Headline

Kemantapan jalan nasional sudah mencapai 93,5%

Mengevaluasi PTM

17/1/2022 05:00
Mengevaluasi PTM
Ilustrasi MI(MI/Duta)

 

 

SAAT pembelajaran tatap muka (PTM) 100% di sekolah dimulai pada awal Januari 2022, sebetulnya pada waktu bersamaan Indonesia sudah mulai berjuang menahan serbuan covid-19 varian omikron. Data Satgas Penanganan Covid-19 menyebutkan pada Minggu (2/1), kasus omikron di Indonesia telah mencapai 138 kasus, terdiri dari 135 kasus impor dan tiga kasus transmisi lokal.

Artinya, pemerintah pasti tahu betul risiko yang mesti dihadapi ketika tetap memutuskan membuka 100% sekolah secara tatap muka meski situasi sedang 'tidak bersahabat'. Dengan prasangka yang baik, publik terutama para orangtua siswa punya keyakinan bahwa pemerintah pasti sudah menyiapkan langkah-langkah antisipasi seandainya omikron menyebar di tengah proses PTM berlangsung.

Dalam SKB 4 Menteri yang menjadi dasar hukum pelaksanaan PTM pun disebutkan bahwa moral keputusan bersama itu ialah keselamatan warga satuan pendidikan merupakan hukum tertinggi. Kiranya itu juga telah meningkatkan prasangka baik masyarakat terhadap kesiapan pemerintah melindungi lingkungan sekolah dari ancaman omikron atau bahkan varian covid-19 yang lain.

Untuk menjawab keyakinan dan prasangka baik publik tersebut, kata kuncinya ialah evaluasi secara kontinu, konsisten, dan menyeluruh. Selama dua minggu PTM berjalan, upaya pencegahan dengan mengutamakan disiplin terhadap protokol kesehatan sudah terus dilakukan. Namun, faktanya memang masih ada pelanggaran dan lemahnya pengawasan di sana-sini.

Puncaknya, sejumlah kasus penularan pun ditemukan. Terutama di DKI Jakarta yang melibatkan 10 sekolah dari jenjang SD hingga SMA yang membuat mereka mesti menghentikan aktivitas PTM untuk sementara waktu. Memang, Dinas Pendidikan DKI Jakarta berdalih rasio keterpaparan covid-19 di sekolah masih sangat kecil.

Akan tetapi, tetap saja mestinya kita tidak boleh meremehkan. Sekecil apa pun angka rasio tersebut tetaplah sebuah potensi yang sangat mungkin membesar bila mitigasi dan penanganannya dilakukan serampangan. Sekarang boleh saja hanya menimpa 10 sekolah dari 10.947 sekolah di DKI Jakarta yang menggelar PTM, tapi kalau ini tidak dianggap serius, jangan kaget kalau angkanya melejit.

Karena itu, evaluasi menjadi hal mutlak. Pelaksanaan PTM harus dievaluasi setiap hari. Pada saat yang bersamaan, pihak sekolah terus bekerja sama dengan dinas kesehatan setempat untuk melacak kasus secara aktif di sekolah.

Evaluasi juga penting untuk mencegah pemerintah mengeluarkan kebijakan yang hanya bersifat reaktif. Di atas semuanya, kita sepakat keselamatan warga, dalam konteks ini keselamatan siswa dan guru, ialah paling utama. Namun, di sisi lain, kita juga sepakat pendidikan tak kalah penting. Penutupan sekolah berkepanjangan boleh jadi membuat peserta didik semakin tertinggal dalam belajar.

Dengan semangat tersebut, editorial ini berkesimpulan bahwa PTM 100% masih layak diteruskan, tetapi dengan disiplin protokol kesehatan yang mesti diperkuat. Sejumlah catatan baik dari sejumlah organisasi guru maupun ahli epidemiologi yang intinya masih terdapat pelanggaran-pelanggaran dalam pelaksanaan protokol kesehatan harus pula menjadi perhatian pemerintah.

Tidak bisa tidak, pengawasan harus diperkuat. Jangan lagi ada tawar0menawar soal penggunaan masker atau jam belajar mengajar, misalnya. Tak boleh ada kompromi kepada siapa pun yang melanggar protokol kesehatan.

Pada saat berbarengan, pemerintah mesti menggenjot vaksinasi untuk anak usia 6-11 tahun dan mengupayakan agar para pendidik masuk daftar prioritas penerima vaksin booster. Jika hal-hal itu dilakukan simultan, ada harapan tinggi bahwa pendidikan kita akan segera mengejar ketertinggalannya selama ini.



Berita Lainnya
  • Napas Panjang Antisipasi Perang

    11/3/2026 05:00

    Stok BBM untuk 21 hari yang selama ini disebut sebagai standar buffer operasional semestinya tidak dipandang sebagai zona aman.

  • Menajamkan Sistem Pengawasan

    10/3/2026 05:00

    LAILA Fathiah, dengan nama panggung Fadia Arafiq, menjadi kepala daerah kedelapan hasil pilkada serentak pada 2024 lalu yang ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

  • Menjaga Tunas Bangsa

    09/3/2026 05:00

    NEGARA akhirnya menunjukkan taringnya di jagat digital yang kian sulit dikendalikan.

  • Cegah Panik Amankan Mudik

    07/3/2026 05:00

    TEPAT sepekan lalu, negara superpower Amerika Serikat (AS) bersama sekondannya, Israel, membombardir Iran.

  • Sanksi Korupsi yang Menjerakan

    06/3/2026 05:00

    PENANGKAPAN Bupati Pekalongan Fadia Arafiq oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menegaskan satu hal, bahwa praktik korupsi di daerah bukanlah peristiwa tunggal

  • Rapatkan Barisan Hadapi Guncangan

    05/3/2026 05:00

    DUNIA kembali berdiri di tepi pusaran krisis. Ketidakpastian global menjelma menjadi badai yang sulit diprediksi arahnya.

  • Menyiasati Krisis Energi

    04/3/2026 05:00

    PERANG di Timur Tengah telah berlangsung selama lebih dari tiga hari. Dampaknya mulai dirasakan oleh berbagai negara di dunia, termasuk Indonesia.

  • Mobil Mewah bukan Penentu Muruah

    03/3/2026 05:00

    SETELAH menjadi polemik, Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud akhirnya mengembalikan mobil dinas mewah seharga Rp8,5 miliar ke kas daerah.

  • Saatnya Semua Menahan Diri

    02/3/2026 05:00

    SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.

  • Menambal Defisit tanpa Bebani Rakyat

    28/2/2026 05:00

    PROGRAM Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) kini berada di persimpangan jalan. Di satu sisi, ia adalah oase bagi jutaan rakyat untuk mengakses layanan kesehatan.

  • Menata Ulang Efektivitas Demokrasi

    27/2/2026 05:00

    PEMBAHASAN revisi Undang-Undang Pemilu kembali menghadirkan satu isu strategis, yakni ambang batas parlemen.

  • Krisis Ruang Digital Anak

    26/2/2026 05:00

    RUANG digital yang semula digadang-gadang sebagai wahana belajar dan berkreasi bagi generasi muda kini berubah menjadi medan yang semakin berbahaya bagi anak-anak.

  • Ungkap Otak Sindikat Narkoba

    25/2/2026 05:00

    FANDI Ramadhan adalah potret dari petaka yang disebabkan oleh narkoba.

  • Menagih Imbal Hasil Investasi Pendidikan

    24/2/2026 05:00

    Para awardee ini dibiayai miliaran rupiah untuk mendapatkan kemewahan bersekolah ke luar negeri agar mereka pulang sebagai agen perubahan yang ikut membereskan ketidakidealan tersebut.

  • Sigap Membaca Perubahan Amerika

    23/2/2026 05:00

    DUNIA sedang menyaksikan titik balik luar biasa dalam lanskap perdagangan internasional.

  • Hasil Gemilang Negosiasi Dagang

    21/2/2026 05:00

    Pemerintah perlu memastikan harmonisasi regulasi, mempercepat layanan perizinan, serta memperkuat lembaga pengawas mutu agar tidak terjadi kasus penolakan produk di pelabuhan tujuan.