Headline
Serangan terhadap pasukan perdamaian melanggar hukum internasional.
Serangan terhadap pasukan perdamaian melanggar hukum internasional.
Kumpulan Berita DPR RI
SEPI dari prestasi sepertinya sudah menjadi identifikasi yang amat melekat dengan lembaga legislatif di negeri ini. Lambat mengurus legislasi, tapi juara untuk urusan korupsi. Publik mengharapkan mereka memberi solusi, tapi faktanya mereka seolah bekerja tanpa visi.
Di sisi lain, dunia bergerak begitu cepat. Perubahan dan kemajuan zaman tak bisa dihindari. Nilai-nilai baru terus tercipta. Persaingan global pun menjadi keniscayaan. Tantangan itu tentunya hanya bisa dilewati bila seluruh elemen, terutama para pemimpin dan elite negeri, termasuk wakil-wakil rakyat di parlemen, memiliki visi dengan lompatan jauh ke depan.
Tanpa visi, jangan pernah berpikir Republik ini akan melaju dengan kecepatan tinggi. Tanpa perubahan pola pikir, sungguh sia-sia kita berharap bangsa ini bakal memenangi pertarungan global.
Kuncinya ialah bagaimana kita memandang masa depan serta berani meninggalkan mindset dan cara-cara kerja lama yang kebanyakan hanya menjadi rutinitas dan dikerjakan ala kadarnya.
Karena itu, kita patut menyambut positif ketika Presiden Joko Widodo mengingatkan lagi pentingnya perubahan pola pikir tersebut saat memberikan kuliah umum kepada para calon anggota DPR Partai NasDem di Gedung Akademi Bela Negara NasDem, Jakarta, Selasa (16/7).
Ada kegundahan dan harapan yang diungkapkan Presiden kepada anggota DPR terpilih yang bakal mengisi kursi di Senayan hingga 2024 itu.
Kepala Negara berharap bangsa ini melakukan gerakan perubahan, seperti memperbarui nilai-nilai untuk menuju Indonesia maju. Itu, kata Jokowi, semestinya dapat dimulai salah satunya dari lembaga legislatif. Anggota legislatif dan seluruh elemen bangsa bersama-sama mencarikan solusi, bertindak cepat dan fleksibel untuk mendukung langkah meraih kemajuan.
Harapan Presiden sama dengan harapan rakyat. Kekhawatiran Presiden juga sama dengan kekhawatiran rakyat. Di antara harapan dan kekhawatiran itulah kepentingan rakyat akan dipertaruhkan.
Wajah baru DPR periode 2019-2024 mendatang, tidak bisa tidak, harus berubah dari kekusaman selama ini. Jangan wajah baru justru menambah panjang daftar anggota parlemen yang miskin visi, nihil prestasi, tapi malah sibuk memperkaya diri.
Publik sebenarnya tak pernah henti menaruh harapan baru setiap pergantian anggota parlemen melalui kontestasi pemilihan umum. Namun, setiap kali itu pula publik terus dikecewakan dengan tabiat yang nyaris tak berubah dan 'prestasi-prestasi' menjengkelkan yang rutin ditorehkan para anggota dewan, seperti korupsi dan kemalasan yang bertubi-tubi.
Akan tetapi, meski terus dikecewakan, rakyat tak sepatutnya membunuh asa. Mimpi memiliki lembaga legislatif yang anggotanya tak hanya mencari pekerjaan, mengeruk fulus, serta bermanuver untuk merebut posisi-posisi kekuasaan harus tetap dijaga.
Pada saat yang sama kita mesti merawat harapan bahwa suatu saat nanti akan memiliki parlemen yang sangat visioner, berpola pikir maju, dengan tetap dilandasi fondasi integritas dan kapabilitas yang mumpuni.
Mestinya tak perlu menunggu lama. Perubahan-perubahan positif itu bisa dimulai dari para anggota DPR terpilih yang akan memulai tugas pada Oktober 2019 mendatang. Buang pola pikir usang, bangun nilai-nilai baru yang produktif, maka satu hambatan bangsa meraih kemajuan akan terdobrak.
SABTU (28/3) lalu, genap satu bulan prahara di Timur Tengah berlangsung.
MULAI hari ini, 28 Maret 2026, jagat digital Indonesia memasuki babak baru yang krusial.
SETIAP musim mudik Lebaran tiba, pemerintah seolah kembali memasuki arena uji publik yang tak pernah benar-benar usai
DI tengah langkah penghematan energi sebagai antisipasi terhadap gejolak global, pemerintah memastikan untuk tidak memberlakukan pembelajaran daring bagi para siswa.
BERHEMAT adalah hal mutlak dalam menghadapi krisis global saat ini. Berhemat, khususnya BBM, merupakan adaptasi pertama dan minimal ketika Selat Hormuz belum juga aman.
PEMBERANTASAN korupsi di Indonesia kembali diuji. Di tengah persepsi publik bahwa praktik korupsi kian mengakar, langkah penegakan hukum justru dinilai melemah.
Mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, atau yang akrab disapa Gus Yaqut, dilaporkan mendapatkan status tahanan rumah.
RAMADAN telah berlalu dan kini seluruh umat Islam di dunia merayakan Hari Raya Idul Fitri.
PENGUNGKAPAN identitas terduga pelaku penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras) Andrie Yunus menjadi angin segar.
Ramadan dengan puasanya dan Nyepi dengan catur brata penyepiannya adalah dua jalan berbeda yang sama-sama menuju pada penguatan sikap pengendalian diri.
DALAM minggu ini, ada dua momentum besar ujian kematangan toleransi bangsa kita, yaitu Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri 1447 Hijriah.
TAK salah kiranya jika Transparency International menempatkan Indonesia di level rendah dalam pemberantasan korupsi sepanjang 2025.
Peristiwa itu merupakan ancaman serius terhadap demokrasi dan perlindungan hak asasi manusia (HAM) di Indone
GELOMBANG mudik Lebaran selalu menjadi ujian besar bagi kapasitas negara dalam mengelola mobilitas manusia berskala besar.
BAGAIMANAPUN dampak situasi global saat ini, pemerintah harus bisa memastikan mudik Lebaran berlangsung aman dan lancar.
PEMERINTAH sejatinya lahir untuk melindungi, memberi kepastian, dan mewujudkan kesejahteraan bagi rakyatnya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved