Headline
Pesan Presiden ialah efisiensi dimulai dari level atas.
Kumpulan Berita DPR RI
DI negara demokrasi, unjuk rasa sebagai salah satu bentuk penyampaian pendapat sama sekali tidak terlarang dan tak perlu ditakutkan. . Begitu juga dengan gelombang unjuk rasa atas hasil rekapitulasi suara Pilpres 2019.
Namun, ruang demokrasi yang seluas-luasnya diberikan negara bukanlah merupakan kelonggaran untuk para perusuh dan aksi-aksi inkonstitusional. Negara yang menjamin kebebasan bersuara sejatinya ialah negara yang juga menjamin rasa aman setiap rakyatnya.
Sebab itu, tepat pernyataan Presiden Joko Widodo dalam merespons unjuk rasa yang berujung kerusuhan di Ibu Kota, kemarin. Unjuk rasa yang awalnya berlangsung kondusif berubah anarkistis. Sejumlah kendaraan dibakar, ratusan orang luka-luka, bahkan beberapa di antaranya harus kehilangan nyawa.
Sulit dibantah, aksi kekerasan berkedok demonstrasi yang berujung kerusuhan itu tak lepas dari tangan-tangan jahat para perusuh. Mereka sengaja memanfaatkan kumpulan massa untuk menciptakan instabilitas.
Pada situasi itulah, amatlah tepat sikap yang ditunjukkan Presiden Jokowi sebagai kepala negara dan kepala pemerintahan. Kepada seluruh rakyat, dia menyatakan membuka diri bagi siapa pun untuk bekerja sama membangun dan memajukan Indonesia. Namun, di sisi lain, dia juga menegaskan bahwa negara akan bersikap tegas dan tak menoleransi siapa pun yang hendak mengganggu keamanan, mengganggu proses demokrasi, dan mengganggu persatuan bangsa.
Presiden menekankan tidak akan memberikan ruang bagi para perusuh yang berniat merusak negara. Dia berharap pula setiap elemen bangsa kembali merajut persatuan dan kerukunan karena Indonesia ialah rumah kita bersama.
Di lapangan, ketegasan negara telah diperlihatkan dengan kesiagaan dan kesigapan aparat kepolisian, TNI, dan intelijen. Telah terdeteksinya kelompok pendompleng berkekuatan senjata merupakan penanda bagi negara untuk mengambil segala langkah antisipasi terjadinya chaos.
Kita jelas dan tegas mendukung penuh setiap langkah aparat untuk menindak para pengacau sesuai hukum yang berlaku. Kita berdiri di belakang TNI-Polri, sekaligus mengandalkan mereka untuk menjaga keamanan dan menghindarkan negeri ini dari segala ancaman.
Berulang kali melalui forum ini kita mengingatkan pentingnya kedewasaan dalam berdemokrasi. Kita berulang kali pula mengingatkan pentingnya menghindari demonstrasi untuk memprotes proses dan hasil pemilu karena sangat berpotensi ditunggangi pihak-pihak yang ingin negara ini kacau.
Boleh-boleh saja berunjuk rasa memprotes hasil pilpres, tetapi harus diingat bahwa cara seperti itu mustahil mengubah pilihan rakyat yang sudah diumumkan Komisi Pemilihan Umum. Hanya satu jalan bagi mereka yang keberatan karena gagal menjadi pemenang, yakni menggugat hasil pemilu ke Mahkamah Konstitusi.
Cuma Mahkamah Konstitusi yang diberi kewenangan oleh konstitusi untuk menangani sengketa hasil pemilu. Dengan begitu, berjuang habis-habisan di MK untuk menggugat hasil pilpres ialah satu-satunya langkah yang paling tepat dan paling dimungkinkan.
Kita menyambut baik kubu pasangan capres-cawapres Prabowo Subianto-Sandiaga Uno yang berketetapan menempuh langkah konstitusional dengan mengadu ke MK. Namun, akan lebih baik lagi jika mereka secara nyata juga ikut meredakan aksi massa pendukung mereka.
Saat ini demokrasi yang dengan susah payah kita bangun lewat gairah reformasi pada 21 tahun silam benar-benar diuji. Demokrasi harus menyatukan untuk menggapai kesejahteraan, bukannya mencerai-beraikan yang menjerumuskan bangsa ini ke jurang kehancuran. Itulah tugas kita semua, terutama seluruh elite, untuk memastikannya.
Peristiwa itu merupakan ancaman serius terhadap demokrasi dan perlindungan hak asasi manusia (HAM) di Indone
GELOMBANG mudik Lebaran selalu menjadi ujian besar bagi kapasitas negara dalam mengelola mobilitas manusia berskala besar.
BAGAIMANAPUN dampak situasi global saat ini, pemerintah harus bisa memastikan mudik Lebaran berlangsung aman dan lancar.
PEMERINTAH sejatinya lahir untuk melindungi, memberi kepastian, dan mewujudkan kesejahteraan bagi rakyatnya.
Stok BBM untuk 21 hari yang selama ini disebut sebagai standar buffer operasional semestinya tidak dipandang sebagai zona aman.
LAILA Fathiah, dengan nama panggung Fadia Arafiq, menjadi kepala daerah kedelapan hasil pilkada serentak pada 2024 lalu yang ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
NEGARA akhirnya menunjukkan taringnya di jagat digital yang kian sulit dikendalikan.
TEPAT sepekan lalu, negara superpower Amerika Serikat (AS) bersama sekondannya, Israel, membombardir Iran.
PENANGKAPAN Bupati Pekalongan Fadia Arafiq oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menegaskan satu hal, bahwa praktik korupsi di daerah bukanlah peristiwa tunggal
DUNIA kembali berdiri di tepi pusaran krisis. Ketidakpastian global menjelma menjadi badai yang sulit diprediksi arahnya.
PERANG di Timur Tengah telah berlangsung selama lebih dari tiga hari. Dampaknya mulai dirasakan oleh berbagai negara di dunia, termasuk Indonesia.
SETELAH menjadi polemik, Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud akhirnya mengembalikan mobil dinas mewah seharga Rp8,5 miliar ke kas daerah.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
PROGRAM Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) kini berada di persimpangan jalan. Di satu sisi, ia adalah oase bagi jutaan rakyat untuk mengakses layanan kesehatan.
PEMBAHASAN revisi Undang-Undang Pemilu kembali menghadirkan satu isu strategis, yakni ambang batas parlemen.
RUANG digital yang semula digadang-gadang sebagai wahana belajar dan berkreasi bagi generasi muda kini berubah menjadi medan yang semakin berbahaya bagi anak-anak.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved