Headline

Indonesia tangguhkan pembahasan soal Dewan Perdamaian.

Percepat Vaksinasi Menuju Endemi

04/3/2022 05:00
Percepat Vaksinasi Menuju Endemi
(MI/Duta)

BELAKANGAN ini sejumlah daerah terus melaporkan penurunan kasus covid-19. Angka kesembuhan terus meningkat. Perkembangan tersebut tentu saja menggembirakan. Bahkan, beberapa pihak sudah terjangkit euforia untuk bersiap-siap memperlakukan covid-19 sebagai endemi, bukan lagi pandemi.

Kepercayaan diri pemerintah Inggris yang menghapus berbagai pembatasan terkait covid-19, termasuk tidak lagi mewajibkan isolasi mandiri dan tes untuk syarat perjalanan, mulai menular. Indonesia juga sudah bersiap-siap menghapuskan kewajiban karantina bagi warga negara Indonesia maupun asing yang masuk ke Indonesia dari luar negeri.

Sebelum euforia memperlakukan covid-19 sebagai endemi ikut menjangkiti pemerintah Indonesia, kita perlu mengingatkan beberapa hal. Pemerintah hendaknya tetap berhati-hati dalam melakukan pelonggaran-pelonggaran serupa Inggris.

Satu hal mendasar yang menentukan kemenangan melawan covid-19 ialah pencapaian kekebalan kelompok melalui pemenuhan target vaksinasi covid-19. Situasi di Inggris berbeda jauh dengan Indonesia. Inggris tidak hanya sudah memenuhi target vaksinasi, tapi juga sudah melampauinya.

Bila dicermati, Indonesia belum juga mencapai target vaksinasi terhadap 208,3 juta penduduk. Vaksinasi dosis pertama tercatat 91,7% dari target, sedangkan vaksinasi dosis dua masih cukup jauh dari target, yakni baru sekitar 69,4%.

Capaian vaksinasi itu memang berhasil membuat Indonesia terhindar dari tsunami kematian jilid dua akibat sapuan gelombang covid-19. Akan tetapi, ternyata tidak cukup kuat untuk mencegah angka kematian harian menembus angka 300-an jiwa.

Di sisi lain, ada perkembangan yang cukup mengkhawatirkan dari pelaksanaan vaksinasi. Laju pertambahan vaksinasi kini begitu lambat. Bila sebelumnya vaksinasi menyentuh 1 juta dosis per hari, kini tidak sampai 5.000 suntikan per hari.

Progres vaksinasi berkejaran dengan masa berlaku vaksin. Ada jutaan dosis vaksin saat ini dalam kondisi menjelang kedaluwarsa. Bukan hanya itu, program vaksinasi juga terancam penurunan drastis kekebalan penerima vaksin.

Tidak kurang dari 21 juta penerima vaksinasi harus suntik ulang dosis pertama karena terlalu lama melewatkan suntikan dosis kedua. Kelengahan dalam mengawal jadwal vaksinasi telah membuat puluhan juta suntikan dosis covid-19 menjadi sia-sia. Sungguh sangat disayangkan.

Situasi laju perkembangan vaksinasi yang anjlok tidak bisa dipandang sepele. Apalagi, nyaris sudah tidak ada hambatan kecuali kesungguhan mengawal dan memenuhi target vaksinasi.

Dengan penyuntikan dosis pertama yang hampir mencapai 100%, dapat dipastikan ketakutan masyarakat untuk disuntik vaksin bukan lagi menjadi kendala. Itu juga menandakan kendala geografis bisa teratasi.

Kecepatan vaksinasi mencegah Indonesia mandek berputar-putar di tempat dalam penanganan covid-19. Lebih berbahaya lagi bila yang terjadi malah kemunduran karena begitu lambatnya progres vaksinasi. Tidak usah kita bicara mempercepat vaksinasi penguat alias booster, memenuhi target vaksin dua dosis saja hanya mimpi.

