Headline
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Kumpulan Berita DPR RI
WAJAH Aliuncen, Kepala Adat Desa Liyu beberapa kali menengadah ke langit sambil komat kamit melafalkan mantra di depan pondok kecil yang disebut Pondok Wini. Hujan yang turun sejak pagi membuat jadwal ritual Ngasok Miah yang merupakan acara inti dari Festival Melatu Wini tahun ini sedikit terganggu.
Ngasok Miah adalah kegiatan menabur benih padi (Melatu Wini) dalam bercocok tanam tradisional suku Dayak Dea di Desa Liyu, Kecamatan Halong, Kabupaten Balangan, Kalimantan Selatan (Kalsel). Kegiatan ini didahului ritual pembacaan mantra untuk mengundang Dewi Padi (Dewi Sri) dan para leluhur sekaligus memohon kepada sang pencipta agar diberikan kemakmuran berupa hasil panen padi yang berlimpah.
Di dalam pondok wini ditaruh berbagai perlengkapan, peralatan, kain putih, sajian makanan buah-buahan dan benih padi yang akan ditanam. Adapula kain sebagai simbol perahu layar, dimana para leluhur akan berlayar selama masa tanam (5 bulan 10 hari) dan pulang membawa hasil yang diwujudkan dalam berlimpahnya hasil panen.
Baca juga: Masyarakat Adat Lewonama Gelar Ritual Sakral Sambut Air
"Kegiatan ritual melatu wini ini tidak bisa dilakukan sembarangan, tetapi harus melalui proses dengan memperhitungkan cuaca, hari baik, astronomi posisi bulan dan bintang, lokasi tanam serta kearifan lokal lainnya," tutur Aliuncen.
Ngasok Miah Melatu Wini juga dibarengi kegiatan menanam padi (manugal) bergotong royong warga yang diiringi musik kurung-kurung untuk penyemangat dalam proses manugal. Juga dirangkaikan tarian adat dan atraksi sentokep atau jepit pundung.
Kegiatan manugal sendiri dilakukan secara bergiliran pada lahan-lahan milik warga yang siap ditanam. Kegiatan melatu wini ditutup dengan makan bersama warga diladang.
Baca juga: Etu, Pertarungan untuk Air Hujan di Nagekeo
Foto: Permainan tradisional sentokep atau jepit bambu yang dibawakan remaja suku Dayak Dea (MI/Denny Susanto)
Masyarakat adat Dayak Dea memiliki kearifan lokal dalam menjaga ketahanan pangan berupa pantangan (pamali) menjual hasil panen padi. Menanam dan memanfaatkan hasil panen untuk keperluan sendiri dan kebutuhan ritual adat (aruh) membuat setiap keluarga mempunyai ketahanan pangan cukup baik.
"Salah satu tradisi kami warga Dayak Dea secara turun temurun adalah pamali menjual padi hasil panen. Karena itu setiap warga punya lumbung atau simpanan hasil panen hingga bertahun-tahun," tutur Sukri,
Kepala Desa Liyu. Sukri sendiri memiliki simpanan padi dari hasil panen sejak 2018 di rumahnya. Rata-rata warga Desa Liyu yang berjumlah 100 keluarga ini memiliki cadangan padi lima tahun.
Swasembada pangan masyarakat adat ini, menurut Sukri memunculkan ide pembangunan lumbung desa dimana nantinya surplus hasil panen padi jenis padi gunung (si buyung) akan dibagikan bagi warga desa kurang mampu dan sebagian lagi dijual sebagai salah satu usaha BUMDes.
Dibantu para mahasiswa Institut Pertanian Bogor (IPB) kini Desa Liyu telah memiliki produk beras lokal kemasan bersertifikat halal, meski produk ini belum di pasar secara luas. Guna lebih meningkatkan produksi padi akan diujicobakan penanaman padi hasil penelitian IPB.
Dosen pertanian IPB, Ahmad Junaidi mengatakan kearifan lokal masyarakat adat bercocok tanam dan budidaya padi gunung dengan sistem pertanian organik ini perlu dipertahankan.
"Kearifan lokal dalam bercocok tanam dan ketahanan pangan desa ini perlu dipertahankan agar kelestarian lingkungan tetap terjaga. Lahan pertanian perlu dijaga dan dirawat secara baik terlebih ini sistem pertanian organik," tuturnya.
(Z-9)
Lebih lanjut, dia mengatakan baik Mulyono maupun Venasius Genggor kemudian ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi terkait pengajuan restitusi pajak.
GAGASAN gentengisasi yang dilontarkan Presiden RI Prabowo mendapat tanggapan beragam dari berbagai kalangan.
Pembangunan kanal yang tidak memperhatikan lapisan pirit memicu oksidasi yang menghasilkan asam sulfat.
Selain Mulyono, KPK juga mengamankan satu petugas pajak serta satu pihak swasta. Pihak swasta tersebut merupakan wajib pajak dari PT BKB.
OTT tersebut merupakan yang keempat bagi KPK selama 2026, dan yang kedua secara khusus di lingkungan KPP pada tahun ini.
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Madya Banjarmasin, Kalimantan Selatan.
Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan menyatakan bahwa paparan dan usulan yang disampaikan oleh Anggota DPD RI Muhammad Hidayattollah menjadi catatan dan atensi bagi kementerian.
KEMENTERIAN Lingkungan Hidup akan melakukan audit lingkungan terhadap 182 perusahaan tambang dan sawit yang dinilai menjadi penyebab kerusakan lingkungan dan bencana banjir
PEMERINTAH Provinsi Kalimantan Selatan meningkatkan status kebencanaan menjadi tanggap darurat bencana hidrometeorologi menyusul semakin parahnya kondisi banjir di wilayah tersebut.
BPBD terus menggenjot langkah-langkah strategis untuk meningkatkan mitigasi bencana.
Data Pusdalops BPBD Kalsel mencatat sejumlah wilayah Kalsel saat ini mengalami banjir meliputi Kabupaten Banjar, Balangan dan Hulu Sungai Utara.
(KPK) membeberkan modus dugaan pemerasan terkait operasi tangkap tangan (OTT) yang melibatkan tiga orang jaksa di Kalsel. KPK telah menetapkan tiga tersangka
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved