Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
PARIWISATA sejatinya ialah salah satu potret besar untuk memberikan gambaran wajah Indonesia kepada dunia internasional. Baik dan buruknya wajah Indonesia di mata global sedikit banyak akan ditentukan bagaimana bangsa ini memperlakukan, menata, sekaligus mengelola sektor pariwisata.
Begitu pun kaitannya dengan perekonomian, pariwisata ialah pilar pembangunan yang semestinya tak boleh ditinggalkan. Presiden Joko Widodo bahkan berulang kali menegaskan bahwa pariwisata harus menjadi leading sector perekonomian nasional.
Mengapa? Karena pariwisata merupakan industri yang paling mudah dan cepat menghasilkan devisa. Ia juga punya multiplier effect tinggi. Ketika pariwisata bekerja, pada saat itu pula ekonomi masyarakat akan bergerak, lapangan kerja tercipta, dan infrastruktur pendukung mesti terbangun.
Kita memang punya modal kuat di sektor ini dengan keindahan, kekayaan alam, serta keanekaragaman budaya yang sungguh luar biasa. Mungkin bisa disebut salah satu yang terbaik di dunia. Bangsa ini juga punya kultur keramahan serta tolong-menolong yang tidak semua negara memilikinya. Namun, nyatanya, mengelola keindahan itu tak mudah.
Bertahun-tahun lamanya negeri ini terperangkap dalam situasi yang gagap mengapitalisasi keindahan alam budaya dan keramahan menjadi nilai tambah bagi ekonomi. Dulu kita seperti lupa bahwa sejatinya pariwisata ialah alat untuk mewujudkan kesejahteraan rakyat dan keadilan sosial sesuai cita-cita pendiri bangsa.
Akan tetapi, saat ini agak berbeda. Cara negara memandang sektor pariwisata sudah jauh lebih maju ketimbang sebelum-sebelumnya. Presiden Jokowi tidak hanya selalu bilang pariwisata harus menjadi sektor terdepan pembangunan dan menjadi fokus perhatian pemerintah, tapi juga dia praktikkan langsung perhatian itu dengan rutin mengunjungi tempat-tempat wisata di pelosok Nusantara.
Dari 10 destinasi wisata yang akan dikembangkan pemerintahan Presiden Jokowi sebagai 'Bali Baru', Jokowi setidaknya aktif bolak-balik ke empat destinasi superprioritas, yaitu Danau Toba, Mandalika, Labuan Bajo, dan Borobudur. Tak sekadar menikmati keindahannya, Presiden juga selalu bicara soal tantangan dan hambatan pengembangan tujuan wisata yang ia kunjungi.
Boleh jadi Jokowi memang sekadar ingin blusukan ke destinasi-destinasi wisata unggulan untuk melihat perkembangan pengembangannya. Akan tetapi, dalam sudut pandang yang lain, apa yang dilakukan Presiden itu bisa pula kita maknai sebagai 'peringatan' kepada pemerintah daerah untuk bekerja lebih sigap.
Harus diakui, belum terlihat sinkronisasi yang manis antara pola pikir pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam rencana besar pariwisata tersebut. Yang tampak justru kurang proaktifnya daerah menyongsong program dari pusat.
Mereka gagap karena tak terbiasa kerja cepat dan presisi. Birokrasi mereka masih saja lelet padahal kemajuan teknologi terus berlari dengan kecepatan tinggi. Di sisi lain, Jokowi tak biasa bekerja lambat. Karena itu, ia rajin menyambangi tempat-tempat tersebut sekadar untuk mengingatkan pemerintah daerah agar bisa segendang dan seirama dengan pusat.
Mau tidak mau, jika Indonesia ingin meraih target kunjungan wisata sebanyak 20 juta pada tahun ini dengan devisa US$17,6 miliar, dan makin meningkat di tahun-tahun mendatang, persoalan klasik seperti itu terlebih dulu harus dibereskan.
Berikutnya kita mesti sepakat sumber daya manusia (SDM) ialah subjek sekaligus pelaku utama dalam pembangunan kepariwisataan. Karena itu, peningkatan kualitas dan mentalitas SDM harus jadi prioritas.
Semua mesti dilakukan dari sekarang. Sudah saatnya Indonesia menjadi negara besar, yang sebagian ekonominya kukuh ditopang dan didukung sektor pariwisata.
PENCABUTAN izin 28 perusahaan membuka peluang bagi pemulihan lingkungan pascabencana Aceh dan Sumatra.
PELEMAHAN nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat dalam beberapa bulan terakhir bukan sekadar fenomena singkat.
Korupsi tersebut adalah gejala dari penyakit sistemik yang belum juga disembuhkan, yakni politik berbiaya tinggi.
PEMBERANTASAN korupsi di Republik ini seolah berjalan di tempat, bahkan cenderung mundur.
PERTENGAHAN minggu ini, satu lagi kebijakan agresif Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mulai berlaku. Mulai 21 Januari, Trump menghentikan proses visa dari 75 negara.
PASAR keuangan Indonesia sedang mengirimkan sinyal bahaya. Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) terus mengalami tekanan hebat sejak pergantian tahun.
SECERCAH harapan tentang akan hadirnya undang-undang tentang perampasan aset kembali datang.
TATANAN dunia yang selama puluhan tahun menjadi fondasi hubungan antarnegara kini berada dalam ujian terberat sejak berakhirnya Perang Dunia II.
POINT of no return, alias maju terus meski tantangan dan risiko yang akan dihadapi sangat besar.
KEBEBASAN berekspresi yang dilindungi oleh konstitusi menghadapi tantangan serius akhir-akhir ini.
BELUM dua pekan menjalani 2026, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sudah dua kali unjuk taring.
KABAR yang dinanti-nanti dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tentang penetapan tersangka kasus dugaan korupsi kuota haji tambahan 2024 akhirnya datang juga.
HAKIM karier dan hakim ad hoc secara esensial memiliki beban dan tanggung jawab yang sama.
Meski berdalih memberikan rasa aman kepada jaksa, kehadiran tiga personel TNI itu justru membawa vibes intimidasi bagi masyarakat sipil di ruang sidang tersebut.
SERANGAN Amerika Serikat (AS) ke Venezuela bukan sekadar eskalasi konflik bilateral atau episode baru dari drama panjang Amerika Latin.
DI awal tahun ini, komitmen wakil rakyat dalam memperjuangkan pemberantasan korupsi sejatinya dapat diukur dengan satu hal konkret
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved