Headline

Indonesia akan alihkan sebagian impor minyak mentah ke AS.

Pertaruhan Bangsa Melawan Korona

23/1/2021 05:00
Pertaruhan Bangsa Melawan Korona
Ilustrasi MI(MI/Duta)

 

 

LONJAKAN kasus covid-19 masih belum terkendali. Penyebaran virus mematikan itu justru semakin mengkhawatirkan. Bahkan, kebijakan cukup ekstrem, yakni pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) di Jawa-Bali yang diterapkan sejak 11 Januari tidak juga kuasa menahan laju penularan.

Rekor kasus positif pun terjadi pada 16 Januari, yaitu sebanyak 14.224 kasus. Angka kematian tertingi terjadi dua hari lalu, yakni 346 dalam sehari. Statistik itu jelas mencemaskan, sangat mencemaskan. Alih-alih melandai, ekspansi korona malah kian menjadi.

Statistik itu pula yang membuat pemerintah mengambil pilihan untuk memperpanjang PPKM Jawa Bali selama dua minggu mulai 26 Januari hingga 8 Februari 2021. Pasalnya, berdasarkan evaluasi dan pemantauan di sejumlah daerah yang dilakukan pemerintah, angka positivity rate tidak menunjukkan penurunan yang signifikan.

Fakta tersebut juga menggambarkan bagaimana masyarakat kita tidak memiliki kepekaan untuk mendukung kebijakan PPKM. Terus meroketnya kasus positif covid-19 menunjukkan bahwa pergerakan masyarakat masih tinggi.

Masyarakat hendaknya melihat kebijakan PPKM Jawa-Bali sebagai salah satu ikhtiar pemerintah dalam menangani kasus covid-19. Sudah terlalu lama virus korona menjadi biang bencana. Sudah hampir setahun bangsa ini dipaksa berjibaku dan tentu saja kita tidak ingin berlama-lama lagi berperang melawan pandemi.

Kesadaran serta semangat gotong-royong bangsa ini tengah diuji untuk menahan diri tidak bepergian agar meminimalisasi penyebaran. Pemerintah tidak akan mampu mengontrol secara penuh apa yang terjadi di lapangan. Bahkan, masifnya penegakan hukum terhadap pelanggar protokol kesehatan majal membendung angka penularan.

Disiplin dan tanggung jawab bersama untuk konsisten dalam penerapan protokol kesehatan menjadi kunci utama. Ia menjadi keniscayaan jika kita ingin secepatnya lepas dari penjajahan korona.

Kebijakan apa pun yang dibuat pemerintah tidak akan sukses tanpa peran dan kesadaran masyarakat. Penurunan kasus tentu tergantung pada seberapa besar pergerakan manusia dapat ditekan. Belajar dari kebijakan sebelumnya, yakni pembatasan sosial berskala besar atau PSBB, ketika mobilitas orang berkurang, kasus covid-19 akan stagnan.

Tantangannya, pemerintah harus punya napas panjang untuk terus berupaya membangun kesadaran kolektif hingga proses vaksinasi tuntas. Tabiat tarik ulur kebijakan pengetatan tidak boleh terjadi lagi. Pelonggaran pergerakan dan masa liburan terbukti hanya menghasilkan petaka yang lebih besar.

Tidak kalah penting, masyarakat butuh patron dalam kepatuhan berinteraksi terhadap protokol kesehatan. Jangan sampai ada lagi kasus pesta Raffi Ahmad. Tidak boleh lagi ada toleransi terhadap tindak pelanggaran protokol kesehatan.

Penegakan aturan yang benar akan menciptakan kedisiplinan dan ketaatan terhadap aturan. Sebaliknya, sikap permisif dan tebang pilih penegakan protokol kesehatan hanya akan menyuburkan ketidakpatuhan.

Bagi masyarakat yang merupakan bagian dari komponen utama suksesnya PPKM Jawa Bali dalam menekan kasus covid-19, perpanjangan kebijakan itu akan menjadi tonggak, apakah bangsa ini mampu secara kolektif menekan angka penularan.

Tentu, bangsa ini tak ingin terpuruk seperti sekarang atau lebih hancur lagi di masa mendatang. Penyebaran virus korona telah membuat hampir semua lini dan sisi kehidupan bangsa ini sakit, sekarat, bahkan tak sedikit yang mati.

Keselamatan rakyat makin terancam, ekonomi pun akan sulit untuk pulih. Hanya komitmen bersama yang bisa menyelamatkan bangsa dalam pertaruhan masa depan melawan korona.



Berita Lainnya
  • Mobil Mewah bukan Penentu Muruah

    03/3/2026 05:00

    SETELAH menjadi polemik, Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud akhirnya mengembalikan mobil dinas mewah seharga Rp8,5 miliar ke kas daerah.

  • Saatnya Semua Menahan Diri

    02/3/2026 05:00

    SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.

  • Menambal Defisit tanpa Bebani Rakyat

    28/2/2026 05:00

    PROGRAM Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) kini berada di persimpangan jalan. Di satu sisi, ia adalah oase bagi jutaan rakyat untuk mengakses layanan kesehatan.

  • Menata Ulang Efektivitas Demokrasi

    27/2/2026 05:00

    PEMBAHASAN revisi Undang-Undang Pemilu kembali menghadirkan satu isu strategis, yakni ambang batas parlemen.

  • Krisis Ruang Digital Anak

    26/2/2026 05:00

    RUANG digital yang semula digadang-gadang sebagai wahana belajar dan berkreasi bagi generasi muda kini berubah menjadi medan yang semakin berbahaya bagi anak-anak.

  • Ungkap Otak Sindikat Narkoba

    25/2/2026 05:00

    FANDI Ramadhan adalah potret dari petaka yang disebabkan oleh narkoba.

  • Menagih Imbal Hasil Investasi Pendidikan

    24/2/2026 05:00

    Para awardee ini dibiayai miliaran rupiah untuk mendapatkan kemewahan bersekolah ke luar negeri agar mereka pulang sebagai agen perubahan yang ikut membereskan ketidakidealan tersebut.

  • Sigap Membaca Perubahan Amerika

    23/2/2026 05:00

    DUNIA sedang menyaksikan titik balik luar biasa dalam lanskap perdagangan internasional.

  • Hasil Gemilang Negosiasi Dagang

    21/2/2026 05:00

    Pemerintah perlu memastikan harmonisasi regulasi, mempercepat layanan perizinan, serta memperkuat lembaga pengawas mutu agar tidak terjadi kasus penolakan produk di pelabuhan tujuan.

  • Memitigasi Penutupan Selat Hormuz

    20/2/2026 05:00

    IRAN menutup sementara Selat Hormuz di tengah meningkatnya ketegangan dengan negara adidaya Amerika Serikat.

  • Ramadan Mempersatukan

    19/2/2026 05:00

    SEPERTI pada 2022 dan 2024, juga pada banyak tahun sebelumnya, perbedaan jatuhnya 1 Ramadan kembali terjadi di Indonesia dan sejumlah negara lain.

  • Kendalikan Harga Segera

    18/2/2026 05:00

    KENAIKAN harga bahan pokok menjelang Ramadan kembali terulang. Polanya nyaris seragam dari tahun ke tahun.

  • Imlek dan Ramadan Merajut Tenun Kebangsaan

    17/2/2026 05:00

    SUDAH lebih dari dumedia a dekade, Hari Raya Imlek berdiri tegak sebagai simbol kematangan Republik dalam merawat keberagaman.

  • Meneror Penggarong Uang Negara

    16/2/2026 05:00

    BADAN Pusat Statistik (BPS), awal Februari lalu, baru saja merilis angka pertumbuhan ekonomi yang dapat dicapai Indonesia sepanjang 2025, yakni 5,11% secara tahunan.

  • Percepat Rekonstruksi, Pulihkan Harapan

    14/2/2026 05:00

    DI antara puing-puing yang perlahan berganti struktur permanen, tersimpan doa ribuan warga terdampak bencana di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.

  • Swasembada Energi semata demi Rakyat

    13/2/2026 05:00

    SWASEMBADA pangan dan energi, itu dua janji Prabowo Subianto saat membacakan pidato pelantikannya sebagai presiden pada 2024 lalu.