Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
DALAM dua tahun masa pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin, dunia mengalami tekanan besar yang berdampak pada hampir ke semua sektor kehidupan. Tekanan berwujud pandemi covid-19 itu turut memengaruhi pelaksanaan demokrasi dan stabilitas politik.
Rapor politik Jokowi-Amin sesungguhnya biru. Banyak terobosan yang dilakukan, termasuk merangkul lawan politik. Akan tetapi, terobosan itu tidak terkomunikasikan dengan baik sehingga menuai persepsi publik yang kurang menggembirakan dalam berbagai survei.
Laporan riset Economist Intelligent Unit (EIU) tentang indeks demokrasi 164 negara untuk 2020 yang dirilis awal tahun ini menunjukkan rata-rata skor demokrasi global menurun. Indonesia pun tidak luput hingga tergelincir ke kategori demokrasi terendah selama 14 tahun terakhir.
Skor terendah dalam penghitungan indeks demokrasi di Indonesia ada pada indikator budaya politik dan kebebasan sipil. Pembatasan-pembatasan aktivitas masyarakat sebagai upaya menegakkan protokol kesehatan harus diakui telah membuat sejumlah kanal demokrasi tersumbat.
Kondisi tersebut dalam persepsi publik menurut sejumlah survei lanjutan belum mengalami perbaikan. Indikator Politik Indonesia melalui laporan survei yang dirilis akhir September lalu mengungkapkan jumlah masyarakat yang tidak puas atas pelaksanaan demokrasi di Tanah Air mencapai 44,1%, naik jika dibandingkan dengan April 2021 yang sebanyak 32,1%.
Kemudian, survei evaluasi dua tahun kinerja Jokowi-Amin yang digelar Saiful Muljani Research Center (SMRC) menyebut hanya 26,8% responden yang menilai kondisi politik nasional sangat baik atau baik. Pada Desember 2019, masih ada 41% responden yang menyatakan kondisi politik di Tanah Air sangat baik atau baik.
Bila dilihat secara lebih berimbang, pelaksanaan demokrasi maupun kondisi politik Indonesia tidak jelek-jelek amat. Bahkan, Indonesia berhasil menggelar pilkada serentak pada Desember 2020 di tengah impitan wabah covid-19. Pilkada untuk memilih 270 kepala daerah itu disebut sebagai salah satu pemilihan umum terbesar di dunia yang paling sukses terlaksana.
Bukan hanya pelaksanaan yang lancar tanpa menimbulkan klaster baru lonjakan kasus covid-19, Pilkada 2020 juga mencatatkan partisipasi pemilih yang mencapai 76,09%. Jumlah partisipasi tersebut tertinggi sejak pelaksanaan Pilkada Serentak 2014.
Angka tersebut menggambarkan antusiasme warga untuk memilih kepala daerah sekaligus kepercayaan kepada penyelenggara pemilu bahwa mereka bisa memilih dengan aman. Apalagi, ketika itu banyak kalangan yang menilai pelaksanaan pilkada terlalu dipaksakan. Mereka khawatir gelaran pilkada akan memperburuk situasi pandemi.
Kelancaran pilkada ikut menggambarkan stabilitas politik yang terjaga dengan baik. Persatuan nasional tetap kukuh. Gejolak politik di akar rumput hingga tingkat elite relatif minim. Hal itu menjadi modal berharga pemerintah untuk fokus menanggulangi pandemi covid-19 dan dampaknya.
Tentu saja, pemerintahan Jokowi-Amin tidak boleh menafikan persepsi publik tentang demokrasi dan kondisi politik yang cenderung memburuk. Kenyataannya memang ada masalah di kebebasan sipil dan budaya politik meski tidak seheboh di media sosial.
Beberapa ekspresi kebebasan berpendapat mendapatkan perlakuan penindakan yang kelewat batas. Aksi saling lapor tetap marak, mulai dari kalangan masyarakat biasa sampai ke tingkatan para elite pemerintahan dan politik.
Pemerintahan Jokowi-Amin masih menyisakan tiga tahun masa kepemimpinan. Banyak hal yang bisa dibenahi sebagai pekerjaan rumah untuk menguatkan kembali demokrasi. Bukankah Jokowi-Amin punya jajaran pembantu yang khusus menangani politik, hukum, dan keamanan? Ya, itulah fungsi mereka.
Korupsi tersebut adalah gejala dari penyakit sistemik yang belum juga disembuhkan, yakni politik berbiaya tinggi.
PEMBERANTASAN korupsi di Republik ini seolah berjalan di tempat, bahkan cenderung mundur.
PERTENGAHAN minggu ini, satu lagi kebijakan agresif Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mulai berlaku. Mulai 21 Januari, Trump menghentikan proses visa dari 75 negara.
PASAR keuangan Indonesia sedang mengirimkan sinyal bahaya. Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) terus mengalami tekanan hebat sejak pergantian tahun.
SECERCAH harapan tentang akan hadirnya undang-undang tentang perampasan aset kembali datang.
TATANAN dunia yang selama puluhan tahun menjadi fondasi hubungan antarnegara kini berada dalam ujian terberat sejak berakhirnya Perang Dunia II.
POINT of no return, alias maju terus meski tantangan dan risiko yang akan dihadapi sangat besar.
KEBEBASAN berekspresi yang dilindungi oleh konstitusi menghadapi tantangan serius akhir-akhir ini.
BELUM dua pekan menjalani 2026, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sudah dua kali unjuk taring.
KABAR yang dinanti-nanti dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tentang penetapan tersangka kasus dugaan korupsi kuota haji tambahan 2024 akhirnya datang juga.
HAKIM karier dan hakim ad hoc secara esensial memiliki beban dan tanggung jawab yang sama.
Meski berdalih memberikan rasa aman kepada jaksa, kehadiran tiga personel TNI itu justru membawa vibes intimidasi bagi masyarakat sipil di ruang sidang tersebut.
SERANGAN Amerika Serikat (AS) ke Venezuela bukan sekadar eskalasi konflik bilateral atau episode baru dari drama panjang Amerika Latin.
DI awal tahun ini, komitmen wakil rakyat dalam memperjuangkan pemberantasan korupsi sejatinya dapat diukur dengan satu hal konkret
DALAM sebuah negara yang mengeklaim dirinya demokratis, perbedaan pendapat sesungguhnya merupakan keniscayaan.
REKONSTRUKSI dan rehabilitasi pascabencana di Aceh, Sumatra Barat, dan Sumatra Utara kembali menempatkan negara pada ujian penting.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved