Headline
Aturan itu menunjukkan keberpihakan negara pada kepentingan anak.
Aturan itu menunjukkan keberpihakan negara pada kepentingan anak.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH dan semesta rakyat mestinya bersatu padu melawan covid-19. Akan tetapi, masih ada saja kaum oportunis yang berusaha menghasut rakyat dan mengobarkan ketidakpercayaan kepada pemerintah.
Pemerintah, dengan segala kelebihan dan kekurangannya, telah mengerahkan segala daya dan upaya untuk menangani covid-19. Harus diakui bahwa bangsa ini memang belum berhasil melawan covid-19. Begitu juga bangsa-bangsa lainnya belum ada yang sepenuhnya menang melawan covid-19.
Amat disayangkan, masih ada saja pihak-pihak yang sengaja memutarbalikkan fakta. Mereka menunggangi situasi pandemi covid-19 dan kesulitan ekonomi untuk memprovokasi rakyat.
Fenomena mengobarkan ketidakpercayaan kepada pemerintah makin heboh di media sosial yang membuat Wakil Presiden Ma'ruf Amin turut risau. Ia pun mengajak para ulama turut mengambil peran dalam mencegah upaya-upaya provokasi di tengah masyarakat ini.
Wapres yang sekaligus Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (MUI) ketika memberikan sambutan dalam milad ke-46 MUI, kemarin, meminta seluruh ulama MUI pusat dan daerah tidak membiarkan ada ketidakpercayaan di masyarakat kepada pemerintah dalam penanganan pandemi covid-19.
Sukses tidaknya penanganan covid-19 di suatu negara memang sangat ditentukan oleh kepercayaan warga negara kepada pemerintah. Sejauh ini kepercayaan rakyat kepada pemerintah masih besar. Namun, di media sosial, selalu muncul ajakan-ajakan agar rakyat tidak memercayai pemerintah.
Terus terang, tantangan penanganan pandemi jusru muncul dari faktor eksternal yang bersikap oposan terhadap setiap kebijakan pemerintah. Teranyar ialah viralnya ajakan demonstrasi di media sosial pada 24 Juli meski senyap di dunia nyata.
Patut diapresiasi bahwa rakyat kukuh bersikap rasional di tengah pandemi covid-19. Malah rakyat di lapisan terbawah bergotong royong membantu sesama. Mereka sama sekali tidak tergiur ajakan pihak-pihak yang belum move on secara politik.
Eloknya, pemerintah bersama tokoh agama tidak boleh lelah mengajak masyarakat berpartisipasi. Butuh partisipasi semesta rakyat untuk melawan covid-19. Abaikan saja ajakan-ajakan dari pihak yang tidak mampu menahan syahwat berkuasa. Koreksi pada pemerintah dengan modus politik licik malah bikin covid-19 tambah subur dan menambah penderitaan rakyat.
Memang, upaya pemerintah dalam menangani pandemi masih jauh dari sempurna. Penerapan PPKM darurat yang kemudian ganti istilah menjadi PPKM level 1 sampai 4 menambah dalam tekanan di sektor informal kendati bantalan sosial sudah disiapkan.
Namun, itulah tindakan yang harus diambil pemerintah untuk menghambat penularan covid-19. Keselamatan dan kesehatan masyarakat menjadi hukum tertinggi yang harus dipilih dalam kondisi pandemi seperti saat ini.
Dalam situasi pandemi, dibutuhkan kepiawaian maksimal pemerintah untuk mengorkestrasi kepentingan kesehatan dan perekonomian. Andai semesta rakyat bersatu padu mengikuti protokol kesehatan, niscaya bangsa ini menang melawan covid-19.
Menang melawat pandemi covid-19 juga membutuhkan kemampuan merawat kewarasan. Daripada mengobarkan distrust kepada pemerintah, jauh lebih mulia membantu korban covid-19, mengajak masyarakat mengikuti vaksinasi dan mematuhi protokol kesehatan. Jauh lebih waras lagi jika turut serta mengawasi secara lansung penyaluran bantuan sosial agar tepat sasaran dan tepat manfaat.
TEPAT sepekan lalu, negara superpower Amerika Serikat (AS) bersama sekondannya, Israel, membombardir Iran.
PENANGKAPAN Bupati Pekalongan Fadia Arafiq oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menegaskan satu hal, bahwa praktik korupsi di daerah bukanlah peristiwa tunggal
DUNIA kembali berdiri di tepi pusaran krisis. Ketidakpastian global menjelma menjadi badai yang sulit diprediksi arahnya.
PERANG di Timur Tengah telah berlangsung selama lebih dari tiga hari. Dampaknya mulai dirasakan oleh berbagai negara di dunia, termasuk Indonesia.
SETELAH menjadi polemik, Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud akhirnya mengembalikan mobil dinas mewah seharga Rp8,5 miliar ke kas daerah.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
PROGRAM Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) kini berada di persimpangan jalan. Di satu sisi, ia adalah oase bagi jutaan rakyat untuk mengakses layanan kesehatan.
PEMBAHASAN revisi Undang-Undang Pemilu kembali menghadirkan satu isu strategis, yakni ambang batas parlemen.
RUANG digital yang semula digadang-gadang sebagai wahana belajar dan berkreasi bagi generasi muda kini berubah menjadi medan yang semakin berbahaya bagi anak-anak.
FANDI Ramadhan adalah potret dari petaka yang disebabkan oleh narkoba.
Para awardee ini dibiayai miliaran rupiah untuk mendapatkan kemewahan bersekolah ke luar negeri agar mereka pulang sebagai agen perubahan yang ikut membereskan ketidakidealan tersebut.
DUNIA sedang menyaksikan titik balik luar biasa dalam lanskap perdagangan internasional.
Pemerintah perlu memastikan harmonisasi regulasi, mempercepat layanan perizinan, serta memperkuat lembaga pengawas mutu agar tidak terjadi kasus penolakan produk di pelabuhan tujuan.
IRAN menutup sementara Selat Hormuz di tengah meningkatnya ketegangan dengan negara adidaya Amerika Serikat.
SEPERTI pada 2022 dan 2024, juga pada banyak tahun sebelumnya, perbedaan jatuhnya 1 Ramadan kembali terjadi di Indonesia dan sejumlah negara lain.
KENAIKAN harga bahan pokok menjelang Ramadan kembali terulang. Polanya nyaris seragam dari tahun ke tahun.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved