukan pelonggaran-pelonggaran, pemerintah harus mengawasi secara ketat perkembangan penularan covid-19 dan tingkat keparahannya. Begitu terlihat indikasi lonjakan kasus parah, prokes mesti dengan cepat diperketat kembali.

Tidak ada jalan lain untuk mengubah kondisi pandemi menjadi endemi. Vaksinasi lengkap harus terus dipacu. Demikian pula penyuntikan vaksin dosis penguat atau booster, terutama untuk kelompok masyarakat yang rentan.

Pemerintah, baik pusat maupun daerah, mesti berinovasi untuk memancing minat masyarakat melengkapi dosis vaksin mereka hingga ke dosis penguat. Insentif dalam bertransportasi berupa pencabutan kewajiban tes covid-19 hanya akan menarik sebagian dari mereka. Perlu inovasi insentif lainnya untuk menyedot lebih banyak sasaran.

Sejumlah daerah sudah muncul dengan inovasi insentif seperti memberi hadiah minyak goreng untuk warga yang divaksin. Tentu daerah lainnya juga bisa memberi iming-iming serupa bagi warga mereka demi mempercepat pemenuhan target vaksinasi.

Di bidang transportasi pun masih bisa diberlakukan kebijakan disinsentif bagi penumpang yang belum melengkapi dosis vaksinnya. Misalnya, mengenakan pajak covid-19 untuk calon penumpang yang belum lengkap vaksin, seperti pajak bandara di masa lalu.

Sebaliknya, calon penumpang yang sudah mendapatkan vaksin booster berhak mendapatkan potongan harga tiket bekerja sama dengan pihak operator transportasi. Pajak covid-19 yang diperoleh dari penumpang yang belum lengkap vaksin dapat digunakan sebagai subsidi.

Apa pun upayanya, pemerintah jangan membiarkan laju vaksinasi menurun drastis. Vaksinasi mesti terus digenjot hingga sasaran sepenuhnya tercapai. Bahkan semestinya penyuntikan dipertahankan pada tingkat 500 ribu sampai 1 juta orang per hari seperti sebelumnya.

Semakin cepat target vaksin terealisasi, semakin cepat pula Indonesia kembali pulih. Kita pun ingin berlebaran dengan bebas tahun ini tanpa ada jarak dan tes covid-19 yang menghalangi.



Berita Lainnya
  • Ujian Pengendalian Diri

    19/3/2026 05:10

    Ramadan dengan puasanya dan Nyepi dengan catur brata penyepiannya adalah dua jalan berbeda yang sama-sama menuju pada penguatan sikap pengendalian diri.

  • Kematangan Toleransi

    18/3/2026 05:00

    DALAM minggu ini, ada dua momentum besar ujian kematangan toleransi bangsa kita, yaitu Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri 1447 Hijriah.

  • Korupsi tak Kunjung Henti

    17/3/2026 05:00

    TAK salah kiranya jika Transparency International menempatkan Indonesia di level rendah dalam pemberantasan korupsi sepanjang 2025.

  • Ujian HAM dan Demokrasi untuk Negara

    16/3/2026 05:00

    Peristiwa itu merupakan ancaman serius terhadap demokrasi dan perlindungan hak asasi manusia (HAM) di Indone

  • Antisipasi Tepat, Mudik Selamat

    14/3/2026 05:00

    GELOMBANG mudik Lebaran selalu menjadi ujian besar bagi kapasitas negara dalam mengelola mobilitas manusia berskala besar.

  • Merawat Optimisme Publik lewat Mudik

    13/3/2026 05:00

    BAGAIMANAPUN dampak situasi global saat ini, pemerintah harus bisa memastikan mudik Lebaran berlangsung aman dan lancar.

  • Negara Hadir untuk Menenangkan

    12/3/2026 05:00

    PEMERINTAH sejatinya lahir untuk melindungi, memberi kepastian, dan mewujudkan kesejahteraan bagi rakyatnya.

  • Napas Panjang Antisipasi Perang

    11/3/2026 05:00

    Stok BBM untuk 21 hari yang selama ini disebut sebagai standar buffer operasional semestinya tidak dipandang sebagai zona aman.

  • Menajamkan Sistem Pengawasan

    10/3/2026 05:00

    LAILA Fathiah, dengan nama panggung Fadia Arafiq, menjadi kepala daerah kedelapan hasil pilkada serentak pada 2024 lalu yang ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

  • Menjaga Tunas Bangsa

    09/3/2026 05:00

    NEGARA akhirnya menunjukkan taringnya di jagat digital yang kian sulit dikendalikan.

  • Cegah Panik Amankan Mudik

    07/3/2026 05:00

    TEPAT sepekan lalu, negara superpower Amerika Serikat (AS) bersama sekondannya, Israel, membombardir Iran.

  • Sanksi Korupsi yang Menjerakan

    06/3/2026 05:00

    PENANGKAPAN Bupati Pekalongan Fadia Arafiq oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menegaskan satu hal, bahwa praktik korupsi di daerah bukanlah peristiwa tunggal

  • Rapatkan Barisan Hadapi Guncangan

    05/3/2026 05:00

    DUNIA kembali berdiri di tepi pusaran krisis. Ketidakpastian global menjelma menjadi badai yang sulit diprediksi arahnya.

  • Menyiasati Krisis Energi

    04/3/2026 05:00

    PERANG di Timur Tengah telah berlangsung selama lebih dari tiga hari. Dampaknya mulai dirasakan oleh berbagai negara di dunia, termasuk Indonesia.

  • Mobil Mewah bukan Penentu Muruah

    03/3/2026 05:00

    SETELAH menjadi polemik, Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud akhirnya mengembalikan mobil dinas mewah seharga Rp8,5 miliar ke kas daerah.

  • Saatnya Semua Menahan Diri

    02/3/2026 05:00

    SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.

Opini
Kolom Pakar
BenihBaik