Jangan sampai Indonesia tertinggal memberikan kontribusi kuat untuk mengubah status covid-19 dari wabah global menjadi endemi. Bersiap-siap dengan berbagai rencana kebijakan pelonggaran boleh-boleh saja, tapi langkah agresivitas dan pengawalan penyuntikan vaksinasi mesti tetap prioritas utama.



Berita Lainnya
  • Sanksi Korupsi yang Menjerakan

    06/3/2026 05:00

    PENANGKAPAN Bupati Pekalongan Fadia Arafiq oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menegaskan satu hal, bahwa praktik korupsi di daerah bukanlah peristiwa tunggal

  • Rapatkan Barisan Hadapi Guncangan

    05/3/2026 05:00

    DUNIA kembali berdiri di tepi pusaran krisis. Ketidakpastian global menjelma menjadi badai yang sulit diprediksi arahnya.

  • Menyiasati Krisis Energi

    04/3/2026 05:00

    PERANG di Timur Tengah telah berlangsung selama lebih dari tiga hari. Dampaknya mulai dirasakan oleh berbagai negara di dunia, termasuk Indonesia.

  • Mobil Mewah bukan Penentu Muruah

    03/3/2026 05:00

    SETELAH menjadi polemik, Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud akhirnya mengembalikan mobil dinas mewah seharga Rp8,5 miliar ke kas daerah.

  • Saatnya Semua Menahan Diri

    02/3/2026 05:00

    SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.

  • Menambal Defisit tanpa Bebani Rakyat

    28/2/2026 05:00

    PROGRAM Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) kini berada di persimpangan jalan. Di satu sisi, ia adalah oase bagi jutaan rakyat untuk mengakses layanan kesehatan.

  • Menata Ulang Efektivitas Demokrasi

    27/2/2026 05:00

    PEMBAHASAN revisi Undang-Undang Pemilu kembali menghadirkan satu isu strategis, yakni ambang batas parlemen.

  • Krisis Ruang Digital Anak

    26/2/2026 05:00

    RUANG digital yang semula digadang-gadang sebagai wahana belajar dan berkreasi bagi generasi muda kini berubah menjadi medan yang semakin berbahaya bagi anak-anak.

  • Ungkap Otak Sindikat Narkoba

    25/2/2026 05:00

    FANDI Ramadhan adalah potret dari petaka yang disebabkan oleh narkoba.

  • Menagih Imbal Hasil Investasi Pendidikan

    24/2/2026 05:00

    Para awardee ini dibiayai miliaran rupiah untuk mendapatkan kemewahan bersekolah ke luar negeri agar mereka pulang sebagai agen perubahan yang ikut membereskan ketidakidealan tersebut.

  • Sigap Membaca Perubahan Amerika

    23/2/2026 05:00

    DUNIA sedang menyaksikan titik balik luar biasa dalam lanskap perdagangan internasional.

  • Hasil Gemilang Negosiasi Dagang

    21/2/2026 05:00

    Pemerintah perlu memastikan harmonisasi regulasi, mempercepat layanan perizinan, serta memperkuat lembaga pengawas mutu agar tidak terjadi kasus penolakan produk di pelabuhan tujuan.

  • Memitigasi Penutupan Selat Hormuz

    20/2/2026 05:00

    IRAN menutup sementara Selat Hormuz di tengah meningkatnya ketegangan dengan negara adidaya Amerika Serikat.

  • Ramadan Mempersatukan

    19/2/2026 05:00

    SEPERTI pada 2022 dan 2024, juga pada banyak tahun sebelumnya, perbedaan jatuhnya 1 Ramadan kembali terjadi di Indonesia dan sejumlah negara lain.

  • Kendalikan Harga Segera

    18/2/2026 05:00

    KENAIKAN harga bahan pokok menjelang Ramadan kembali terulang. Polanya nyaris seragam dari tahun ke tahun.

  • Imlek dan Ramadan Merajut Tenun Kebangsaan

    17/2/2026 05:00

    SUDAH lebih dari dumedia a dekade, Hari Raya Imlek berdiri tegak sebagai simbol kematangan Republik dalam merawat keberagaman.