Headline
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Kumpulan Berita DPR RI
PADA saat bangsa ini masih berjuang melawan covid-19 terus mencabut nyawa, muncul bencana lain pada awal tahun. Mulai pesawat jatuh, bencana hidrometeorologi, hingga gempa bumi. Hanya kesadaran untuk tetap waspada yang bisa meredam semuanya menjadi duka berkepanjangan.
Bencana teranyar ialah gempa bumi berkekuatan 6,2 pada skala Richter yang meluluhlantakkan Kabupaten Mamuju dan Majene di Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) pada Jumat (15/1) dini hari.
Setidaknya 34 orang meninggal dunia dengan rincian 26 orang di Kabupaten Mamuju dan 8 orang di Kabupaten Majene. Tidak hanya nyawa melayang, gempa itu juga mengakibatkan sejumlah rumah dan bangunan roboh, termasuk Hotel Maleo, Kantor Gubernur Sulbar, serta RSUD Mamuju. Dengan melihat dampak kerusakan akibat gempa ini, kemungkinan masih ada warga tertimbun di bawah reruntuhan bangunan.
Peristiwa itu seakan melengkapi rentetan dua musibah sebelumnya, yakni jatuhnya pesawat Sriwijaya Air di Kepulauan Seribu dan bencana tanah Longsor di Sumedang, Jawa Barat, yang juga menewaskan puluhan korban jiwa.
Kita tentu bersimpati kepada keluarga korban pada semua peristiwa itu. Presiden Joko Widodo kemarin menyampaikan belasungkawa atas korban yang meninggal dunia akibat bencana alam gempa bumi yang melanda wilayah Sulbar.
Kita juga mengapresiasi langkah pemerintah, khususnya para tim penyelamat, baik dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana, aparat TNI/Polri, maupun relawan, yang hingga kini masih bekerja menemukan para korban dalam ketiga musibah itu.
Dalam penanganan bencana, semua pihak memang harus bergerak cepat dan bahu-membahu. Untuk gempa Sulbar, misalnya, Presiden langsung memerintahkan Menteri Sosial Tri Rismaharini dan Kepala BNPB Doni Monardo meninjau lokasi bencana beberapa jam setelah peristiwa terjadi.
Kehadiran pejabat pusat di daerah bukan sekadar melakukan koordinasi dengan pejabat daerah untuk mengatasi bencana. Paling penting ialah menunjukkan kehadiran negara di tengah rakyat yang terkena musibah. Harus ada pendampingan dan bimbingan bagi mereka yang diterpa rasa takut dan kebingungan.
Kondisi mereka yang ada di pengungsian juga tak kalah krusial untuk diperhatikan. Jangan sampai kerumunan orang di tempat ini jadi klaster baru penularan covid-19. Pastikan mereka tetap mematuhi protokol kesehatan, dengan menjaga jarak, memakai masker, dan rajin mencuci tangan. Pemerintah hendaknya juga menjamin pemenuhan hak masyarakat dan pengungsi yang terkena bencana secara adil dan sesuai dengan standar pelayanan kebencanaan. Pastikan mereka tidak telantar.
Lazimnya dalam peristiwa gempa, warga pun diimbau mewaspadai gempa susulan. Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Dwikorita Karnawati telah mengingatkan hal ini. Ia meminta warga di Mamuju dan sekitar wilayah Majene untuk waspada sekaligus menjauhi area pantai bila terjadi lagi gempa susulan. Tidak perlu lagi tunggu peringatan tsunami. Pada musibah semacam ini, selain mencari korban yang kemungkinan masih tertimbun reruntuhan, hal terpenting lainnya memang ialah melindungi warga agar selamat dari kemungkinan gempa susulan.
Mayoritas korban tewas akibat gempa bumi karena tertimpa reruntuhan atau terjebak dalam bangunan roboh, serta terjangan tsunami, bukan besar kecilnya skala gempa. Oleh karena itu, perlu selalu diingatkan pentingnya mitigasi untuk meminimalisasi dampak bencana.
Bangsa ini hidup di daerah cincin api yang rawan bencana. Struktur dan lokasi bangunan pun mesti menyesuaikan dengan kondisi alam, misalnya dengan membangun gedung atau rumah yang tahan gempa. Tidak pula mendirikan bangunan di daerah rawan longsor. Bencana, terutama gempa, memang tidak bisa diprediksi, tetapi dengan mitigasi setidaknya kita dapat meminimalkan dampaknya.
Alam dan seluruh ekosistemnya harus diperlakukan sebagai nyawa kehidupan. Ia harus dimanfaatkan dan dipelihara demi keselamatan. Kepedulian terhadap alam dan lingkungan mestinya menjadi peradaban utama bangsa ini.
Bencana datang silih berganti. Hidup di negeri bencana sudah pasti berbahaya, hanya kesadaran dan kewaspadaan yang bisa menyiasati semuanya hingga tidak menjadi duka berkepanjangan.
SETIAP musim mudik Lebaran tiba, pemerintah seolah kembali memasuki arena uji publik yang tak pernah benar-benar usai
DI tengah langkah penghematan energi sebagai antisipasi terhadap gejolak global, pemerintah memastikan untuk tidak memberlakukan pembelajaran daring bagi para siswa.
BERHEMAT adalah hal mutlak dalam menghadapi krisis global saat ini. Berhemat, khususnya BBM, merupakan adaptasi pertama dan minimal ketika Selat Hormuz belum juga aman.
PEMBERANTASAN korupsi di Indonesia kembali diuji. Di tengah persepsi publik bahwa praktik korupsi kian mengakar, langkah penegakan hukum justru dinilai melemah.
Mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, atau yang akrab disapa Gus Yaqut, dilaporkan mendapatkan status tahanan rumah.
RAMADAN telah berlalu dan kini seluruh umat Islam di dunia merayakan Hari Raya Idul Fitri.
PENGUNGKAPAN identitas terduga pelaku penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras) Andrie Yunus menjadi angin segar.
Ramadan dengan puasanya dan Nyepi dengan catur brata penyepiannya adalah dua jalan berbeda yang sama-sama menuju pada penguatan sikap pengendalian diri.
DALAM minggu ini, ada dua momentum besar ujian kematangan toleransi bangsa kita, yaitu Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri 1447 Hijriah.
TAK salah kiranya jika Transparency International menempatkan Indonesia di level rendah dalam pemberantasan korupsi sepanjang 2025.
Peristiwa itu merupakan ancaman serius terhadap demokrasi dan perlindungan hak asasi manusia (HAM) di Indone
GELOMBANG mudik Lebaran selalu menjadi ujian besar bagi kapasitas negara dalam mengelola mobilitas manusia berskala besar.
BAGAIMANAPUN dampak situasi global saat ini, pemerintah harus bisa memastikan mudik Lebaran berlangsung aman dan lancar.
PEMERINTAH sejatinya lahir untuk melindungi, memberi kepastian, dan mewujudkan kesejahteraan bagi rakyatnya.
Stok BBM untuk 21 hari yang selama ini disebut sebagai standar buffer operasional semestinya tidak dipandang sebagai zona aman.
LAILA Fathiah, dengan nama panggung Fadia Arafiq, menjadi kepala daerah kedelapan hasil pilkada serentak pada 2024 lalu yang ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved