Headline
Aturan itu menunjukkan keberpihakan negara pada kepentingan anak.
Aturan itu menunjukkan keberpihakan negara pada kepentingan anak.
Kumpulan Berita DPR RI
PERTARUNGAN antara Presiden Donald Trump dan pesaingnya dari Partai Demokrat, Joe Biden, kian menarik. Hingga tadi malam belum diketahui pemenang dari pemilihan presiden yang digelar pada 3 November itu.
Pemilihan kali ini pun kian menarik karena tingkat partisipasi pemilih sangat tinggi. Tingkat partisipasi pemilih diprediksi akan menjadi yang tertinggi dalam seabad terakhir, hampir 160 juta, mewakili 65% pemilih.
Penghitungan surat suara masih berlangsung di sejumlah negara bagian. Namun, dari jumlah suara yang sudah dihitung yakni lebih dari 140 juta, untuk sementara Biden unggul dengan 72 juta suara.
Adapun kandidat petahana memperoleh 68 juta suara. Biden menjadi capres dengan perolehan suara pemilih terbanyak sepanjang sejarah pemilu AS.
Selain mencetak rekor soal perolehan suara, Biden juga mencatat sejarah dengan memilih Kamala Harris sebagai calon wakil presiden. Untuk pertama kalinya ada perempuan kulit berwarna menjadi cawapres dari partai utama di pemilu AS.
Meski Biden menoreh sejarah dalam pengumpulan suara, Pilpres AS tidak ditentukan oleh banyaknya suara populer, tetapi dengan suara elektoral.
Biden telah mengantongi 264 suara elektoral dan Trump 214 suara elektoral. Pemenang pilpres harus mendapatkan minimal 270 suara elektoral.
Rakyat AS menunggu apakah Biden berhasil menyempurnakan catatan sejarahnya dengan memenangi pilpres ataukah Trump mampu membuat kejutan di saat-saat terakhir.
Bukan hanya warga AS, dunia juga menunggu pemenang pilpres negara adidaya itu. Dunia menunggu karena kebijakan Presiden AS turut mewarnai percaturan politik global.
Siapa pun pemenangnya, apakah Trump atau Biden, pilpres AS kali ini telah sukses dalam bentuk antusiasme pemilih yang tinggi.
Menegaskan besarnya kesadaran politik warga untuk menentukan nasib bangsanya sebagai fondasi demokrasi. Bahkan wabah pandemi covid-19 pun tak menyurutkan warga untuk menentukan pilihan.
Tingginya antusiasme warga AS dan keunggulan perolehan suara sementara Biden juga menjadi cerminan penolakan atas populisme berbasis nasionalisme sempit yang akhir-akhir banyak dialami sejumlah negara.
Keunggulan Biden diharapkan bisa lebih berdampak positif pada bidang politik dan ekonomi bagi dunia, termasuk Indonesia.
Politik populisme Trump dianggap sebagai biang bangkitnya gerakan supremasi kulit putih hingga gesekan antarkelas dan antarras di ‘Negeri Paman Sam’ meningkat di mana-mana.
Tidak jauh berbeda pula dalam hal hubungan global. Pemerintah Trump selama ini juga cenderung mengeluarkan kebijakan yang keras soal imigrasi dan kebijakan proteksi ekonomi. Bahkan Trump kerap dinilai rasialis dan tidak mendukung kerja sama internasional.
Biden, jika keluar sebagai pemenang, membawa harapan baru. Biden muncul dengan gagasan menjunjung tinggi keberagaman ras, juga mampu menggugah lebih banyak lagi warga AS untuk berpartisipasi menentukan nasib bangsanya.
Gambaran harapan terwujudnya perubahan dan perdamaian untuk masa depan negeri adidaya tersebut terbuka lebar.
Dunia menunggu apakah Biden mampu menorehkan sejarah baru. Jika mampu, Biden diharapkan dapat meneguhkan kembali keyakinan pada demokrasi.
Bahwa demokrasi benar-benar mengakomodasi keinginan rakyat Amerika yang beragam, tidak terdistorsi oleh sentimen dan politik populisme sempit.
Berbeda dari Trump yang mengumumkan kemenangan, Biden tidak kunjung melakukan tindakan serupa. Dalam pernyataan terbarunya, Biden hanya menjanjikan akan menjadi presiden bagi seluruh AS.
TEPAT sepekan lalu, negara superpower Amerika Serikat (AS) bersama sekondannya, Israel, membombardir Iran.
PENANGKAPAN Bupati Pekalongan Fadia Arafiq oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menegaskan satu hal, bahwa praktik korupsi di daerah bukanlah peristiwa tunggal
DUNIA kembali berdiri di tepi pusaran krisis. Ketidakpastian global menjelma menjadi badai yang sulit diprediksi arahnya.
PERANG di Timur Tengah telah berlangsung selama lebih dari tiga hari. Dampaknya mulai dirasakan oleh berbagai negara di dunia, termasuk Indonesia.
SETELAH menjadi polemik, Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud akhirnya mengembalikan mobil dinas mewah seharga Rp8,5 miliar ke kas daerah.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
PROGRAM Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) kini berada di persimpangan jalan. Di satu sisi, ia adalah oase bagi jutaan rakyat untuk mengakses layanan kesehatan.
PEMBAHASAN revisi Undang-Undang Pemilu kembali menghadirkan satu isu strategis, yakni ambang batas parlemen.
RUANG digital yang semula digadang-gadang sebagai wahana belajar dan berkreasi bagi generasi muda kini berubah menjadi medan yang semakin berbahaya bagi anak-anak.
FANDI Ramadhan adalah potret dari petaka yang disebabkan oleh narkoba.
Para awardee ini dibiayai miliaran rupiah untuk mendapatkan kemewahan bersekolah ke luar negeri agar mereka pulang sebagai agen perubahan yang ikut membereskan ketidakidealan tersebut.
DUNIA sedang menyaksikan titik balik luar biasa dalam lanskap perdagangan internasional.
Pemerintah perlu memastikan harmonisasi regulasi, mempercepat layanan perizinan, serta memperkuat lembaga pengawas mutu agar tidak terjadi kasus penolakan produk di pelabuhan tujuan.
IRAN menutup sementara Selat Hormuz di tengah meningkatnya ketegangan dengan negara adidaya Amerika Serikat.
SEPERTI pada 2022 dan 2024, juga pada banyak tahun sebelumnya, perbedaan jatuhnya 1 Ramadan kembali terjadi di Indonesia dan sejumlah negara lain.
KENAIKAN harga bahan pokok menjelang Ramadan kembali terulang. Polanya nyaris seragam dari tahun ke tahun.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved